Pendidikan
Konferensi PGRI Diharapkan Dapat Tingkatkan Mutu Pendidikan

Wawali Kota Malang hadiri pergantian kepengurusan
Memontum Kota Malang – PGRI Kota Malang, mengadakan konferensi yang bertajuk ‘Mewujudkan Kreatifitas dan Dedikasi Guru Sebagai Anggota PGRI Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Menuju Indonesia Maju’ di salah satu hotel Kota Malang.
Giat yang berlangsung Selasa (22/12) ini, dihadiri oleh Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edy Jarwoko, Ketua PGRI Kota Malang, Zubaidah dan Sekretaris Umum PGRI Jawa Timur, Sudarmadji.
Sekretaris Umum PGRI Jawa Timur, dalam kesempatan itu mengatakan bahwa PGRI adalah organisasi profesi yang juga sekaligus sebagai mitra Pemerintah.
“Seluruh permasalahan yang ada akan dibahas melalui musyawarah dengan birokrasi terkait. Sehingga, yang namanya demo, tidak ada. Karena, semua permasalahan didiskusikan bersama secara musyawarah,” katanya.
Masih menurut Sudarmadji, tidak seluruh kebijakan dari kementrian jika diterapkan ke daerah akan sesuai.
Oleh karena itu, PGRI yang akan berjuang. “Terlebih berkaitan dengan guru honorer, ini juga menjadi perhatian PGRI. Kita memperjuangkan bagaimana hak guru honorer tercukupi di seluruh wilayah Indonesia,” jelasnya.
Sudarmadji menambahkan, bahwa keadaan PGRI di Kota Malang, secara garis besar adem ayem. Apalagi, perihal pertanggung jawaban pengurus PGRI periode 2015-2020 yang akan selesai masa baktinya hari ini (22/12).
Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, berharap apa yang akan dicapai PGRI dalam 5 tahun ke depan akan dibahas dalam forum ini.
“Kepengurusan nanti pastinya ada perubahan atau pergantian. Saya berharap, pengurus baru masa bakti 2020-2025, bisa membahas segala hal yang menjadi goals PGRI. Seperti program-program strategis yang akan dijalankan,” tambahnya.
Bung Edi-sapaan akrabnya, menegaskan bahwa program dan rencana ke depan yang akan disusun tidak boleh mengesampingkan kondisi saat ini.
Masyarakat mengalami berbagai perubahan, dalam sistem maupun komunikasi yang telah menjurus pada teknologi.
“PGRI diharapkan mampu masuk kedalamnya untuk menyampaikan hal-hal yang berkait dengan pendidikan karakter. Demi mencetak generasi yang tidak hanya pandai, tapi berbudi luhur. Sehingga, mutu pendidikan ikut naik,” imbuhnya.
Masih menurut Wawali Kota Malang, saat ini anggota PGRI diberikan kesempatan untuk memilih siapa yang pantas memimpin organisasi ini ke depannya.
“Seorang ketua bukan seorang komandan. Seorang ketua juga bukan kepala. Tetapi, seorang komandan, adalah seorang kepala dan harus bisa jadi ketua,” ujarnya. (cw1/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















