Kota Malang
Jaya Amerta Usulkan jadi Ekopariwisata

Memontum Kota Malang – Kampung SEHAT (Sejarah Edukasi Hasil Alam) lingkungan Joyo Amerta, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, mengajukan wilayahnya sebagai lokasi pariwisata kepada DPRD Kota Malang. Kepala RT 03 RW 12, Ashuri, merasa kawasan Joyo Amerta memiliki ekosistem yang baik untuk dijadikan ekopariwisata.
“Sumber air di sini debit airnya besar. Karenanya, sangat mubazir kalau tidak digunakan secara maksimal,” ujar Ashuri, pada Minggu (11/10) tadi.
Ditambahkan, rencananya mulai dari pintu masuk kawasan Joyo Suko, akan dibuat lebih indah dan menarik. Sehingga, pengunjung dari berbagai kalangan bisa tertarik untuk datang dan berkunjung.
“Mulai jalan masuk, itu dibuat aquarium di kanan-kirinya. Di atasnya pakai terowongan dan ada tanaman gantung yang berjarak sepuluh meter untuk ada cahaya masuk. Jadi, akan sangat menarik bagi anak PAUD, TK, SD, SMP sampai mahasiswa,” imbuh pria yang juga sebagai Dosen Ekonomi UB.
Masih menurut Ashuri, bahwa pengajuan ekopariwisata ini, sebenarnya sudah dilakukan sejak masa jabatan Wali Kota Malang, Peni Suparto. Namun, saat itu tidak mendapatkan izin, mengingat lahan tersebut lahan pemkot. Dan saat ini, ia mengajukan proposal kembali dan berharap dapat diterima.
“Oleh sebab itu, kami dalam kegiatan kerja bakti ini, sekaligus mengundang dewan untuk menunjukkan bahwa kawasan ini sangat mumpuni dan masyarakat sekitar dapat memanfaatkan lahan dengan baik,” imbuhnya.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, menyampaikan pendapatnya bahwa ia siap bersinergi dengan masyarakat dan mendukung rencana tersebut. Karenanya, usulan itu akan diteruskan kepada dinas terkait.
“Pemerintah harus hadir dan mendukung dalam semua kegiatan-kegiatan yang berhubungan untuk mensejahterahkan masyarakat. Kami DPRD, punya pintu masuk menjembatani usulan masyarakat ini,” jelasnya.
Menindak-lanjuti usulan ini, ujarnya, ke depan akan melakukan kerjasama dengan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Dinas Kebudayaan dan Ketahanan Pangan.
“Agar maksimal, ini perlu ditindaklanjuti. Apalagi, di sini juga masih ada situs yang bisa dijadikan destinasi wisata yang menarik. Terus, bisa juga dikembangkan pula untuk wisata kuliner hingga pengembangan UMKM,” ungkapnya. (mg1/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















