Pemerintahan
Lapas Malang Meriahkan Idul Adha, Obati Kerinduan Warga Binaan

Memontum Kota Malang – Petugas Lapas Klas 1 Malang meriahkan Hari Raya Idul Adha bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Meskipun WB berada dalam Lapas, namun nuansa kerohanian nya tetap terlaksana dengan baik. Mulai dari takbiran keliling blok hunian, Salat Id dan melaksanakan penyembelihan hewan korban. Sebanyak 4 ekor sapi dan 35 kambing dilakukan penyembelihan di dalam Lapas Klas 1 Malang. Diantaranya juga ada hewan korban dari WBP.
Kalapas Klas 1 Malang Anak Agung Gde Krisna AMd Ip SH MSi, mengatakan bahwa pelaksanaan Idul Adha di Lapas Klas 1 Malang adalah bagian rangkaian pembinaan kerohanian.

“Hari Raya Idul Adha adalah bagian pembinaan kerohanian kami. Pada 30 Juli 2020, malam kami awali rangkaian kegiatan takbir. Kami laksanakan berbeda dengan sebelumnya. Kali ini dilaksanakan takbir keliling di seluruh blok hunian,” ujar Agung pada Sabtu (1/8/2020) sore.
Warga binaan juga melaksanakan Salat Id pada Jumat (31/7/2020). Namun tidak semua warga binaan dapat mengikutinya karena protokol kesehatan, physical distancing.
” Kita juga melaksanakan Salat Id. Namun tidak seluruh warga binaan, menginggat area dan protokol kesehatan, physical distancing. Sehingga Salat Id hanya diikuti 1000 orang warga binaan. Setelah Salat Id dilanjutkan dengan pemotongan hewan korban. Pemotongan hewan korban kami laksanakan selama dua hari,” ujar Agung melalui sambungan telponnya.
Disebutkan dalam Idul Adha ini pihak Lapas Klas 1 Malang menyembelih 4 ekor sapi dan 35 ekor kambing. ” Kami menerima penyaluran hewan korban dari masyarakat, warga sekitar, pemerintah daerah, teman-teman petugas dan warga binaan yang melaksanakan korban. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, teman-teman warga binaan tidak kehilangan suasana, momen dalam merayakan Hari Raya Idul Adha.
Suasana ini bisa mengobati kerinduan teman-teman melaksanakan rangkaian ibadah Idul Adha. Kami keluarga besar Lapas Klas 1 Malang mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha,” ujar Agung.
Khoril Anam, Staf Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Klas 1 Malang, mengatakan bahwa suasana Idul Adha bisa dinikmati seluruh warga binaan. Mulai dari pemotongan hewan korban bahkan sampai mengolah daging sebagai menu masakan.
“Dipastikan hewan korban yang disembelih kondisi sehat dan aman. Kalau kemarin menu masakan nya krengsengan dan gule. Menu olahan daging korban bisa dinikmati oleh seluruh warga binaan. Kalau saat ini jumlahnya hampir 3000 orang warga binaan di Lapas Klas 1 Malang,” ujar Khoirul Anam. (gie/yan)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















