Hukum & Kriminal
Jambret terkenal di Media Sosial Usai Jambret Raisa

Memontum Kota Malang – Dua pelaku jambret Gustia Ahmat Pero (23) warga asal Air Umban, Kecamatan Pino, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu dan Frans Syaputra (20) warga Deaa Sindang Bulan, Kecamatan Sugimin, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, Sabtu (18/7/2020) pukul 20.30 dihajar massa di kawasan Puncak Villa Tidar, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Kedua pelaku yang sehari-harinya tinggal di Jl Pelabuhan Tanjung Perak, Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, tertangkap basah saat melakukan penjambretan HP Samsung A7 milik Raisa (24) mahasiswi asal Banjarmasin, yang kos di kawasan Dinoyo Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Aksi penjambretan itu terjadi di Jl Puncak Mandala, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Informasi Memontum.com bahwa malam itu Raisa mengendarai motornya. Saat itu dia menelphon temannya sambil berkendara. Ponsel diletakkan di telinga kirinya di dalam helm. Pelaku yang mengendarai motor metic secara berboncengan mengetahui hal itu hingga melakukan pengejaran dari arah belakang.
Salah satu pelaku berbadan gendut yang berada di boncengan beraksi sebagai eksekutor. Motor Raisa kemudian di pepet daei sebelah kiri. Tangan kanan pelaku dengan cepat merampas HP tersebut.
Usai menguasai HP korban, kedua pelaku tancap gas ke arah barat. Beruntung korban masih bisa meneriakinya jambret hingga warga berdatangan melakukan pengejaran. Para pelaku sempat hebeberapa kali terhalang portal.
Sebab saat ini banyak portal tutup dan pelaku nampaknya buta peta sekitar lokasi hingga beberapa kali harus putar balik. Para pelaku tertangkap di Villa Pincak Tidar, Kecamatan Sukun. Pelaku sempat mebuang ponsel hasil jarahannya. Namun percuma hal itu diketahui oleh warga yang berhasil menangkapnya.
Keduanya di hajar massa. Rekamannya sempat diposting di media sisial Facebook. Beruntung petugas Polsekta Sukun segera tiba di lokasi kejadian melakukan pengamanan. Keduanya kemudian dibawa ke Polsekta Sukun untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Kapolsekta Sukun Kompol Suyoto SH MH saat dikonfirmasi Memontum.com membenarkan adanya kejadian itu. ” Ada 2 orang yang kami amankan. Kami masih melakukan pengembangan,” ujar Kompol Suyoto. (gie/yan)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















