Komunikasi Sosial
Relawan Nawak Aji Cegah Covid-19, Semprot Disinfektan, Ingatkan Jaga Jarak dan Gunakan Masker

Memontum Kota Malang – Penularan virus corona/covid 19 di tanah air, khususnya di Kota Malang terus menunjukan trend peningkatan setiap harinya. Data terakhir yang dirilis Humas Pemkot Malang, jumlah Orang Dalam Resiko (ODR) mencapai 954 orang. Artinya ada kenaikan sebanyak 8 orang.
Lalu Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 153 orang. Lantas Orang Dalam Pengawasan sebanyak 438 orang. Berikutnya yang positif covid-19 mencapai 8 orang. Rinciannya 4 orang dinyatakan sembuh.
Lantas yang empat orang lagi dinyatakan dalam perawatan. Kemudian yang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia sebanyak tiga orang. Selanjutnya PDP sehat/selesai dalam pengawasan mencapai 15 orang. Terakhir PDP masih dalam perawatan sebanyak 42 orang. Menyikapi masalah ini relawan Nawak Aji (NA) tak tinggal diam. Mereka terus bergerak membantu pemerintah untuk mencegah penularan covid-19 di masyarakat.
“Langkah yang kami lakukan tidak beda jauh dari anjuran pemerintah. Kita selalu mengingatkan masyarakat selalu jaga jarak, menghindari kerumuman massa, mengurangi kontak langsung dengan orang lain dan dirumahaja,” pesan Kordinator NA, Noor Wahyudi, kemarin.
Tak kalah penting, kata pria yang akrab disapa Jel, bagi seluruh warga Kota Malang yang keluar rumah disarankan memakai masker. Tujunnya supaya terhindar dari penularan virus corona.
“Jangan lupa rajin mencuci tangan dengan sabun, setiap kali habis keluar rumah atau setelah memegang benda di luar rumah. Prinsipnya masyarakat harus patuh terhadap saran pemerintah. Supaya penyebaran virus corona di tanah air, khususnya di Bhumi Arema yang kita cintai ini segera sirna,” pesannya.

Lebih lanjut diterangkan, selain mengedukasi masyarakat agar selalu menjaga jarak, memakai masker dan rajin mencuci tangan dengan sabun. Relawan NA sejak akhir maret, tepatnya 29 Maret-3 Mei, mendatang turun ke masyarakat melakukan penyemprotan disinfektan di mushola, masjid dan fasilitas umum di Kota Malang.
Selain itu melakukan pengobatan gratis dan pembagian sembako untuk warga dhuafa di Kota Malang. Termasuk pembagian vitamin dan makanan untuk mereka yang membutuhkan.
“Untuk lokasi pengobatan gratis, pembagian sembako, pembagian vitamin dan makanan lokasinya di mushola dan masjid yang disemprot disinfektan,” bebernya.
Masih kata Jel, semua kegiatan yang dilakukan relawan NA, hasil kerja sama antara Memo X, kampus IKIP Budi Utomo (IBU) Malang, KAWI CTP.
“Kita juga membagikan 2000 handsanitizer, masker kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatannya 3-4 April dan 1-2 Mei. Yang kita butuhkan sekarang adalah kerja sama/gotong royong semua pihak. Supaya penularan virus corona segera terputus,” pungkas dia.
Sementara itu, jubir Satgas Covid-19 Kota Malang, Nur Widiyanto menyampaikan update Data Covid-19 Kota Malang Per 10 April 2020:
a. ODR (Orang Dengan Resiko) 954 (naik 8)
b. OTG (Orang Tanpa Gejala) 153
c. ODP (Orang Dalam Pengawasan) 438
– 308 dipantau (turun 6)
– 130 selesai dipantau (bertambah 16)
d. Positif Covid-19 : 8 orang
– 4 orang sembuh
– 4 orang dirawat
e. PDP Meninggal Dunia 3 orang
f. PDP sehat/selesai pengawasan 15 orang
g. PDP masih dirawat 42 orang
(man/yan)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















