Kota Malang
Harga Cabai Tembus Rp 95 Ribu, Pemkot Malang Siapkan Kerja Sama Antar Daerah

Memontum Kota Malang – Lonjakan harga cabai di Pasar Kota Malang yang naik hingga Rp 95 ribu perkilogram, mendapat perhatian Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Merespon kondisi itu, Pemkot Malang akan menyiapkan langkah antisipasi melalui Kerja Sama Antar Daerah (KAD).
Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu mengaku persoalan harga cabai menjadi salah satu fokus evaluasi rutin Kementerian Dalam Negeri. Harga cabai yang tinggi dinilai berpotensi memicu inflasi daerah jika tidak segera ditangani.
“Cabai ini memang sangat tinggi sekali harganya,” kata Wali Kota Wahyu, Rabu (04/02/2026) tadi.
Baca juga :
Sebagai langkah konkret, Pemkot Malang akan menjajaki pasokan cabai dari daerah sekitar di Jawa Timur yang memiliki harga lebih murah. Upaya tersebut, akan dipadukan dengan penguatan warung tekan inflasi agar harga cabai di pasaran bisa kembali stabil.
“Cabai memang jadi perhatian serius. Kita akan cari daerah yang lebih murah dan intervensi agar harganya bisa ditekan,” tambahnya.
Sebagai informasi, kenaikan harga cabai Rp 95 ribu perkilogram itu terjadi sejak sekitar 5 hingga 10 hari terakhir. Untuk harga sebelumnya di kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu perkilogram. (rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















