Kota Malang

Kota Malang Siap Luncurkan Baju Khas Malangan di Momen HUT 2026

Diterbitkan

-

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Kota Malang direncanakan memiliki Baju Khas Malangan sebagai identitas budaya daerah. Hal itu disampaikan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.

Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyebut bahwa peluncuran busana khas nantinya akan dilakukan bertepatan dengan Hari Jadi Kota Malang pada 1 April 2026, mendatang. Dalam hal ini, menurutnya juga telah dilakukan pembahasan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari tokoh budaya hingga pemerhati fashion.

“Kami inikan belum punya baju khas Malangan. Kemarin sudah kami kumpulkan tokoh-tokoh budaya, pemerhati budaya dan fashion. Ada data dasarnya dan ada alasannya,” ujar Wali Kota Wahyu, Sabtu (17/01/2026) tadi.

Menurutnya, konsep Seragam Baju Khas Malangan dirancang dengan mengangkat perpaduan sejarah kolonial dan kerajaan yang menjadi bagian penting dari perjalanan Kota Malang. Hal itu terlihat, dari banyaknya peninggalan kolonial yang masih ada hingga kini.

Advertisement

Baca juga :

“Kota Malang inikan sejarahnya kolonial dan juga kerajaan. Wali kota pertama kita itu orang Belanda dan peninggalan kolonial di Kota Malang juga cukup banyak. Itu yang kami padukan sehingga ada historinya,” ucapnya.

Dikatakannya, bahwa perumusan konsep dilakukan secara matang bersama budayawan dan pemerhati budaya. Sehingga, diharapkan busana tersebut tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga sarat makna sejarah dan kearifan lokal.

“Dengan menggandeng budayawan, pemerhati budaya, dan fashion, kami sudah punya konsep yang akan digunakan nanti,” katanya.

Terkait penggunaannya, Wali Kota Wahyu menegaskan bahwa Seragam Baju Khas Malangan belum akan diterapkan untuk pelajar. Pada tahap awal, nantinya akan dikenakan oleh pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang. “Sementara nantinya untuk pejabat dan ASN di Kota Malang,” tambahnya.

Advertisement

Lebih lanjut Wali Kota Wahyu juga berencana, akan menggunakan Baju Khas Malangan dalam momen nasional, yakni saat menerima Anugerah Budaya dari PWI Pusat yang rencananya akan diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia. “Itu untuk pertama kalinya saya akan mengenakan Baju Khas Malangannya,” imbuh Wali Kota Wahyu. (rsy/sit)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas