Kota Malang
Kick Off Harlah Satu Abad NU Digelar, Wagub Jatim Sebut Momen Perkuat Kontribusi untuk Bangsa

Memontum Kota Malang – Rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), resmi dimulai. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, membuka kegiatan Kick Off Harlah 1 Abad NU Tahun 2026, di Auditorium Universitas Islam Malang (Unisma), Rabu (07/01/2026) tadi. Dalam pembukaan tersebut, turut hadir Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Wali Kota Batu, Nurochman, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto dan Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, serta jajaran pengurus Nahdlatul Ulama se-Jawa Timur.
Pria yang akrab disapa Emil, itu menegaskan bahwa satu abad perjalanan NU merupakan tonggak sejarah yang sangat panjang dan bermakna bagi bangsa Indonesia. Menurutnya, NU bukan hanya organisasi keagamaan, tetapi bagian penting dari perjalanan lahir dan bertahannya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Seratus tahun adalah usia yang luar biasa bagi sebuah organisasi. NU ikut merintis perjuangan kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Karena itu, ini adalah momen istimewa bagi kita semua,” ujar Wagub Emil.
Dikatakannya, bahwa kick off ini menjadi awal dari rangkaian panjang kegiatan Harlah 1 Abad NU, yang puncaknya juga akan digelar di Kota Malang melalui kegiatan Mujahadah Kubro. Wagub Emil pun juga mengapresiasi, solidaritas warga NU yang berhasil menggalang dana kemanusiaan sebesar Rp 3,87 miliar untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana.
Baca juga :
“Ini bukan sekadar perayaan, tapi juga kepedulian. Doa-doa dipanjatkan untuk Indonesia agar dijauhkan dari bencana. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ucapnya.
Lebih lanjut Wagub Emil menegaskan, hubungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan NU bukan sekadar kemitraan strategis, melainkan hubungan yang bersifat prinsipil dan mengakar. “Menyebut NU sebagai mitra strategis saja sebenarnya terlalu sederhana. NU adalah bagian dari perjalanan bangsa yang sangat mengakar, dengan pendekatan inklusif dan toleransi lintas agama. Sinergi ini sudah terjalin dengan sangat baik dan luar biasa,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Rangkaian Harlah 1 Abad NU, Maskuri Bakri, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut antara lain memperkuat konsolidasi dan potensi sumber daya NU, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap budaya pesantren, menumbuhkan komitmen kebangsaan, serta merawat tradisi dan ukhuwah sebagai modal NU menghadapi tantangan global. Berbagai agenda telah disiapkan, mulai dari Sarasehan Pesantren dan Kebangsaan, Ziarah Muassis dan Muharrik NU se-Jawa Timur, Historical Trip ke Situs Sejarah NU, Pameran Seni Rupa Nasional Satu Abad NU, Bakti Kesehatan dan Pengobatan Gratis, hingga Mujahadah Kubro yang dijadwalkan berlangsung pada 7–8 Februari 2026 di kawasan Stadion Gajayana, Kota Malang.
“Mujahadah Kubro diperkirakan akan diikuti 40 hingga 50 ribu jamaah dari 45 PCNU se-Jawa Timur. Ini adalah ikhtiar spiritual agar Indonesia diberi keselamatan, ketenteraman dan keberkahan,” imbuh Maskuri. (rsy/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















