Kota Malang

Hadapi Bencana Hidrometeorologi, BPBD Kota Malang Gelar Apel Kesiapsiagaan

Diterbitkan

-

BPBD: Wali Kota Malang saat meninjau kesiapsiagaan BPBD Kota Malang. (ist)

Memontum Kota Malang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang menggelar apel siaga bencana hidrometeorologi, di Gedung Islamic Center, Selasa (23/09/2025) tadi. Hal itu dilakukan, sebagai langkah antisipasi memasuki musim hujan.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang turut hadir menyampaikan bahwa kesiapsiagaan itu penting dilakukan, agar masyarakat maupun petugas lebih waspada terhadap potensi bencana. Apalagi, saat ini di beberapa daerah di Indonesia terjadi bencana alam.

“Kita laksanakan apel siaga ini sebagai antisipasi. Pertama, karena ada kejadian yang harus kita waspadai, seperti di Bali kemarin yang arahnya menuju Jawa Timur. Kedua, kita akan memasuki musim hujan, tentu harus siap bila terjadi bencana,” kata Wali Kota Wahyu.

Kemudian, dikatakannya bahwa kesiapsiagaan tidak hanya bergantung pada OPD terkait. Masyarakat juga perlu berperan aktif dalam mengantisipasi potensi bencana di lingkungannya.

Advertisement

Baca juga :

“Kalau hanya mengandalkan petugas, tidak cukup. Maka saya minta BPBD terus mengedukasi masyarakat agar sadar dan siap siaga,” tambahnya.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Kota Malang, Prayitno, menjelaskan bahwa apel ini semula dijadwalkan pada 14 hingga 15 September lalu, sebagai tindak lanjut peringatan dini BMKG terkait gelombang Rossby dari Bali yang diperkirakan mengarah ke Jawa Timur. “Setelah kami amati, dampaknya di Kota Malang tidak terlalu kuat. Sampai hari ini juga belum ada gejala ekstrem yang signifikan, tapi kami tetap waspada,” katanya.

BPBD menyiapkan sekitar 2.900 orang, untuk pelatihan langsung di lokasi rawan bencana, sekaligus memperkuat koordinasi lintas wilayah Malang Raya. Hal ini mengingat peristiwa di tahun lalu, ketika Sungai Amprong meluap dan merendam 300 rumah.

“Itu jadi pengingat bahwa ancaman bukan hanya dari Sungai Brantas, tetapi juga dari sungai-sungai lain. Ke depan kami akan menggelar gladi lapang dengan melibatkan OPD, relawan dan warga setempat untuk memastikan kesiapan menghadapi potensi bencana di musim hujan,” imbuh Prayitno. (rsy/sit)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas