Kota Malang

Wali Kota Wahyu Dikukuhkan sebagai Ketua Mabicab Pramuka Kota Malang

Diterbitkan

-

PENGUKUHAN: Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat dikukuhkan sebagai Mabicab Gerakan Pramuka Kota Malang. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, resmi dikukuhkan sebagai Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Malang, oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Timur, Arum Sabil, di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Senin (08/09/2025) tadi. Pengukuhan tersebut, dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Kwartir Cabang dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Kota Malang.

Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menegaskan pentingnya peran pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda. Dirinya berpesan, agar pramuka tetap konsisten menghadirkan kegiatan positif di tengah tantangan zaman, khususnya maraknya pengaruh media sosial.

“Pesan dari Ketua Kwarda tadi sangat jelas, pramuka jangan sampai terpengaruh situasi dan kondisi saat ini. Media sosial harus diarahkan untuk hal-hal yang positif,” kata Ketua Mabicab Kota Malang.

Kemudian, dirinya juga mengapresiasi capaian Gerakan Pramuka Kota Malang, yang sebelumnya dinobatkan sebagai Kwarcab terbaik dalam melaksanakan kegiatan di Jawa Timur. Karenanya, dirinya menekankan agar prestasi itu terus dipertahankan.

Advertisement

Baca juga :

“Sebagai pramuka terbaik, Kota Malang harus menjadi contoh. Pramuka harus mampu mengarahkan generasi muda agar terhindar dari hal-hal negatif,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kwarda Pramuka Jatim, Arum Sabil, menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. “Setelah dilantik, wali kota selaku Ketua Mabicab tentu punya tanggung jawab membesarkan, menguatkan, membina, dan membiayai. Sehingga langkah wali kota tidak melanggar aturan karena memang itu amanat undang-undang,” jelas Arum Sabil.

Dirinya juga menekankan, akan pentingnya sinergi antara Ketua Mabicab dan Ketua Kwarcab. Menurutnya, keduanya merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi untuk membesarkan gerakan pramuka di daerah.

“Harapan saya, wali kota dan bupati di Jatim ada di garda terdepan, menjadi motor penggerak untuk mendorong anak-anak kita menjadi generasi penemu dan pencipta. Jangan sampai bangsa ini hanya jadi bangsa yang bergantung, tapi harus dimulai dari Jawa Timur,” imbuhnya. (rsy/sit)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas