Pendidikan
Dukung Pembinaan Atlet Jiu Jitsu di Kota Malang, Polinema Berencana Gelar Kejuaraan

Memontum Kota Malang – Politeknik Negeri Malang (Polinema) berencana menggelar kejuaraan olahraga bela diri Jiu Jitsu yang bertajuk Direktur Polinema Cup. Rencana tersebut merupakan bukti kongkret Polinema dalam mendukung olahraga bela diri jiu jitsu di Kota Malang.
Hal itu dikatakan oleh Direktur Polinema Awan Setyawan usai menghadiri pelantikan Pengurus Besar Jiujitsu Indonesia (PBJI) Kota Malang beberapa waktu lalu. Hal tersebut langsung dikatakan sesaat setelah proses pelantikan berlangsung.

“Lhah ini langsung coba kami tawarkan, kami juga punya gedung yang bisa digunakan untuk latihan. Selanjutnya mau kami tawarkan sebuah kejuaraan, mungkin dengan memperebutkan Piala Direktur Polinema. Dan mungkin nanti bisa disiapkan untuk tahun 2020,” ujar Awan yang langsung disambut oleh tepuk tangan beberapa tamu undangan.
Sementara itu, Ketua 1 PBJI Provinsi Jawa Timur Sabdo Sahono memberikan sambutan baik atas dukungan Polinema, Pemerintah Kota Malang dan seluruh pihak dalam upaya mengembangkan olahraga bela diri Jiujitsu di Kota Malang. Terlebih dengan dilantiknya PBJI Kota Malang ini, ia berharap penjaringan atlet muda jiu jitsu bisa lebih optimal.
“Dalam waktu dekat ini kami juga sedang menyiapkan atlet. Dan kami juga melakukan kerjasama dengan KONI Kota Malang maupun KONI Kabupaten Malang untuk menyiapkan atlet, untuk bisa ikut PON (Pekan Olahraga Nasional) di Papua,” ujar dia.
Ia pun menargetkan dalam 10 hingga 15 tahun ke depan, PBJI Kota Malang sudah memiliki atlet jiu jitsu yang sudah siap untuk bertarung hingga kancah internasional.

“Targetnya 10 hingga 15 tahun ke depan, ketersediaan atlet berkualitas sudah ada, dan siap bertarung hingga kancah internasional. Dan pastinya akan mendapat dukungan dan perhatian besar,” imbuh dia.
Sementara itu, Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko yang hadir mewakilkan Walikota Malang karena berhalangan hadir mengatakan, bahwa dalam hal ini pihaknya berupaya untuk tetap melibatkan seluruh elemen masyarakat. Hal itu seperti yang telah banyak disampaikan yaitu melalui Pentahelic.
“Har ini Jiujitsu dnegan Polinema, tidak ada cara lain untuk mencetakn bibit jiujitsu, dan harus dilatih dengan baik agar memilili keterampilan dan kemampuan, hal tentunya akan bermuara pada prestasi. Meksipun hal itu harus ada kolaborasi antara smeua golongan, seperti yang tertuang pada Pentahelix,” ujar pria yang akrab disapa Bung Edi ini.
Menurut dia, jika kolaborasi tersebut bisa dilakukan bersama-sama, Kota Malang akan mampu menjadi kota yang lebih besar, terlebih dalam hal prestasi.
“Ini harus ditangani dan dikelola oleh kita semua dengan semangat yang besar. Terima kasih atas peran seluruh pihak yang telah memberi support kepada jiujitsu Kota Malang. Semoga jiujitsu mampu diterima dengan baik di kalangan masyarakat Kota Malang,” pungkasnya. (iki/yan)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang5 hariSeragam Gratis Dibagikan Usai SPMB Tuntas, Orang Tua Siswa Diminta Jujur Kemampuan Ekonomi
Kota Malang4 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika
Hukum & Kriminal4 mingguEmpat Pelaku Copet Diringkus saat Beraksi di Konser Slank
Kota Malang3 mingguDepo Pomindo Pertama di Malang Raya Diresmikan, Warga Bisa Beli Minyak Goreng Mulai Rp 2 Ribu

















