Kota Malang
Wali Kota Wahyu Lepas Keberangkatan CJH Kota Malang 2025 ke Tanah Suci

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melepas keberangkatan 1.193 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kota Malang di Lapangan Ki Angmor, Kota Malang, Jumat (23/05/2025) tadi. Pemberangkatan ini, dilakukan bertahap melalui 7 kelompok terbang (Kloter) yang akan berlangsung 23 hingga 25 Mei 2025.
Wali Kota Wahyu dalam kesempatan itu menyampaikan rasa syukur atas keberangkatan ribuan warga Kota Malang ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Dirinya menegaskan, bahwa para jamaah tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga mewakili daerah dan bangsa Indonesia di kancah internasional.
“Bapak dan Ibu sekalian adalah Duta Daerah dan sekaligus Duta Bangsa. Tunjukkan akhlak yang mulia, jaga kebersamaan serta hormati tradisi umat Islam dari berbagai negara,” katanya.
Dijelaskannya, bahwa dari total 1.193 CJH, sebanyak 564 merupakan laki-laki dan 629 perempuan. Adapun jamaah tertua berusia 94 tahun dan untuk jamaah termuda berusia 18 tahun.
“Ini mencerminkan bahwa panggilan suci ibadah haji tidak memandang usia. Karenanya, jamaah untuk senantiasa menjaga kondisi fisik dan mental, terutama bagi para lanjut usia. Perjalanan haji menuntut kekuatan lahir dan batin. Saya berpesan agar seluruh jemaah saling tolong-menolong dan menguatkan satu sama lain,” ujar Wali Kota Wahyu.
Dirinya juga memberikan pesan kepada petugas haji termasuk tenaga kesehatan, pemimpin ibadah dan petugas pelayanan lainnya. Dirinya menekankan pentingnya melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan niat ibadah.
Baca juga :
“Jadi kepergian anda bukan sekadar ibadah pribadi, melainkan amanah dalam melayani tamu-tamu Allah SWT. Semoga perjalanan ini membawa keberkahan dan kelancaran bagi seluruh jamaah,” imbuhnya.
Kepada jamaah haji, Wali Kota Wahyu mendoakan supaya diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji dan menjadi haji yang mabrur.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Malang, Gus Shampton, mengajak seluruh elemen untuk menjadikan pelayanan haji sebagai bentuk pengabdian. Dirinya menekankan pentingnya membangun suasana keberangkatan yang nyaman, tertib dan penuh semangat.
“Tugas kita hari ini adalah memberi pelayanan terbaik. Mari kita ciptakan sistem pelayanan yang memudahkan jamaah, mulai dari keberangkatan hingga mereka tiba di Asrama Haji. Meski di tengah keterbatasan, semangat kita harus tetap maksimal. Kita doakan seluruh jamaah diberi kemudahan dan keberkahan selama menjalankan ibadah di Makkah dan Madinah,” ujarnya.
Sekedar diketahui bahwa pada awalnya, para jamaah terbagi dalam 4 kloter utama, yakni Kloter 76, 77, 80 dan 81. Namun, setelah diterapkannya sistem pelayanan baru melalui konsep Syarikah, jumlah kloter meningkat menjadi 7, dengan tambahan Kloter 88, 89 dan 91.
Kloter 76 dan 77 diberangkatkan pada Jumat (23/05/2025), disusul oleh Kloter 80 dan 81 pada Sabtu (24/05/2025). Sedangkan Kloter 81, jamaah Kota Malang akan tergabung bersama jamaah asal Kabupaten Malang dan Kota Batu. Sementara 3 Kloter tambahan merupakan bagian dari skema Syarikah yang bekerja sama dengan 8 perusahaan asal Arab Saudi. (pro/gie)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















