Kota Malang

Tingkat Pengangguran Terbuka Jadi Fokus RPJMD Kota Malang

Diterbitkan

-

MUSRENBANG: Pelaksanaan Musrenbang RKPD Pemkot Malang dan FKP Ranwal RPJMD. (memontum.com/cw1)

Memontum Kota Malang – Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Malang akan menjadi salah satu fokus dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang tahun 2025-2029. Hal ini, disampaikan Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tahun 2026 dan Forum Komunikasi Publik (FKP) Rancangan Awal (Ranwal) RPJMD Kota Malang.

“Sebenarnya, TPT di Kota Malang itu sudah turun dari tahun 2023 sebesar 6,80 persen. Kemudian di tahun 2024, sebesar 6,10 persen. Meskipun demikian, TPT tetap menjadi salah satu fokus kami di RPJMD Kota Malang tahun 2025-2029,” kata Wawali Ali Muthohirin.

Dikatakan Wawali, bahwa permasalahan atau penurunan pengangguran terbuka, sudah tercantum pada visi-misi Malang Mbois Berkelas. Termasuk, juga dalam Dasa Cita yang sudah dicanangkan.

Baca juga :

Advertisement

“Salah satunya melalui Malang Idrek, dimana konsepnya yaitu penciptaan lapangan kerja baru berbasis potensi dan sumber daya lokal,” jelasnya.

Masih menurut Wawali, bahwa permasalahan pengangguran di Kota Malang, itu merupakan salah satu persoalan yang membutuhkan penanganan khusus. Karenanya, pihaknya juga sudah mendiskusikan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, agar dilakukan identifikasi terlebih dahulu.

“Apa masalahnya, ini kita dalami dahulu, apa yang menjadi penyebab pengangguran. Kurangnya lapang pekerjaan, ataukah ketidaksiapan Sumber Daya Manusia (SDM) atau jangan-jangan ada faktor lain. Maka, perlu diidentifikasi agar penyelesaiannya juga tepat,” ungkapnya.

Kemudian Ali juga mengungkapkan, bahwa melalui forum ini, pihaknya juga mengucapkan banyak terima kasih, atas masukan dan juga saran yang membangun. “Seperti tentang persoalan pengangguran, tadi ada masukan dengan perbanyak pelatihan dan lain sebagainya agar SDM ini siap bekerja. Jadi, semua sudah kami tampung dan akan kami sinkronkan dengan konsep-konsep kami,” imbuhnya. (cw1/sit)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas