Kota Malang
Kenaikan Bahan Pokok dan BBM Picu Inflasi Kota Malang 0,46 Persen di Desember 2024

Memontum Kota Malang – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat inflasi Kota Malang pada Desember 2024 secara Month-to-Month (m-to-m) mencapai 0,46 persen, setara dengan inflasi Jawa Timur dan lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional sebesar 0,44 persen. Untuk inflasi Year-on-Year (y-on-y) Kota Malang tercatat 1,36 persen, lebih rendah dibandingkan Jawa Timur (1,51 persen) dan nasional (1,57 persen).
Hal itu, disampaikan oleh Kepala BPS Kota Malang, Umar Sjaifudin, dalam rilis Berita Resmi Statistik (BRS), Kamis (02/01/2025) tadi. “Desember menjadi bulan terakhir di tahun 2024, sehingga inflasi Year-on-Date (y-on-d) sama dengan inflasi Year-on-Year, yaitu 1,36 persen,” kata Umar.
Sementara itu, untuk inflasi m-to-m tertinggi di Jawa Timur terjadi di Kabupaten Bojonegoro sebesar 0,58 persen dan inflasi terendah ada di Kota Probolinggo dengan 0,28 persen.
Sedangkan penyumbang utama inflasi m-to-m Kota Malang pada Desember 2024, itu ada pada kelompok makanan, minuman dan tembakau, dengan andil sebesar 0,40 persen. Secara rinci, kelompok ini mengalami inflasi sebesar 1,41 persen, disusul oleh kelompok pakaian dan alas kaki (0,40 persen), serta rekreasi, olahraga dan budaya (0,31 persen).
Baca juga :
“Beberapa komoditas penyumbang inflasi antara lain telur ayam ras, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, minyak goreng, kopi bubuk dan ikan mujair. Sementara itu, komoditas yang memberikan andil terhadap deflasi adalah alpukat, daging ayam ras, emas perhiasan, beras dan kentang,” jelasnya.
Dijelaskannya, bahwa bawang merah mengalami inflasi karena pasokan mulai berkurang akibat panen yang menurun. Sedangkan kenaikan harga minyak goreng dipengaruhi oleh meningkatnya biaya produksi dan distribusi serta tingginya permintaan.
“Selain itu, penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi pada Desember 2024 turut berkontribusi terhadap inflasi. PT Pertamina menaikkan harga Pertamina Dex dari Rp 13.440 menjadi Rp 13.800 per liter, Dexlite dari Rp 13.050 menjadi Rp 13.400 per liter dan Pertamax Turbo dari Rp 13.500 menjadi Rp 13.550 per liter,” katanya.
Lebih lanjut, pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga tiket pesawat domestik mengalami penurunan sebesar 10 persen yang berlaku mulai 19 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025.
Sebagai informasi, inflasi Desember 2024 di Kota Malang juga tercatat lebih rendah dibandingkan Desember 2023. Tentunya dalam hal ini Pemerintah Kota Malang terus berupaya menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok untuk mengendalikan inflasi di masa yang akan datang. (rsy/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















