Kota Malang
PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Siagakan 44 Titik Motorist untuk Jangkau Kemacetan Libur Nataru

Memontum Kota Malang – Menghadapi libur panjang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara (Jatimbalinus) telah memiliki langkah-langkah strategis. Pihaknya telah memiliki Satgas Naru, yang siap 24 jam untuk melayani konsumen.
“Khusus di Jawa Timur, pergerakan masyarakat di Bandara Juanda diprediksi mencapai 861.000 orang atau meningkat 9,2 persen saat libur Nataru. Transportasi darat khususnya di Terminal Purabaya, akan naik sebesar 26 persen sampai 37 persen. Transportasi laut khususnya di Pelabuhan Tanjung Perak, mengalami kenaikan 20 persen,” kata Group Head Operation Jatimbalinus, Harry Molanda, Jumat (20/12/2024) tadi.
Adapun diprediksi puncak arus mudik Natal ini, akan terjadi pada 22 sampai 24 Desember 2024. Sedangkan puncak arus libur Tahun Baru dan puncak arus balik Natal, terjadi pada 29 sampai 31 Desember 2024. Sedangkan puncak arus balik Tahun Baru pada 4 Januari 2024.
Baca juga :
“Di regional Jatimbalinus, stok BBM dan LPG saat ini dalam kondisi aman. Seluruh infrastruktur telah disiagakan termasuk yang meliputi 5 terminal BBM, 5 terminal LPG, 953 SPBU, 131 SPBE, 936 agen LPG dan 6 DPPU. Pertamina juga menyediakan layanan energi pendukung di jalur potensial. Meliputi jalur Tol, jalur wisata dan jalur lintas utama. Yakni berupa SPBU Siaga, Agen dan Outlet LPG Siaga, Kios Pertamina Siaga, Motorist, Mobil Tangky Stand By dan Serambi My Pertamina,” jelasnya.
Sementara itu, Area Meneger Comm, Rel, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rehadi, mengatakan bahwa pihaknya telah memiliki pola baik reguler, alternatif dan emergency, termasuk jika terjadi bencana. “Terkait Motorist sudah kami siagakan untuk daerah yang terjadi kemacetan parah. Untuk setiap motor bisa mengantar 5 sampai 10 liter BBM untuk antisipasi kemacetan. Karena menggunakan motor, radius operasionalnya terbatas hanya menjangkau kemacetan yang benar-benar tidak bisa bergerak. Dengan menggunakan Aplokasi My Pertamina bisa menghubungi Motorist,” jelasnya.
Motorist adalah pengantar BBM (Pertamax/Dex Series) ke lokasi kemacetan dengan menggunakan transportasi motor. “Seperti di Tol, karena menggunakan motor maka radiusnya terbatas hanya langsung ke titik kemacetan. Di luas Tol sendiri ada 5 titik stand by Motorist. Di seluruh Jatimbalinus ada 44 titik lokasi Motorist termasuk wilayah Batu dan Malang. Akan stand by selama 24 jam,” jelasnya. Dijelaskan pula, bahwa pada Nataru stok BBM dan LPG ditingkatkan 15-20 persen di Terminal BBM Surabaya dan Malang. (gie)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















