Kota Malang

Pemkot Malang Gelar Ngalam Gerakan Sosial Terpadu untuk Jangkau 810 Masyarakat Pra Sejahtera

Diterbitkan

-

SOSIAL: Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, saat foto bersama dalam program Ngalam Gesit. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar kegiatan Ngalam Gerakan Sosial Terpadu (Gesit), di Balai Kota Malang, Selasa (10/12/2024) tadi. Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara Pemkot, sektor usaha dan berbagai pemangku kepentingan, dalam mendukung masyarakat pra-sejahtera.

Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menyampaikan apresiasinya kepada jajaran terkait yang terlibat dalam penyelenggaraan tersebut. Menurutnya, melalui kegiatan Ngalam Gesit juga menjadi salah satu dari 11 prioritas kerja Pemkot Malang di bawah kepemimpinannya.

“Saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Sekda, OPD se-Kota Malang serta seluruh stakeholder seperti Baznas, BI, forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP), Indomaret, RS Hermina dan perusahaan lainnya. Melalui Ngalam Gesit ini, saya ingin meletakkan sebagai tugas saya menjabat sebagai Pj Wali Kota Malang,” kata Pj Wali Kota Iwan.

Baca juga :

Advertisement

Melalui kegiatan Ngalam Gesit itu, menurutnya bertujuan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat pra-sejahtera melalui berbagai sinergi dan kolaborasi. Ada sebanyak 810 penerima manfaat yang terdata, dengan 300 orang dihadirkan secara langsung dan secara simbolis bantuan diserahkan kepada 69 penerima.

“Ini adalah bentuk nyata keberadaan Pemkot Malang dan pelaku usaha dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan. Sukses bukan diukur dari tingginya jabatan atau banyaknya uang, tetapi dari seberapa besar kita mampu meringankan beban orang lain,” ungkapnya.

Bantuan yang disalurkan pada kegiatan tersebut meliputi bantuan pendidikan, sembako, alat pertanian hingga bantuan bedah rumah. Hal ini, juga selaras dengan tiga program strategis nasional yang juga menjadi fokus Pemkot Malang, yakni penurunan angka stunting, pengentasan kemiskinan, dan pengendalian inflasi.

“Harapan kami kegiatan ini dapat dirutinkan dan ditingkatkan. Karena Gesit ini adalah program terpadu yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Dengan perencanaan yang lebih matang, kita bisa menjangkau lebih banyak masyarakat pra-sejahtera,” imbuh Iwan. (rsy/sit)

Advertisement
Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas