Kota Malang
Kemas Perbedaan Dalam Rayakan Kemerdekaan RI, FKAUB Malang Sajikan Gelar Barikan Nusantara 3

Memontum Kota Malang – Melalui gelaran Barikan Anak Nusantara ke tiga tahun 2024, Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Malang, mengajak ratusan anak di Kota Malang untuk merasakan perbedaan di dalam merayakan Kemerdekaan Indonesia ke 79. Gelaran tersebut, dilaksanakan di Alun-Alun Merdeka Kota Malang, Jumat (17/08/2024) tadi.
Ketua Panitia, Pandita Muda Jenjen Irawan, menyampaikan bahwa dengan diadakan kegiatan tersebut diharapkan anak-anak yang menjadi generasi penerus bangsa dapat melihat secara langsung dan merasakan perbedaan, antar suku dan kebudayaan. Sehingga, dapat memiliki memori yang berharga bahwa Indonesia sangat indah.
“Inilah indahnya perbedaan. Di mana perbedaan itu kita bersatu untuk merayakan Kemerdekaan. Harapannya, mereka supaya mendapatkan memori yang berharga dan memori yang indah tentang Negara Indonesia ini,” kata Jenjen.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal FKAUB Malang, Pendeta David Tobing, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh semua agama dan kepercayaan. Mulai dari Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Budha, Konghucu dan penghayat.
Baca juga :
“Keunikan Barikan Nusantara ini nanti dalam pembacaan doa akan dibawakan oleh anak-anak lintas agama. Ini akan membuat sebuah awal dari semangat persatuan sejak dini (kecil) sehingga mereka sudah terbiasa untuk bersama sama di dalam perbedaan, termasuk di dalam doa,” ujar David.
Kemudian, ditambahkannya bahwa untuk prosesi Barikan Anak Nasional tersebut dilakukan mulai dari pawai tumpeng yang diarak dengan bantengan, lalu persembahan tari-tarian daerah, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Nusantara, ditutup dengan teatrikal stop bullying dan kekerasan.
“Karena bullying dan kekerasan itu lagi marak, maka FKAUB sangat konsen akan hal ini. Mumpung ini acara barikan nusantara, kita ingin menyampaikan pesan bahwa dari Kota Malang kita juga mendukung stop bullying dan kekerasan bagi anak. Supaya mereka mempunyai masa depan yang indah dan bahagia,” jelasnya.
Sebagai informasi, Barikan Anak Nusantara tersebut sudah ketiga kalinya digelar. Yakni mulai tahun 2022, 2023 dan 2024. Itu juga mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat. Terlebih, Barikan Anak Nusantara juga hanya satu-satunya di Indonesia bahkan di Dunia. (rsy/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















