Kota Malang
Gelar Audiensi bersama Korban dan Manajemen Malang Plaza, Pemkot Malang Tawarkan Mal Sarinah dan MCC

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota Malang melalui Wali Kota Malang, Sutiaji dan jajaran OPD terkait, melakukan audiensi bersama para korban (pemilik tenant atau stand), manajemen Pusat Perbelanjaan Malang Plaza serta kuasa hukum, untuk mencari jalan tengah (solusi) atas peristiwa kebakaran di Malang Plaza, Senin (08/05/2023) tadi.
Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan jika Pemkot Malang akan membentuk tim khusus dari bagian hukum, untuk mengawal masalah kebakaran tersebut. Seperti, menangani persoalan ganti rugi dan relokasi para korban.
“Kapasitas Pemkot Malang hanya untuk memfasilitasi dan mencarikan solusi yang terbaik. Untuk tempat direlokasi itu urusan kita semua, termasuk manajemennya. Saya tidak ikut campur masalah sampai ke perjanjian dan sebagainya. Intinya, ke depan lebih cepat lebih bagus dan kami minta ada tim untuk mengawal terus. Jangan sampai tidak ada tindak lanjut,” jelas Wali Kota Sutiaji, seusai memimpin Audiensi di Balai Kota Malang.
Kemudian, mengenai tempat relokasi untuk para pedagang, pihaknya menyampaikan jika ada beberapa pilihan. Seperti di Mal Sarinah Malang, dan tidak menutup kemungkinan juga di Malang Creative Center (MCC).
“Saya sudah menghubungi pihak Mal Sarinah, ada lokasi kurang lebih 1000 sekian. Tetapi kami mohon, supaya jangan mahal-mahal. Dari pihak penyewa maupun manajemen biar tidak keberatan. Kemudian, tidak menutup kemungkinan di MCC, karena sebagian juga ada yang komersil jadi tetap nyewa,” lanjutnya.
Baca juga :
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
Sementara itu, tim kuasa hukum dari pihak manajemen Malang Plaza, Solehoddin, menyampaikan jika akan ada empat tempat untuk alternatif relokasi para pedagang, yakni Mal Sarinah Malang, MCC, Cyber Mal dan Ikan Bakar 52 Malang.
“Di ikan bakar 52 ini yang baru, karena katanya di sana cukup luas ada lahan sekitar 1.000 meter dan ini nanti menjadi kajian para tenant, mana yang diambil nanti. Karena kami juga menyiapkan untuk itu dan semuanya sudah kami hubungi,” kata Solehoddin.
Ditambahkan Solehoddin, jika dari pihak manajemen Malang Plaza, akan menanggung biaya sewa selama satu bulan untuk para korban terdampak. Kemudian, pembayaran selanjutnya akan dilanjutkan oleh pihak penyewa itu sendiri.
“Itu lah nanti yang akan menjadi kebijakan, termasuk nanti kami juga akan menyiapkan tempat-tempatnya. Namun, yang akan memutuskan (pemilihan tempat relokasi) dari tenan. Kita berunding, kami beri waktu untuk itu. Tapi semua alternatif sudah kami berikan,” ujar Solehoddin.
Lebih lanjut untuk korban terdampak yang sudah tercatat di dalam pihak manajemen Malang Plaza, yakni ada sekitar 137 korban. Dengan kerugian gedung sekitar Rp 55 miliar, tanpa aset yang dimiliki oleh manajemen di dalamnya.
“137 korban itu sudah semuanya dari Lantai I sampai III. Jadi kalau selama ini ada catatan lebih, itu ada dua kemungkinan. Yang pertama, pihak penyewa itu menyewa kepada manajemen, lalu disewakan lagi, dan kami tidak mempunyai tanggungjawab kepada mereka. Karena tidak ada kaitannya dengan manajemen. Kami tidak tahu untuk total kerugiannya, yang jelas kalau kerugian gedung saja itu kisaran Rp 55 miliar,” imbuhnya. (hms/rsy/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















