Kota Malang
Lokomotif Kereta Api Lori Percantik Zona Tiga Kawasan Kayutangan Heritage

Memontum Kota Malang – Sebuah lokomotif kereta api lori (kereta pengangkut tebu), kini terpasang di zona tiga, Kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang, tepatnya berada di area Monumen Chairil Anwar, Sabtu (15/04/2023) tadi.
Wali Kota Malang, Sutiaji, menyampaikan jika pemasangan lokomotif kereta api lori tersebut, tentunya untuk menambah ikon bahwa Malang Kota tua dan mengingatkan akan sejarah Kota Malang. “Itu untuk menambah ikon bahwa Malang memang kota tua. Sehingga dulu mahasiswa, atau orang-orang yang datang ke Malang, ke Kayutangan Heritage, itu menjadi tempat yang memorial,” ujar Wali Kota Sutiaji.
Untuk pemilihan tempat pemasangan kereta api lori di zona tiga tersebut, menurutnya ada di jalur mati dan hanya di lokasi tersebut yang pas untuk digunakan. “Dimana-mana tidak bisa, susah. Kemarin saya tunjuk yang sekiranya jalurnya kosong dan tidak mengganggu arus. Kalau di trotoar malah ramai, dan kalau di tengah jalan juga tidak mungkin. Jadi tidak ada pertimbangan yang lain,” katanya.
Kemudian, ditambahkan jika lokomotif lori tersebut didapat dari CSR, dan ketika disinggung mengenai adanya penambahan, pihaknya mengatakan jika belum. Ditegaskan ulang, jika pemasangan lori tersebut hanya untuk mengingatkan sejarah kereta api.
Baca juga :
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
“Jadi ini kemarin masih dicoba, dan kemarin ada orang yang ingin sodaqoh ya kita pasang saja. Ini juga untuk mengenal kalau dulu pernah ada transportasi masal, dan pernah dibuat rel, untuk menguatkan itu saja, dan tidak menutup kemungkinan muncul ikonik yang bisa instagramable dan membuat tiktokers mengangkat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, mengatakan jika penambahan lori tersebut tentunya juga untuk menambah daya tarik wisata yang berkunjung ke Kawasan Kayutangan Heritage.
“Kebetulan ada space disitu, dan yang paling aman kita tempati. Tentu ini juga untuk menambah daya tarik wisata di koridor Kayutangan Heritage, menambah hasanah (kekayaan budaya,red),” imbuh Baihaqi.
Sebagai informasi, lokomotif lori yang bernuansa kuning tersebut mulai dipasang sejak Kamis (13/04/2023) malam, di kawasan tersebut. (rsy/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















