Hukum & Kriminal
Program Jumat Curhat Polresta Malang Kota di Terminal Landungsari Jadi Ajang Keluh Kesah Sopir terhadap Jalur Satu Arah

Memontum Kota Malang – Puluhan sopir Angkot tampak antusias menceritakan permasalahannya dalam Program Jumat Curhat Polresta Malang Kota, yang dilaksanakan di Terminal Landungsari, Jalan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (24/02/2023) siang.
Kabagren Polresta Malang Kota, Kompol Yuliati, yang hadir mewakili Kapolresta Malang Kota, memberikan kesempatan kepada perwakilan sopir Angkot untuk berdiskusi. “Silahkan bapak-bapak sopir Angkot untuk menyampaikan apapun yang menjadi pertanyaan, aspirasi atau usulan. Jangan khawatir, apabila itu domainnya dari kepolisian, maka kami akan bantu semaksimal mungkin namun apabila bukan bagian dari tugas kami, nanti akan kami teruskan ke instansi terkait,” terangnya.
Dari pertemuan ini, para sopir Angkot rata-rata mengeluhkan uji coba jalur satu arah di Kayutangan Heritage Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Para sopir Angkot ini meminta supaya jalur kembali menjadi dua arah.
Baca juga :
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
“Tadi para sopir Angkot mengeluhkan tentang kebijakan satu arah di Kayutangan. Mereka merasa dirugikan karena pendapatan menurun. Terkait jalur satu arah tersebut adalah kebijakan pemerintah yang melibatkan beberapa instansi. Saat ini masih uji coba, namun keluhan dari para sopir Angkot ini akan kami tampung dan sampaikan ke Forum Lalu Lintas. Intinya para sopir Angkot ini, masih ingin dua arah, nanti ada evaluasi setelah iji coba,” jelasnya.
Kehadiran Polresta Malang Kota dalam agenda Jumat Curhat, berharap membawa datangnya angin segar bagi sopir Angkot di kawasan Terminal Landungsari. Bukan hanya memberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbincang, namun juga sebagai ajang penyampaian aspirasi masyarakat. Puluhan perwakilan sopir Angkot ini juga mendapatkan bantuan berupa bingkisan Sembako yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Hari Wahyudi, ketua Jalur LDG, berharap dengan adanya Program Jumat Curhat ini aspirasinya dan para sopir Angkot lainnya dapat tersampaikan. “Kami ingin dan menuntut agar segera dibatalkannya uji coba satu arah di Kayutangan. Sebab tidak hanya 9 jalur saja yang terdampak, namun jalur-jalur lainnya juga terdampak. Kami merasa dibutar-putar dan dibenturkan ke trayek lainnya yang bukan jalur kita,” ujar Hari. (gie)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















