Kota Malang
Wali Kota Malang Tinjau Musibah Banjir di Perumahan De Cluster Nirwana dan Pastikan Warga Aman

Memontum Kota Malang – Pasca banjir yang merendam puluhan rumah warga, Wali Kota Malang, Sutiaji, beserta jajaran Pemkot Malang meninjau lokasi kejadian di Perumahan De Cluster Nirwana Pandanwangi, Kota Malang, Kamis (09/02/2023) siang. Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan jika tinjauan yang dilakukan untuk memastikan masyarakat yang terdampak banjir dapat teratasi dengan baik. Tidak hanya itu, pihaknya juga menelusuri penyebab banjir yang terjadi di titik-titik tersebut.
“Inikan sudah tiga kali banjir terus menerus. Sehingga, segera kita telusuri titik mana. Setelah ditelusuri, memang perlu ada normalisasi sungai. Ketika normalisasi sungai, di sini ada bangunan maka dicek di lapangan bangunannya seperti apa,” jelas Wali Kota Sutiaji.
Kemudian, tambahnya, nanti akan dilakukan pengecekan perizinan bangunan dan perumahan. Sebab, hal itu dikhawatirkan menjadi penyebab dari terjadinya banjir, yang sudah ketiga kalinya terjadi.
Baca juga:
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
“Perumahan saya suruh lihat set plannya bagaimana, dokumentasi bangunan mulai tahun berapa, apa ini sudah benar-benar sesuai dengan master plan yang sudah diizinkan bangunannya. Saya khawatir juga,” lanjutnya.
Lebih lanjut dikatakan, jika pihaknya ingin membongkar bangunan yang ada di atas sungai. Karena, ada situ terjadi penyempitan. Sehingga, nantinya akan dilakukan normalisasi pada pengerukan sedimen dan pelebaran.
“Saya punya keyakinan, ini nanti dilakukan normalisasi. Sambil saya minta pada asisten untuk berkirim surat kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Karena pelebaran kan wilayahnya bukan Pemkot, kalau sedimen di kami. Pelebaran juga tidak melebihi dari awalnya,” tuturnya.
Hal itu, nantinya juga akan dilakukan di beberapa wilayah yang terdampak banjir. Seperti di Sawojajar, Kota Malang. Pihaknya juga tidak akan mentolerir, ketika ada bangunan yang menghalangi.
“Tetap kami pendekatannya persuasif, minta izin. Nanti akses jalan tetap kita kasih karena ini hajat hidup orang banyak. Tapi semua bisa terfasilitasi dengan baik,” imbuhnya. (hms/rsy/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















