Kota Malang
Refreshment Manajemen Pemerintahan Provinsi Jatim, Bapak Marketing Indonesia Tekankan Kinerja Pejabat Eselon II

Memontum Kota Malang – Founder and Executive Chairman, MarkPlus, Inc & Marketeers, yang juga bapak marketing Indonesia, Hermawan Kartajaya, memberikan pesan agar Eselon II Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bisa seperti tokoh pewayangan Pandawa Lima. Hal itu disampaikan, sebab tokoh pewayangan Pandawa Lima, itu dinilai memiliki sifat baik yang bisa dicontoh oleh Eselon II.
Disampaikan Hermawan, bahwa nasib dari masyarakat nantinya ditentukan dari kebijakan kepala dinas di tiap masing-masing daerah. “Eselon II ini pejabat elit semua. Maka, mereka bisa diibaratkan Pandawa. Nasib dari masyarakat, itu ditentukan dari Pandawa Lima,” ujar Hermawan, dalam kegiatan Refreshment Manajemen Pemerintahan Provinsi Jatim, di salah satu hotel di Kota Malang Rabu (11/01/2023) tadi.
Dijelaskannya, jika dari Pandawa Lima itu, Nakula Sadewa memiliki sifat produktifitas, yang berarti para Eselon II harus produktif dalam melaksanakan tugasnya. Kemudian, Arjuna diibaratkan lambang improvement. Sehingga, diharapkan nantinya para Eselon II, mampu berinisiatif dan meningkatkan kapasitas diri.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Kemudian, tambahnya, Bima diibaratkan lambang profesionalisme, yang berarti harus tetap profesional dalam menjalankan tugas. Lalu, Yudhistira yang dilambangkan sebagai manajer, yang berarti mampu menerapkan manajerial dengan baik dalam setiap kebijakan yang dibuat.
Lebih lanjut disampaikan, Pandawa Lima itu juga harus memiliki jiwa Punakawan. Seperti kreatif, inovatif, enterpreneur (wirausaha) dan leader (pemimpin). Sebab, itu akan memudahkan permasalahan di tahun 2023.
“Kalau tidak ada Punakawannya, nanti di tahun 2023 ini akan sulit. Karena budget terbatas dan permintaan makin banyak. Sebagai pejabat publik, Eselon II ini sangat menentukan,” lanjutnya.
Dirinya berharap, pejabat publik Eselon II, baik di lingkungan Pemprov Jatim, maupun di lingkungan Pemerintah Kota Malang, dapat menerapkan sifat Pandawa dan jiwa Punakawan itu. (rsy/gie)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















