Kota Malang
Usai Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Provinsi, Wali Kota Sutiaji Ingatkan Tiga Karakter

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Sutiaji, menjadi instruktur dalam Upacara Peringatan Hari Jadi ke 77 Provinsi Jawa Timur (Jatim) Tahun 2022. Dalam peringatan yang digelar di Halaman Balai Kota Malang, Rabu (12/10/2022) pagi itu, pihaknya menyampaikan bahwa ada tiga karakter yang harus dimiliki dan harus diperkuat. Diantaranya, yakni inisiatif, kolaboratif dan inovatif atau IKI.
“Ini saatnya kita kembangkan kembali daya inisiatif, daya kolaboratif dan daya inovasi kita di tengah zaman yang terus bergerak. Dalam bahasa Jawa Timuran, apa jawaban kita dalam tantangan zaman? IKI jawabannya,” jelas Sutiaji, seusai menggelar upacara peringatan.
Dijelaskannya, bahwa karakter inisiatif merupakan suatu pendekatan dan pola pikir baru untuk mengahadapi segala persoalan. Sedangkan kolaborasi, adalah kehendak kuat yang harus diperjuangkan dalam tindakan nyata. Inovasi, yakni implementasi prkatis yang baru untuk menyelesaikan persoalan.
Baca Juga :
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
“Ini akan menjadi keharusan sebagai semangat kita dalam zaman sekarang ini,” katanya.
Ditegaskannya, tiga karakter tersebut diperkuat dalam Hari Jadi ke-77 Jatim. Yaitu, untuk mengingatkan masyarakat Jawa Timur, khususnya Kota Malang, untuk tidak memandang ringan atas dampak kondisi global saat ini.
“Kita menghadapi ancaman baru, ancaman krisis pangan, krisis energi, hingga krisis keuangan yang berpotensi mengakibatkan resesi. Kita perlu melakukan perubahan serta cara pandang, dan membuat paradigma baru,” lanjutnya.
Pihaknya berharap, di Hari Jadi Jatim ini dapat terus menciptakan generasi-generasi pembawa perubahan. Dimana perubahan tersebut, dapat membawa kebermanfaatan baik secara regional, nasional maupun internasional.
Sebagai informasi, dalam upacara tersebut juga telah dilakukan penghormatan pada Bendera Pataka Jer Basuki Mawa Beya, dan juga Pembacaan Panca Prasetya Korpri. (hms/rsy/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















