Kota Malang
Kakanwil Kemenkumham Jatim Tinjau Berbagai Pembinaan Kemandirian Lapas Kelas 1 Malang

Memontum Kota Malang – Lapas Kelas 1 Malang Kanwil Kemenkumham Jatim terus meningkatkan pembinaan kemandirian kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Termasuk, terhadap berbagai program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas 1 Malang, yang selama ini telah banyak mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Bahkan, dengan program-program kemandirian WBP Lapas Kelas 1 Malang, sangat kreatif dan produktif. Semua bisa bernilai ekonomis dan memberikan kemanfaatan bagi masyakat luas. Meskipun demikian, Lapas Kelas 1 Malang akan tetap berinovasi dan semakin mengembangkan program yang sudah ada. Hal itu, tentunya sebagaimana pesan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, Zaeroji, saat melakukan monitoring pelaksanaan pembinaan kemandirian yang ada di Lapas Kelas I Malang, Selasa (04/10/2022) pagi.
Dengan didampingi temani oleh Kalapas Kelas 1 Malang, Heri Azhari, Kakanwil Jatim berkeliling melihat langsung program kemandirian di Lapas Kelas 1 Malang. Dalam tinjauannya ini, Kakanwil berpesan agar Lapas Kelas 1 Malang tetap dan terus meningkatkan pelaksanaan pembinaan, baik kemandirian maupun kepribadian. Sehingga, nantinya WBP benar-benar memiliki bekal ketika bebas dari Lapas.
Baca juga:
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
“Terus tingkatkan pembinaan yang ada di Lapas Kelas I Malang, agar WBP semakin memiliki kesadaran atas hukum serta memiliki skill untuk bekal bebas nanti,” ujar Zaeroji.
Dalam kunjungan ini, juga dilaksanakan rapat bersama seluruh pejabat struktural Lapas Kelas I Malang, dengan topik bahasan adalah Monitoring dan Evaluasi terkait Kinerja Lapas Kelas I Malang pada Triwulan III. Selain itu, juga membahas terkait program-program yang akan dijalankan pada Triwulan IV. Dalam kesempatan ini, Zaeroji berpesan agar senantiasa menjaga Lapas Kelas I Malang, tetap kondusif dan selalu berkomitmen meningkatkan pelayanan di Lapas Kelas I Malang.
Kalapas Kelas I Malang, Heri Azhari, juga menambahkan agar seluruh jajaran untuk terus berupaya dengan meningkatkan pembinaan kemandirian dan kepribadian. “Sehingga, WBP di Lapas Kelas I Malang menjadi pribadi yang lebih baik dan bisa kembali ke masyarakat dengan bekal yang masing-masing kuasai,” ujar Heri Azhari.
Perlu diketahui, program kemandirian Lapas Kelas 1 Malang, telah menghasilkan beragam produk makanan olahan dan beragam keahlian seni. Bahkan, telah memproduksi hasil karya kopi murni, minuman herbal serbuk jahe, dan tempe keripik serta tempe sagu. Budidaya jamur, Anggrek, gorengan, tempe, batik shibori, budi daya maggot, peternakan ayam petelur dan Jawa super, pertanian juga new pojok kuliner. (gie)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















