Kota Malang
Lomba Fashion Show Meriahkan Agustusan Lapas Kelas 1 Malang

Memontum Kota Malang – Gelaran fashion show merambah ke Lapas. Pemandangan itu, nampak dalam serangkaian pelaksanaan lomba Agustusan di Lapas Kelas 1 Malang Kanwil Kemenkuham Jatim, Sabtu (06/08/2022) tadi.
Walaupun dilaksanakan di dalam Lapas, namun kegaiatan menyemarakkan Hari Ke-77 Dharma Karya Dhika (HDKD) dan Hari Ke-77 Kemerdekaan RI, tetap berlangsung meriah. Selain fashion Show, juga dimeriahkan beberapa lomba lainnya seperti lomba tari dan karaoke yang diikuti Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Malang.
Lomba fashion show ala narapidana yang membuat gelegak tawa penonton pecah. Para peserta diharuskan membuat dan memakai kostum unik berbahan dari limbah koran bekas, termasuk tata riasnya.Peserta terdiri dari beberapa tim dan diberi waktu dua hari untuk merancang kostum.
Baca juga:
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
Berbagai kostum unik mereka tampilkan, seperti kostum Semar, Gatot Kaca dan beberapa kostum lainnya. Lomba ini merupakan pembukaan, akan masih ada seleksi lagi pada hari berikutnya agar dapat terpilih menjadi satu pemenang yang terbaik.
Para WBP menyuguhkan kebolehannya berjalan di atas bentangan karpet merah. Secara bergantian mereka menyuguhkan pesonanya dalam fashion show ini. Salah satu peserta, Syahrul, mengaku tampak bahagia. Dengan kostum adat Sulawesi, dirinya dapat mengepresikan karyanya. “Membuat kostum ini sehari bersama tim. Semua bahan kostum disediakan pihak Lapas Kelas I Malang,” ujarnya.
Kabid Pembinaan Lapas Kelas I Malang, Sigit Sudarmono mengatakan bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan kreatifitas WBP. “Lomba fashion show, tari dan karaoke ini sebagai implementasi WBP Lapas Kelas I Malang yang terampil, kreatif dan berani untuk mengekspresikan karyanya dalam bentuk apapun,” ucap Sigit Sudarmono.
Kalapas Kelas I Malang, Heri Azhari pun berharap keterampilan WBP Lapas Kelas I Malang ini bisa diasah lagi dan dapat dimanfaatkan sebagai modal ketika bebas kelak. “Harapan kami keterampilan yang didapat di dalam Lapas Kelas I Malang bisa dikembangkan di luar,” harap Kalapas. (gie)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















