Kota Malang
Kayutangan Street Style Undang Antusiasme Masyarakat Kota Malang

Memontum Kota Malang – Kayutangan Street Style yang digelar di Kawasan Kayutangan Heritage Jalan Basuki Rahmad, Kota Malang, Jumat (22/07/2022) malam tadi, mengundang antusiasme masyarakat Kota Malang.
Dari pantauan memontum.com, antusiasme warga terlihat dari ramainya warga atau pengunjung, yang terlihat dari perempatan Jalan Kahuripan hingga Jalan utama Kayutangan Heritage. Maklum, selain gelaran tersebut juga ada pagelaran musik.
Salah satu masyarakat yang juga ikut memeriahkan, Ariel Devinyu (26), mengatakan bahwa event tersebut merupakan gerakan besar di Kota Malang. Sehingga, dirinya ikut berkesempatan untuk hadir dan sangat antusias.
“Antusiasme banget dengan event ini. Karena salah satu gerakan besar di Kota Malang saat ini,” kata Ariel, Jumat (22/07/2022) malam.
Dirinya yang turut ambil partisipasi dan mengenakan pakaian yang ramah lingkungan yakni dengan menggunakan kaos dan celana dibalut dengan bubble wrap, adalah gaun dari daur ulang barang yang tidak terpakai. Sehingga, baginya ini sangat memberikan manfaat.
“Tentu lewat gelaran ini, kami juga ingin bangkitkan atau memberikan pesan bahwa sampah nggak sejelek itu dan harus aware,” lanjutnya.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Tidak hanya itu, pengunjung lainnya yang juga ikut berpartisipasi yakni Mahesa Sapoetra (29), mengatakan melalui gelaran tersebut dirinya bisa menambah pengalaman dan juga eksis diberbagai sosial media. “Tentu dari gelaran ini pingin eksis, nambah teman satu sama lain juga. Bagus kegiatan seperti ini dilakukan di Kota Malang,” ucap Mahesa.
Dengan berlenggak-lenggok menyebrang perempatan Jalan Kahuripan, dirinya menggandeng anak kecil dan mengenakan pakaian ala-ala musim panas. Tentu hal itu juga menjadi perhatian dari masyarakat sekitar yang melihat.
“Lucu aja bawa anak kecil. Yang penting dia dijaga, pasti aman. Karena sekarang hawanya panas jadi memakai pakaian ala-ala summer aja,” ujarnya.
Sementara, Xaviera Adeline (17) yang juga seorang model, dengan mengenakan pakaian bertema business women, juga ikut menampilkan dirinya di perempatan jalan Kahuripan tersebut. Dengan percaya diri berjalan mengenakan kacamata dan juga high heels.
“Kalau kedepan nanti ada kegiatan seperti ini, pastinya aku datang lagi. Sangat antusias, karena kegiatan ini juga masih baru di Kota Malang,” tuturnya.
Namun, beberapa hal menurutnya masih harus dilakukan perbaikan untuk kedepannya. Disebutkan, seperti tata tertib, yang dinilai masih amburadul, tidak tertata dengan rapi.
“Maksudnya harus ditata lebih rapi lagi ya, kalau sepeti ini amburadul gitu. Apalagi juga ramai kan. Tapi tetap seru sih,” imbuh Adel. (rsy/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















