Kota Malang
Tunjang Perawatan Pasien Bergejala Ringan dan OTG, Pemkot Malang Operasionalkan SKB Pandanwangi

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, mulai mengoperasikan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pandanwangi, menjadi tempat Isolasi Terpusat (Isoter), Kamis (17/02/2022). Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan bahwa pengoperasian SKB Pandanwangi sebagai Isoter, dilakukan untuk menunjang perawatan pasien Covid-19 bergejala ringan dan tidak bergejala atau Orang Tanpa Gejala (OTG).
“RS Lapangan sudah penuh. Jadi, insyallah hari ini kita buka SKB. Persiapannya sudah semua, baik dari medis maupun masyarakat sudah siap dari mulai Pak RW, Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, akan turut berjaga,” kata Wali Kota Malang.
Selain itu, dirinya juga menyampaikan dengan adanya SKB Pandanwangi yang dijadikan sebagai Isoter, warga Kota Malang yang membutuhkan perawatan di Isoter, bisa tertampung dengan baik. “Karena di RS Lapangan itu bukan hanya untuk Kota Malang. Tetapi, juga pasien dari Malang Raya. Dengan adanya Isoter SKB ini, harapannya warga Kota Malang yang tidak bisa menjalani Isolasi Mandiri bisa tertampung,” ujarnya.
Baca juga:
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif, menambahkan bahwa Isoter di SKB Pandanwangi tersebut memiliki kapasitas sebanyak 52 tempat tidur dengan 18 orang petugas yang di siap siagakan. “18 orang itu terdiri dari Tenaga Kesehatan (Nakes) dokter dan perawat. Ada juga petugas kebersihan dan petugas keamanan yang diambil langsung dari warga sekitar Isoter SKB Pandanwangi,” ucapnya.
Untuk operasionalnya, kata Husnul, yakni menerima atas rujukan dari puskesmas. Jika datang sendiri, pasti tidak akan diterima. Jadi, dari puskesmas akan di screening, jika bergejala dan rumah tidak memenuhi syarat untuk isolasi mandiri, maka ditempatkan di SKB Pandanwangi.
“Nanti sampai di sini, pasti di screening lagi. Ini untuk menentukan di Isoter atau lanjut ke RSUD,” terangnya. (cw2/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















