Kota Malang
Gubernur Jatim Tinjau Pasar Murah PCNU Kota Malang bersama Wali Kota Sutiaji

Memontum Malang – Operasi pasar murah minyak goreng oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bekerjasama dengan PCNU Kota Malang, disambut antusias warga. Dari sekitar 1.000 paket dengan isi setiap paketnya yakni dua liter minyak goreng, langsung diserbu oleh warga sekitar yang telah mengantri di Kantor PCNU Kota Malang, Jumat (21/01/2022).
“Setelah kita lakukan pemantauan di beberapa titik, sekarang di Kantor PCNU Kota Malang, ini kita berikan subsidi lagi menjadi Rp 12.500 per liternya,” kata Gubernur Khofifah saat didampingi Wali Kota Malang, Sutiaji.
Dirinya menganggap, dengan adanya operasi pasar murah ini, merupakan bagian dari pelayanan pemerintah untuk masyarakat, guna memulihkan daya beli masyarakat. Selain itu, juga membuat rasa aman dan nyaman setelah harga minyak diturunkan sebesar Rp 14 ribu per liternya sejak tanggal 19 Januari 2022.
Baca juga :
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
“Ini bagian dari pelayanan kita kepada masyarakat. Terutama, kita berharap para pedagang akan tersupport dengan program seperti ini,” tambah Khofifah.
Sementara itu, Ketua PCNU Kota Malang, KH Isroqunnajah, menyebutkan bahwa pihaknya telah diberi mandat oleh Gubernur Jatim, untuk bisa mendistribusikan pasar murah ini dengan baik. “Kami merasa berterimakasih melihat antusias masyarakat yang luar biasa ngantri dan sekalipun mohon maaf dari sisi nominal tidak jauh perbandingannya dengan yang di pasar. Tapi, ini menunjukan bahwa masyarakat membutuhkan bantuan ini,” tutur KH Isroqunnajah.
Gus Is-sapaannya juga menjelaskan, bahwa pasar murah ini diperuntukkan untuk masyarakat secara umum. “Mereka langsung datang ke sini dengan membawa KTP. Untuk pemerataan, maka masing-masing orang hanya bisa membeli 2 liter saja,” terangnya. (cw1/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















