Kota Malang
Gubernur Jatim Tinjau Pasar Murah PCNU Kota Malang bersama Wali Kota Sutiaji

Memontum Malang – Operasi pasar murah minyak goreng oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bekerjasama dengan PCNU Kota Malang, disambut antusias warga. Dari sekitar 1.000 paket dengan isi setiap paketnya yakni dua liter minyak goreng, langsung diserbu oleh warga sekitar yang telah mengantri di Kantor PCNU Kota Malang, Jumat (21/01/2022).
“Setelah kita lakukan pemantauan di beberapa titik, sekarang di Kantor PCNU Kota Malang, ini kita berikan subsidi lagi menjadi Rp 12.500 per liternya,” kata Gubernur Khofifah saat didampingi Wali Kota Malang, Sutiaji.
Dirinya menganggap, dengan adanya operasi pasar murah ini, merupakan bagian dari pelayanan pemerintah untuk masyarakat, guna memulihkan daya beli masyarakat. Selain itu, juga membuat rasa aman dan nyaman setelah harga minyak diturunkan sebesar Rp 14 ribu per liternya sejak tanggal 19 Januari 2022.
Baca juga :
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
“Ini bagian dari pelayanan kita kepada masyarakat. Terutama, kita berharap para pedagang akan tersupport dengan program seperti ini,” tambah Khofifah.
Sementara itu, Ketua PCNU Kota Malang, KH Isroqunnajah, menyebutkan bahwa pihaknya telah diberi mandat oleh Gubernur Jatim, untuk bisa mendistribusikan pasar murah ini dengan baik. “Kami merasa berterimakasih melihat antusias masyarakat yang luar biasa ngantri dan sekalipun mohon maaf dari sisi nominal tidak jauh perbandingannya dengan yang di pasar. Tapi, ini menunjukan bahwa masyarakat membutuhkan bantuan ini,” tutur KH Isroqunnajah.
Gus Is-sapaannya juga menjelaskan, bahwa pasar murah ini diperuntukkan untuk masyarakat secara umum. “Mereka langsung datang ke sini dengan membawa KTP. Untuk pemerataan, maka masing-masing orang hanya bisa membeli 2 liter saja,” terangnya. (cw1/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















