Kota Malang
Wali Kota Sutiaji Tegaskan Lima Prioritas dalam Forum Konsultasi Publik

Memontum Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus bergerak menyongsong 2023 mendatang. Berbagai rancangan awal berkaitan dengan program kerja terus dimaksimalkan untuk percepatan menjadi smart city. Salah satu pencapaian yang diinginkan, salah satunya mengenai industri kreatif melalui transformasi digital.
Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan bahwa pentingnya berkolaborasi dengan perwakilan dari berbagai pemangku kepentingan untuk membahas Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2023. “Rancangan tema RKPD 2023 adalah pemantapan industri kreatif melalui transformasi digital dengan dukungan infrastruktur yang terintegrasi,” kata Sutiaji di salah satu hotel di Kota Malang, dalam ‘Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kota Malang 2023, Rabu (19/01/2022).
Baca juga
- Komisi B DPRD Kota Malang Dorong MCC Dikelola dengan Skema BLUD, Diskopindag Siap Kaji
- Satpol PP Kota Malang Pastikan Penertiban Warung Liar GOR Ken Arok Tetap Jalan, SP1 Terbit Awal Agustus
- Portal Griya Shanta Ditutup, Pemkot Malang Pastikan Uji Coba Jalan Tembus Tetap Berjalan
- DPRD Kota Malang Sampaikan Enam Rekomendasi, Soroti Rendahnya Belanja Modal
- Langganan Juara OSN, MAN 2 Kota Malang Kini Jadi Percontohan Nasional Tata Kelola Madrasah
Dirinya juga mengapresiasi seluruh pihak, atas dukungan selama periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018 hingga 2023. Termasuk, juga menyampaikan permohonan maaf terhadap aspirasi masyarakat yang belum dituntaskan.
“Tidak ada yang tidak bisa dilakukan, jika kita terus membangun kerja sama secara kolaboratif, inovatif, tangguh dan aspiratif,” imbuhnya.
Pemerintah Kota Malang di tahun 2023, mengaku optimis akan menjadi tahun puncak kebangkitan ekonomi nasional dan daerah. Sehingga, perlunya pemanfaatan momentum di tahun akhir RPJMD.
“Pandemi memang mempengaruhi pencapaian sejumlah target dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Sebagai contoh, kontraksi pertumbuhan ekonomi, bertambahnya kemiskinan, dan angka pengangguran di tahun 2020,” tambahnya.
Sutiaji menjelaskan, bahwa terdapat lima prioritas kerja yang akan dilakukan di tahun 2023. “Pertama, pemenuhan target kinerja. Kedua, penguatan penuntasan permasalahan utama (banjir, kemacetan, dan pengangguran). Ketiga, penguatan ketahanan sistem kesehatan. Keempat, aktivasi dan perluasan ekonomi kreatif dan kota cerdas. Kelima, penguatan branding kota,” terangnya. (cw1/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















