Pemerintahan
Tetap Berstatus Level 3 meski Vaksinasi sudah Lampaui Target, Ini Penyebab Kota Malang

Memontum Kota Malang – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarkat (PPKM) kembali diperpanjang hingga 18 Oktober 2021. Dalam periode perpanjangan kali ini, Kota Malang belum berhasil menurunkan kategori menjadi Level 2 versi Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri).
Baca juga
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Nasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
- Gencarkan Deteksi Dini, 925 Warga Kota Malang Positif TBC dalam Lima Bulan
- Disimpan di Pembalut, Seorang Perempuan Coba Selundupkan Obat-Obatan ke Lapas Malang
Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan bahwa Level 3 tetap disandang Kota Malang, karena belum terpenuhinya syarat capaian vaksinasi dalam aglomerasi Malang Raya. “Sebetulnya, vaksinasi kita sudah mencapai target dan syarat untuk turun menjadi Level 2. Untuk vaksin umum dosis pertama dari ketentuan minimal 60 persen, kita sudah mencapai 83 persen per Rabu (06/10/2021) kemarin. Sedangkan vaksinasi Lansia sudah 44 persen dari ketentuan minimal capaian 40 persen,” ungkap Wali Kota Malang, Kamis (07/10/2021) saat ditemui di Mini Blok Office Kota Malang.
Sehingga, berdasarkan capaian tersebut, Kota Malang seharusnya sudah bisa masuk PPKM Level 2 versi Inmendagri. “Tapi ada penambahan aturan di Inmendagri, yaitu bisa turun level kalau capaian vaksinasi aglomerasi sudah memenuhi syarat. Sama seperti Surabaya, sekarang Level 3 karena pengaruh capaian aglomerasi. Begitu pula dengan Malang Raya, harus satu bahasa untuk memenuhi persyaratan turun level dari Inmendagri,” terangnya.
Menurut Wali Kota Sutiaji, capaian vaksinasi sangat linier dengan herd immunity yang terbangun di masyarakat. “Contoh saja di Kota Malang penambahan kasus tidak begitu besar seiring dengan vaksinasi yang tinggi. Kemarin sempat tinggi tapi itu sampel dari beberapa hari sebelumnya yang baru terbaca oleh New All Record (NAR),” kata pemilik kursi N1 itu.
Sehingga, tambahnya, vaksinasi terus akan digencarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes). Terlebih vaksinasi lansia yang juga tak luput dari perhatian orang nomor satu di Kota Malang itu.
“Saat ini kita basicnya lingkungan untuk vaksinasi Lansia, jadi per RW. Supaya ada percepatan, toh stok vaksin di kita sekarang juga banyak,” tutur Sutiaji. (hms/mus/sit)

Kota Malang4 mingguUsai Pasar Gadang dan Kebalen, Pemkot Malang Siapkan Penataan Bertahap untuk Pasar Blimbing
Kota Malang4 mingguDukung Penertiban PKL Pasar Kebalen, DPRD Kota Malang Kembali Soroti Pengembalian Fungsi Jalan
Kota Malang4 mingguTinjau Penertiban PKL Pasar Kebalen, Wali Kota Malang Sampaikan Aturan Baru
Kota Malang4 mingguHadiri Peresmian SPPG Kedungkandang, Wali Kota Wahyu Sebut SPPG di Kota Malang Minim Permasalahan
Kota Malang1 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang3 mingguWali Kota Malang Sebut Proses Pembentukan Dinas Damkar Tunggu Pembahasan DPRD
Kota Malang2 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Hukum & Kriminal4 mingguKurun Sebulan, Polresta Malang Tangkap 39 Tersangka Narkotika

















