Kota Malang
Bioskop di Kota Malang Mulai Dibuka

Memontum Kota Malang – Aturan kelonggaran boleh dibukanya bioskop pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), disambut baik oleh berbagai pihak. Beberapa perusahaan yang boleh melakukan uji coba pembukaan, ditunjuk langsung oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), yang salah satunya adalah Cinepolis.
Head of Brand Marketing Cinepolis Indonesia, Indriana Listia Rahmawati, mengatakan bahwa untuk Kota Malang, bioskop telah dibuka per hari ini (16/09).
Baca Juga:
“Kami memiliki 63 titik bioskop di seluruh Indonesia. Belum semua boleh buka, tapi untuk di Kota Malang, hari ini pecinta film sudah bisa mengobati kerinduannya,” ungkapnya melalui sambungan telefon.
Beberapa aturan ketat sesuai prosedur yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, pun dijelaskan wanita yang akrab disapa Indri, akan diterapkan di bioskop. “Ada protokol kesehatan (Prokes) yang harus ditaati oleh kami dari perusahaan bioskop. Antara lain tidak boleh menjual makanan dan minuman, serta menerapkan okupansi 50 persen dari kapasitas,” imbuhnya.
Kemudian untuk pengunjung atau penonton film juga diterapkan Prokes. “Standart 5M, tidak boleh membawa makanan dan minuman, harus check in menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Jadi kalau bioskop di dalam mall, berarti harus check in dua kali, saat masuk mall dan saat masuk bioskop,” tambahnya.
Untuk PeduliLindungi, tambahnya, wajib yang berstatus hijau atau sudah menerima dua kali vaksin. Baginya, aturan sudah menerima dosis vaksin lengkap tidak memberatkan penonton.
“Malah kami sangat menyetujui. Dari sisi kami melihatnya, jika diberlakukan syarat dua kali vaksin berarti kita bisa memastikan yang masuk ke bioskop adalah orang-orang yang sehat. Sehingga pengunjung dan kami pun tenang ketika bioskop dibuka,” tegasnya.
Mensikapi kelonggaran ini, dirinya merasa bersyukur dengan aturan PPKM kali ini. Terutama, untuk daerah berlevel 3 dan 2, dimana bioskop boleh buka. Menurutnya, saat ini warga harus beradaptasi dengan pandemi Covid-19.
“Bersyukur di masa pandemi ini walau belum sampai bebas, yang pasti harus mulai belajar menerima kondisi. Justru, sama-sama bangkit menggerakkan ekonomi. Salah satunya, bioskop yang menjadi penyumbang terbesar industri perfilman Indonesia,” tuturnya. (mus/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















