Pemerintahan
Wali Kota Malang Lantik Sekda Baru dan 38 Pejabat Lain

Memontum Kota Malang – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, yang baru, akhirnya dilantik dan diambil sumpah jabatan, Rabu (02/06) tadi, di Ruang Sidang Balai Kota. Selain melantik Sekda, Wali Kota Sutiaji juga mengambil sumpah 38 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas.
Setelah melalui proses seleksi yang panjang, Kepala Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP), Erik Setyo Santoso, terpilih menjadi Sekda Kota Malang. Wali Kota Malang, Sutiaji, mengaku merasa lega dengan pelantikan yang sudah terlaksana. “Akhirnya sudah terlaksana pelantikan Sekda Kota Malang, yang baru. Bagaimana di awal secara akademisi, apa yg menjadi ketentuan sudah terpenuhi oleh ketiga calon,” ungkapnya.
Baca juga:
Saat proses seleksi, diakui Sutiaji pihaknya sampai berdialog dengan banyak pihak dan melibatkan Psikolog. Baginya, ketiga calon Sekda Kota Malang yang telah mengikuti seleksi itu, merupakan kader terbaik.
Hingga pilihan, jatuh kepada Erik Setyo Santoso, dengan penuh pertimbangan dan analisa. “Sebenarnya, semua terbaik karena selain teruji secara kompetensi, juga kami beri analisa-analisa psikologi. Namun, Pak Subkhan minta ijin tidak bisa melanjutkan setelah berdiskusi dengan pihak keluarganya. Kemudian, Pak Handi saat ini sedang konsentrasi penuh untuk peningkatan penerimaan pajak di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda),” terang Sutiaji.
Karena urusan Sekda bukan sekedar perihal internal, namun juga eksternal, dan rekam jejak Erik yang dirasa mumpuni. Pilihan jatuh pada Kepala Disnaker-PMPTSP tersebut.
“Semua baik tapi kita putuskan pak Erik yg memang di Disnaker-PMPTSP sudah bagus. Jadi saya minta sementara jadi Plt juga disana dulu sementara. Sambil menunggu pengganti definitif, karena Disnaker-PMPTSP kedepan memang perlu etos kerja yang luar biasa. Karena seluruh perizinan ngurus disana,” jelas pemilik kursi N1 itu.
Sementara itu, untuk beberapa jabatan Kepala Dinas yang kosong saat ini dikatakan Sutiaji akan segera dibuatkan Panitia Seleksi (Pansel).
“Saat ini yang kosong ada 3, Disnaker-PMPTSP, Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussipda), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Kedepan ada Inspektorat dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) yang purna tugas,” urai Sutiaji.
Oleh karenanya, ditargetkan tidak sampai akhir 2021, semua jabatan kepala di beberapa dinas yang kosong harus terisi. “Tidak boleh lama-lama kosongnya,” pungkas orang nomor satu di Kota Malang itu. (hms/mus/sit)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















