SEKITAR KITA
Lapas Kelas 1 Malang Gelar Salat Ied dengan Prosedur Protokol Kesehatan Secara Ketat

Memontum Kota Malang – Pelaksanaan Salat Idulfitri di Lapas Kelas 1 Malang bakal berlangsung dengan protokol kesehatan. Bahkan tidak semua Warga Binaaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Klas 1 Malang bisa ikut melaksanakan Salat Idulfitri di dalam masjid dan lapangan lapas. Diperkirakan yang bisa mengikuti Salat Idulfitri di Lapas hanya sekitar 600 WBP. Itupun perwakilan dari beberapa blok hunian.
” Ada sebanyak 3310 warga binaan di Lapas Kelas 1 Malang. Untuk takbiran di masing-masing blok. Untuk Salat Idulfitri akan kami terapkan protokol kesehatan secara ketat. Terutama dalammemjaga jarak dan memakai masker. Kami juga menyediakan hand sanitizer. Lokasinya akan kami laksanakan di masjid dan lapangan,” ujar Sigit Sudarmono, Kabid Pembinaan Lapas Kelas 1 Malang pada Selasa (11/5/2021) malam.
Baca juga:
- Diguyur Hujan Lebih Dari 10 Jam, Gedung Balai RW Pandanwangi Ambruk
- Gadis Asal Bululawang Tewas Akibat Tabrak Lari, Polisi Selidiki CCTV Dekat Lokasi
- Panglima TNI dan Kapolri Datangi SMAK Cor Jesu, Tinjau Kota Malang dalam Percepatan Herd Immunity
Karena saat ini masih dalam masa pandemi, warga binaan yang melaksanakan Salat Idulfitri akan memiliki jarak 1 meter. “Karena agar masih ada jarak, tidak semuanya bisa mengikuti Salat Idulfitri di masjid dan lapangan lapas. Hanya 600 orang dari perwakilan dari masing-masing blok,” ujar Sigit.
Untuk silaturahmi dengan keluarga usai Salat Idulfitri, Lapas Kelas 1 Malang, masih menerapkan video call dan aplikasi zoom. ” Kunjungan tatap muka secara langsung tisak diperbolehkan. Pihak keluarga warga binaan yang ingin mengantar makanan, tetap pakai Drive thru. Kunjungan silaturahmi pasca Salat Idulfitri tidak bisa dilakukan secara langsung,” ujar Sigit.
Sebagai gantinya pihak lapas akan menyedikan video call dan zoom. ” Pihak keluarga mendaftar di admin, nantinya akan kami kasih llink. Batasannya pun hanya 10 menit. Dari tanggal 12 Mei hingga 25 Mei 2012 dari pukul 09.00 hingga pukul 11.00,” ujar Sigit.
Dalam kesempatan ini, Sigit juga berpesan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan terutama dalam 5M. ” Selalu mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumuna dan mengurangi mobilitas di luar rumah. Pandemi masih berlangsung, salalu disiplin dalam protokol kesehatan.. Selama ini di Lapas Kelas 1 Malang selalu kami terapkan protokol kesehatan. Bahkan jika ada pihak luar yang berkepentingan masuk lapas harus melaksanakan rapid test terlebih dahulu,” ujar Sigit. (gie)

Kota Malang1 mingguLima Pengurus Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka, Tolak Langkah Caretaker
Hukum & Kriminal3 mingguKecanduan Judi Online, Residivis Kambuhan Curi 14 iPhone
Kota Malang4 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang4 mingguDukung Program 1.000 Event, Pemkot Malang Benahi Kepatuhan Pelaku Usaha Pariwisata
Kota Malang1 mingguDPRD Malang Desak Pemkot Tegas Tindaklanjuti Putusan Pembongkaran Tembok Griya Shanta
Hukum & Kriminal4 mingguLanjutan Sidang Karyawan Bank Digugat Tetangga, Mediasi Gagal
Kota Malang6 hariPemkot Malang Bakal Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta
Kota Malang3 mingguKota Malang Raih Peringkat Pertama PPA Awards Jatim, Musrenbang Tematik hingga RT Berkelas Jadi Andalan

















