Kota Malang
Waspada Hantavirus, Dinkes Kota Malang Gencarkan Edukasi di 16 Puskesmas

Memontum Kota Malang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya Virus Hanta atau Hantavirus. Selain memberikan himbauan, dinas juga akan memaksimalkan sejumlah Puskesmas dengan melakukan edukasi, walaupun di satu sisi untuk Kota Malang masih belum ditemukan adanya kasus tersebut.
Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan bahwa saat ini tengah menggerakkan 16 Puskesmas yang ada di Kota Malang untuk melakukan edukasi kepada masyarakat. Baik itu edukasi secara langsung maupun melalui media elektronik.
“Kami dari Dinkes Kota Malang melalui 16 Puskesmas, itu memberikan edukasi kepada masyarakat mulai dari pemahaman tentang Hantavirus, cara penularan, risiko kesehatan, hingga langkah pencegahan yang perlu dilakukan masyarakat,” kata Husnul, Selasa (12/05/2026) tadi.
Dijelaskan Husnul, bahwa Hantavirus merupakan penyakit yang ditularkan melalui hewan pengerat seperti tikus. Penularan dapat terjadi melalui air liur, urin, maupun kotoran hewan. Disebutkan ada tiga jalur utama penularan Hantavirus, yakni melalui udara (airborne), kontaminasi tangan dan luka terbuka.
Baca juga :
“Tapi pintu masuk paling banyak memang melalui saluran pernapasan,” ucapnya.
Untuk gejala awal Hantavirus, lanjutnya, disebut mirip infeksi virus pada umumnya, seperti demam tinggi, nyeri tubuh, pegal linu, sakit tenggorokan dan sakit kepala. Namun, penyakit ini berpotensi menjadi fatal karena dapat menyerang organ ginjal sebagai target utama infeksi.
“Keluhan bisa mengarah ke gangguan ginjal, seperti perubahan warna urin atau jumlah urin yang berkurang,” tambahnya.
Dalam hal ini, Husnul mendorong masyarakat kembali menerapkan kebiasaan protokol kesehatan dasar, terutama penggunaan masker. Selain itu, masyarakat diminta berhati-hati saat membersihkan area berisiko seperti selokan, gorong-gorong, maupun tempat yang berpotensi menjadi sarang tikus.
“Yang paling sederhana adalah memakai masker, menjaga kebersihan tangan dan meningkatkan daya tahan tubuh,” imbuh Husnul. (rsy/sit)

Kota Malang3 mingguKetua DPRD Kota Malang Sepakat Hentikan MBG dan KMP yang Tak Mampu Fasilitasi Masyarakat
Kota Malang4 mingguDPRD Kota Malang Soroti PKL Semi Permanen dan Desak Revitalisasi Pasar Tawangmangu
Kota Malang3 mingguKetua DPRD Kota Malang Ingatkan Pemkot Tak Alihfungsikan LSD dan RTH untuk Koperasi Merah Putih
Kota Malang2 mingguWali Kota Malang Siapkan Surat Edaran Larangan ASN Bermedia Sosial saat Jam Kerja
Kota Malang3 mingguRatusan Mahasiswa UB Turun ke Jalan, Soroti Kenaikan Harga hingga Desak Penghentian MBG
Kota Malang1 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang3 mingguPengerjaan Jalan Gadang-Bumiayu Dimulai, Pemkot Malang Target Rampung November 2026
Kota Malang3 mingguPelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan

















