Kota Malang
Cuaca Ekstrim di Kota Malang Sebabkan Pohon Tumbang dan Banjir di Beberapa Titik

Memontum Kota Malang – Cuaca ekstrim berupa hujan deras disertai dengan petir, mengguyur wilayah Kota Malang, Jumat (24/03/2/023) mulai dari pukul 12.00 WIB hingga sore. Akibat kejadian itu, beberapa ruas jalan terpantau menjadi sasaran luapan konsentrasi air hingga setinggi lutut orang dewasa. Bahkan, di beberapa kawasan juga terjadi pohon tumbang.
Melalui akun sosial media Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, beberapa ruas jalanan yang terendam banjir itu terjadi di Jalan Galunggung, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jalan Raya Dieng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jalan Bandulan, Kecamatan Sukun Kota Malang, Jalan Letjen S Parman, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Kemudian, Jalan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang dan kawasan Kecamatan Blimbing, Kota Malang.
Tidak hanya itu, kawasan perkampungan Kayutangan Heritage, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, juga terkena imbas dari hujan deras tersebut. Salah satu warga, Mega Annisa, menyampaikan jika beberapa dari rumah warga terendam banjir akibat luapan Sungai Sukun.
“Karena itensitas hujannya tinggi, membuat air memenuhi sungai hingga masuk ke jalan. Bahkan, beberapa rumah juga terdampak,” ujarnya.
Baca Juga :
- Dishub Kota Malang Siapkan Sistem Monitoring Digital untuk Angkot Pelajar
- Disdikbud Kota Malang Pastikan Bus Sekolah Tetap Beroperasi, Nasib Aset Dikaji
- Pemkot Malang Bidik Kerja Sama Antar Daerah dari Forum APEKSI 2026
- Konsumsi Ubi Jalar Kota Malang Baru 6 Persen, Dispangtan Genjot Diversifikasi Pangan
- Indeks Keyakinan Konsumen Menurun, BI Malang Optimis Ekonomi Tetap Terjaga
Kemudian, melalui sosial media twitter akun @joshuanade menuliskan “Di wilayah Kampung Kayutangan atau talun pasar terendam banjir sampai masuk pemukiman warga. Semoga bantuan ada untuk membantu wilayah tersebut.”
Selain itu, dirinya juga menuliskan jika ada warga yang kesetrum akibat aliran listrik yang ada. Namun, hal itu tidak terjadi karena teratasi dengan segera.
Sementara itu, banjir juga terjadi di ruang publik. Seperti di Pasar Kasin, Kota Malang, lalu parkiran dalam salah satu Mal di Kota Malang dan juga Stasiun Kota Malang.
Kemudian, pohon tumbang telah terjadi di wilayah Villa Bukit Tidar, depan SMPN 25 Kota Malang, Kecamatan Lowokwaru, dan depan Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing Kota Malang.
Menanggapi banyaknya aduan dari masyarakat, BPBD Kota Malang, Dinas PUPRPKP, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, segera menerjukan satgas drainase kecamatan yang disebar pada titik-titik terdampak. “Tetap waspada, kondisi hujan deras akan berlangsung beberapa jam. Pantauan dampak curah hujan saat ini satgas drainase sudah bergerak ke lapangan,” ujar Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno.
Prayit-sapaannya juga mengatakan, jika saat ini timnya tengah melakukan penanganan banjir di wilayah kelurahan Bareng. “Mohon waktu, dikarenakan untuk sementara ini tim kami masih melakukan penanganan di wilayah Kelurahan Bareng. Terkait dengan pelaporan pohon tumbang juga sudah kami teruskan ke pihak DLH, mohon untuk bersabar,” tegas Prayit.
Pihaknya juga menghimbau, agar masyarakat di Kota Malang, dapat langsung melaporkan kejadian bencana terkini yang disebabkan oleh dampak curah hujan tinggi, melalui nomor hotline BPBD Kota Malang yakni 08113770502 serta melalui sambungan telepon (0341) 714844. (rsy/sit)

Kota Malang3 mingguKetua DPRD Kota Malang Sepakat Hentikan MBG dan KMP yang Tak Mampu Fasilitasi Masyarakat
Kota Malang4 mingguDPRD Kota Malang Soroti PKL Semi Permanen dan Desak Revitalisasi Pasar Tawangmangu
Kota Malang3 mingguKetua DPRD Kota Malang Ingatkan Pemkot Tak Alihfungsikan LSD dan RTH untuk Koperasi Merah Putih
Kota Malang2 mingguWali Kota Malang Siapkan Surat Edaran Larangan ASN Bermedia Sosial saat Jam Kerja
Kota Malang3 mingguRatusan Mahasiswa UB Turun ke Jalan, Soroti Kenaikan Harga hingga Desak Penghentian MBG
Kota Malang1 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang3 mingguPengerjaan Jalan Gadang-Bumiayu Dimulai, Pemkot Malang Target Rampung November 2026
Kota Malang3 mingguPelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan

















