Kota Malang
April Kota Malang Alami Inflasi 0.1 Persen

Memontum Malang Kota – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada bulan April 2021, Kota Malang mengalami inflasi sebesar 0.1 persen. Hal tersebut didorong kenaikan harga pada sebagian kelompok pengeluaran. Seperti kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Lainnya, kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga, kelompok Rekreasi, Budaya, dan Olahraga, kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya, serta kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman.
Baca Juga:
Kepala BPS Kota Malang, Erny Fatma Setyoharini, mengatakan kenaikan kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman tercatat paling tinggi. “Untuk kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman mencapai 0.3 persen. Sedangkan kenaikan terendah pada kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Lainnya, kelompok Perlengkapan, Perlatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga, serta kelompok Rekreasi, Budaya, dan Olahraga yang sama-sama sebesar 0.1 persen,” jelasnya, Senin (03/05).
Selama 10 tahun terakhir, pada bulan April 2021 adalah inflasi paling rendah di Kota Malang. “Sedangkan inflasi Month to Month di bulan April paling tinggi tercatat pada April 2015. Yaitu sebesar 0.49 persen,” paparnya.
Lebih lanjut, Erny menjelaskan terdapat 10 komoditas utama penyumbang inflasi. Antara lain daging ayam ras naik sebesar 9.96 persen, telur ayam ras naik sebanyak 4.21 persen, sedangkan pisang alami kenaikan 5.75 persen. Kemudian anggur mengalami kenaikan harga sebesar 25.21 persen, daging sapi 1.57, lalu komoditas cabai merah mengalami kenaikan harga sebesar 14.96 persen. Disusul bubur yang naik 6.06 persen, bakso siap santap sebesar 3.7 persen kenaikannya, semangka 6.92 persen, dan sepeda anak 14.28 persen.
“Ada juga kelompok pengeluaran yang menunjukkan deflasi,” terangnya.
Sementara itu pengeluaran yang mengalami deflasi adalah kelompok Transportasi, yaitu sebesar 0.01 persen.
“Tingkat inflasi kita masih dibawah Nasional yang sebesar 0.13 persen,” jela Kepala BPS Kota Malang, Erny Fatma Setyoharini. (mus/ed2)

Kota Malang2 mingguSeragam Gratis Dibagikan Usai SPMB Tuntas, Orang Tua Siswa Diminta Jujur Kemampuan Ekonomi
Kota Malang2 mingguNasib Sekolah di Lahan UM, Pemkot Malang Siapkan Opsi Merger
Kota Malang3 mingguPenjualan Hewan Kurban Lesu, Pedagang di Kota Malang Sebut Pembeli Turun Drastis
Kota Malang4 mingguProgram Angkutan Pelajar Gratis Jadi Harapan Baru Sopir Angkot di Kota Malang
Kota Malang1 mingguDPRD Kota Malang Soroti PKL Semi Permanen dan Desak Revitalisasi Pasar Tawangmangu
Kota Malang4 mingguDepo Pomindo Pertama di Malang Raya Diresmikan, Warga Bisa Beli Minyak Goreng Mulai Rp 2 Ribu
Kota Malang3 mingguJelang Idul Adha, Wali Kota Wahyu Tinjau Lapak Penjualan Hewan Kurban di Kota Malang
Kota Malang4 mingguP3BM Minta Kejelasan Revitalisasi Pasar Besar Skema KPBU ke DPRD Kota Malang

















