Komunikasi Sosial
Ibis Hotel Siapkan Tatanan Baru

Malang, Memontum – Dimasa pandemi Covid-19, pemerintah masih membatasi berbagai event yang banyak mengumpulkan massa. Termasuk pelaksanaan resepsi pernikahan. Kegiatan pengumpulan massa dikhawatirkan bisa menjadi cluster baru dalam penyebaran virus Corona.
Saat ini diera tatanan baru (New Normal) beberapa peraturan yang sudah diubah untuk menekan penyebaran tersebut perlahan sudah mulai terbiasa. Dari protokol kesehatan, minimalisir kuota orang hingga yang sekarang sering dilakukan yaitu secara virtual atau online.
Terkait dengan kegiatan resepsi pernikahan, Ibis Hotel telah mempersiapkan diri untuk perhelatan sebuah pernikahan dengan metode tatanan baru. Persiapan tersebut mengikuti perwali 19 untuk protokol kesehatan dan standart nya. Hari ini (5/8/2020) Ibis hotel melakukan simulasi terkaita penyelenggaraan acara Pernikahan.
General Manager (GM) Ibis Styles Malang Ina Rianawati menerangkan bahwa ini adalah salah satu hotel all save table yang telah diverifikasi untuk memprioritaskan untuk masalah safety. “Safety itu bukan hanya untuk tamu, tapi dari semua pegawai kita juga pastinya akan kita perketat,” tambahnya.
Dari pihak Ibis Styles Malang sudah mendapatkan validasi dari Disporapar sejak tanggal 15 juni lalu untuk dapat mempersiapkan dan juga melaksanakan acara pernikahan dengan protokol kesehatan yang telah di tentukan. Namun dari pihak Ibis menjelaskan bahwa untuk saat ini belum ada event besar yang dilakukan.
“Kita sudah melakukan event-event sekala kecil seperti rapat yang kapasitas orang hanya sekitar 10 orang saja. Kalau untuk event besar kita belum melakukan seperti pernikahan, maka dari itu kita adakan dulu simulasi untuk kita tahu apa yang bisa kita evaluasi nantinya dan kita proses sampai matang untuk bisa melakukannya,” terangnya.
Kegiatan simulasi pernikahan yang di adakan oleh Ibis Styles Malang mengundang juga dari pihak Dinas Kesehatan, dari kelurahan dan media agar nantinya bisa dilihat langsung kesiapannya dan tatanan seperti apa untuk bisa segera dilangsungkan untuk event besar seperti pernikahan.
“Ini kami angkat agar publik bisa mengetahuinya juga. Jadi biar gak perlu di tunda-tunda lagi kalau mau nikah,” terangnya. Dari pihak hotel bulan lalu sudah melakukan acara atau event tapi hanya sekedar akad nikah yang kapasitasnya sedikit. Saat ini untuk lebih kedepannya agar acara pernikahan (keseluruhan) tidak hanya akad saja bisa terselenggara dengan baik dan lancar tetap dengan protokol kesehatan yang di anjurkan pemerintah. (cw2/man)

Kota Malang3 mingguKetua DPRD Kota Malang Sepakat Hentikan MBG dan KMP yang Tak Mampu Fasilitasi Masyarakat
Kota Malang4 mingguDPRD Kota Malang Soroti PKL Semi Permanen dan Desak Revitalisasi Pasar Tawangmangu
Kota Malang3 mingguKetua DPRD Kota Malang Ingatkan Pemkot Tak Alihfungsikan LSD dan RTH untuk Koperasi Merah Putih
Kota Malang2 mingguWali Kota Malang Siapkan Surat Edaran Larangan ASN Bermedia Sosial saat Jam Kerja
Kota Malang3 mingguRatusan Mahasiswa UB Turun ke Jalan, Soroti Kenaikan Harga hingga Desak Penghentian MBG
Kota Malang1 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang3 mingguPengerjaan Jalan Gadang-Bumiayu Dimulai, Pemkot Malang Target Rampung November 2026
Kota Malang3 mingguPelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan

















