Kota Malang

Arus Lalu Lintas Meningkat saat Libur Panjang, Dishub Kota Malang Sebut Masih Terkendali

Diterbitkan

-

LALIN: Kondisi lalu lintas di Kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang. (ist)

Memontum Kota Malang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang mencatat adanya peningkatan arus lalu lintas dibanding hari biasa selama periode libur panjang. Peningkatan tersebut terjadi, sejak Kamis (14/05/2026) hingga diperkirakan berlangsung sampai Sabtu (16/05/2026) malam.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan bahwa lonjakan aktivitas masyarakat paling terasa di kawasan pusat perbelanjaan serta area makan dan minum di tengah kota. Pusat keramaian paling tinggi berada di Mal Olympic Garden (MOG) dan kawasan Kayutangan Heritage.

“Memang kunjungan masyarakat paling signifikan ada di tempat makan dan minum. MOG menjadi salah satu lokasi favorit, begitu juga Kayutangan, terutama pada malam hari,” ujar Jaya-sapaannya, Sabtu (16/05/2026) tadi.

Jaya menjelaskan, kepadatan lalu lintas di sekitar MOG juga berdampak pada ruas Jalan Tenes. Namun, kondisi tersebut lebih disebabkan antrean kendaraan yang menunggu giliran masuk di area parkir pusat perbelanjaan.

Advertisement

Baca juga :

Meski terjadi peningkatan mobilitas, Jaya memastikan arus lalu lintas di jalan protokol maupun jalan nasional masih relatif lancar dan jauh dari kondisi padat seperti saat libur Lebaran.

“Kalau dibandingkan Lebaran, kondisi sekarang masih lengang. Kendaraan berat yang masuk juga tidak banyak. Dari pemantauan langsung maupun CCTV, kepadatan masih biasa saja dan tetap bergerak,” jelasnya.

Kepadatan menurutnya hanya terpantau di kawasan pusat kota, khususnya sepanjang Kayutangan hingga persimpangan Jalan Semeru menuju Bromo. Namun, arus kendaraan tetap berjalan tanpa kemacetan berarti. “Peningkatan aktivitas masyarakat umumnya terjadi mulai pukul 15.00 WIB hingga malam hari,” katanya.

Sementara, untuk destinasi wisata, peningkatan kunjungan tidak terlalu signifikan. Arus kendaraan yang melintas di koridor Jalan Ahmad Yani, Borobudur hingga Soekarno-Hatta lebih banyak bersifat kendaraan melintas menuju Kota Batu.

Advertisement

“Tempat wisata kita tidak seberapa. Di Kayutangan hanya di malam hari aja, selebihnya mereka hanya lewat aja. Prediksinya nanti malam masih ada kepadatan, besok (Minggu, 17/05/2026) sudah kembali, istilahnya mudik,” imbuh Jaya. (rsy/sit)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Terpopuler

Lewat ke baris perkakas