Kota Malang
Realisasi Opsen PKB Kota Malang Tembus 30,36 Persen, Bapenda Optimalkan Layanan Jemput Bola

Memontum Kota Malang – Realisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hingga 9 Mei 2026 mencapai Rp 40,2 miliar atau 30,36 persen dari target Rp 132,4 miliar pada tahun ini. Untuk meningkatkan capaian tersebut, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang menggencarkan layanan jemput bola langsung ke wilayah kelurahan.
Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto, mengatakan bahwa strategi tersebut dilakukan melalui kolaborasi bersama Bapenda Provinsi Jawa Timur dan UPT Samsat Malang Kota. Yakni dengan menghadirkan pelayanan terpadu pembayaran pajak kendaraan bermotor lebih dekat kepada masyarakat.
“Kami kolaborasi dengan Bapenda Provinsi dan UPT Samsat Malang Kota untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah kelurahan. Pelayanan dilakukan bersama agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan pajak,” ujar Handi, saat dihubungi, Sabtu (09/05/2026) tadi.
Nantinya, pelayanan opsen PKB akan digabung dalam program Sambang Kelurahan yang juga melayani pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Program jemput bola itu, menurutnya bukan hal baru, karena sebelumnya telah dilakukan dalam sejumlah kegiatan pelayanan publik.
“Sebelumnya beberapa kali sudah kami lakukan (upaya jemput bola), terakhir saat Gebyar Pelayanan Publik dan UMKM dalam rangka HUT ke-111 Kota Malang pada 24 April 2026,” katanya.
Baca juga :

Selain opsen PKB, capaian Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga terus bergerak. Dari target Rp 60,56 miliar, realisasi hingga 9 Mei 2026 mencapai Rp 15,75 miliar atau 26,02 persen.
Sebagai informasi, adapun jadwal pelayanan bersama yang nantinya akan dilaksanakan pukul 09.00–15.00 WIB di dua kelurahan setiap kegiatan. Yakni mulai Selasa, 12 Mei 2026 di Kelurahan Lesanpuro dan Madyopuro, Selasa, 19 Mei 2026 di Kelurahan Wonokoyo dan Buring, Kamis, 21 Mei 2026 di Kelurahan Sawojajar dan Cemorokandang, Selasa, 26 Mei 2026 di Kelurahan Bumiayu dan Gadang.
Kemudian, Selasa, 2 Juni 2026 di Kelurahan Bakalan Krajan dan Kebonsari, Kamis, 4 Juni 2026 di Kelurahan Sukun dan Tanjungrejo, Selasa, 9 Juni 2026 di Kelurahan Ciptomulyo dan Bandungrejosari, Kamis, 11 Juni 2026 di Kelurahan Pisangcandi dan Karangbesuki, Kamis, 18 Juni 2026 di Kelurahan Penanggungan dan Oro-oro Dowo.
Lalu, Selasa, 23 Juni 2026 di Kelurahan Samaan dan Rampal Celaket, Kamis, 25 Juni 2026 di Kelurahan Bareng dan Klojen, Selasa, 30 Juni 2026 di Kelurahan Tunjungsekar dan Mojolangu, Kamis, 2 Juli 2026 di Kelurahan Sumbersari dan Ketawanggede, Selasa, 7 Juli 2026 di Kelurahan Merjosari dan Tlogomas, Selasa, 14 Juli 2026 di Kelurahan Tasikmadu dan Balearjosari, Kamis, 16 Juli 2026 di Kelurahan Purwantoro dan Pandanwangi, Selasa, 21 Juli 2026 di Kelurahan Blimbing dan Purwodadi, Kamis, 23 Juli 2026 di Kelurahan Bunulrejo dan Jodipan.
“Harapannya dengan dilakukan pelayanan jemput bola dan kolaborasi lintas instansi, penerimaan opsen PKB maupun BBNKB dapat terus meningkat sepanjang 2026,” imbuhnya. (rsy/sit/adv)

Kota Malang3 mingguKetua DPRD Kota Malang Sepakat Hentikan MBG dan KMP yang Tak Mampu Fasilitasi Masyarakat
Kota Malang4 mingguDPRD Kota Malang Soroti PKL Semi Permanen dan Desak Revitalisasi Pasar Tawangmangu
Kota Malang3 mingguKetua DPRD Kota Malang Ingatkan Pemkot Tak Alihfungsikan LSD dan RTH untuk Koperasi Merah Putih
Kota Malang2 mingguWali Kota Malang Siapkan Surat Edaran Larangan ASN Bermedia Sosial saat Jam Kerja
Kota Malang3 mingguRatusan Mahasiswa UB Turun ke Jalan, Soroti Kenaikan Harga hingga Desak Penghentian MBG
Kota Malang1 mingguTertibkan Bangunan di Atas Aset Pemkot Malang, Kawasan RTH Buring Bakal Dikembalikan sesuai Fungsi
Kota Malang3 mingguPengerjaan Jalan Gadang-Bumiayu Dimulai, Pemkot Malang Target Rampung November 2026
Kota Malang3 mingguPelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan

















