Connect with us

Pendidikan

Tim PKM Polinema Beri Bantuan Mesin Pedal Sealer

Diterbitkan

||

Tim PKM-K Polinema memberikan mesin pedal sealer.
Tim PKM-K Polinema memberikan mesin pedal sealer.

Sosialisasi Pentingnya Pemasaran Online dan Desain Kemasan Produk

Memontum Kota Malang – Tim pengabdian kepada masyarakat-kemitraan (PKM-K) oleh dosen Jurusan Administrasi Niaga yang terdiri dari DR. Dra. Anik Kusmintarti, MM., DR. Baroroh Lestari, S.Sos.,M.AB., Becik Gati Anjari., S,ST.,M.Pd., Jatrifia Ongga Sinatrya, S.S.,M.Hum., dan diketuai oleh Dra. Ita Rifiani Permatasari melakukan
pembinaan kepada sentra marning jagung di Kampung Simpang Teluk Bayur Kota Malang. Hal ini dimaksudkan, demi mengimplementasikan pentingnya pencatatan keuangan, pemasaran online dan juga desain kemasan produk.

Selain itu, tim PKM-K Polinema juga memberikan mesin pedal sealer. Yakni, mesin yang dapat mengatur panas secara otomatis sesuai dengan plastik kemasan. Mesin ini menggunakan teknologi anti over heating atau bisa mengendalikan panas ketika sudah mencapai suhu maksimum.

“Mesin ini sangat berguna untuk kemasan sebuah produk. Tujuannya, agar plastik kemasan yang digunakan tidak mudah meleleh,” ujar Dra. Ita Rifiani Permatasari, Ketua Tim PKM-K.

Ditambahkan, mitra dari kegiatan PKM-K ini adalah produsen yang memasarkan langsung di tokonya sendiri. Seperti salah satunya, Ibu Uswatul Khasanah pemilik Toko Marning Jagung Cahaya dan Bapak Moch Fauzi pemilik Toko Adnan.

Sentra emping marning jagung sendiri, telah ada sejak tahun 1970 yang dipelopori oleh H. Abdul Qadir. Saat itu, proses pembuatan emping marning jagung masih sangat sederhana yaitu dengan cara merebus jagung yang kemudian dibiarkan beberapa lama hingga dingin. Kemudian, jagung rebus itu dipipihkan dan disiram air garam. Baru setelah itu, dikeringkan hingga menjadi krecek lalu digoreng.

“Melalui kegiatan PKM-K ini, diharapkan mitra PKM-K dapat menentukan harga pokok penjualan (HPP), harga jual, mengetahui laba usaha dengan menggunakan aplikasi pencatatan keuangan sederhana pada telpon genggam. Selain itu, mitra PKM-K dapat memperluas pasar dan pemasaran produk dan bisa mendesain label produk lebih menarik,” tutupnya. (cw2/sit)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pendidikan

Dua Siswa MTsN 1 Kota Malang Raih Juara Kompetisi Sains

Diterbitkan

||

Dua Siswa MTsN 1 Kota Malang Raih Juara Kompetisi Sains

Memontum Kota Malang – Dua siswa delegasi MTs Negeri 1 Kota Malang (Matsanewa), berhasil meraih juara dalam ajang Kompetisi Sains Madrasah Online Nasional 2020. Ke dua siswa itu, masing Adika Rasendriya Arya Putra dan Naufal Wiwit Putra.

Adika Rasendriya Arya Putra berhasil meraih Juara 1 IPA terintegrasi agama. Sementara Naufal Wiwit Putra, berhasil meraih Juara 2 IPS terintegrasi agama. Kedua siswa tersebut, merupakan siswa andalan kelas olimpiade Matsanewa.

“Alhamdulillah, selamat buat ananda Adika dan Naufal. Semoga keberhasilan ini, bisa menginspirasi siswa-siswi Matsanewa yang lain,” kata Guru Bahasa Indonesia, Yoga Prasetya, mendampingi Kepala MTSN 1 Malang, Drs Samsudin MPd dan Ketua Program Olimpiade MTsN 1 Kota Malang, Luluk Hariroh.

Dijelaskan, Kompetisi Sains Madrasah Online 2020 l, adalah ajang kompetisi dalam bidang sains yang diselenggarakan Kementerian Agama. KSMO sendiri menjadi wahana bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang sains. Sekaligus, menumbuh kembangkan budaya kompetisi yang sehat.

“Dalam ajang KSMO ini, siswa dituntut untuk memahami materi sains yang diintegrasikan dengan materi agama,” terang Luluk Hariroh.

Hal ini, tentunya dapat memotivasi mereka untuk terus meningkatkan kemampuan intelektual, emosional dan spiritual. KSMO juga memberi kesempatan kepada siswa madrasah, untuk menjadi duta Indonesia yang dapat membanggakan bangsa. (zul/rhd/sit)

Lanjutkan Membaca

Pendidikan

Tiga Tim Polinema Raih Medali Emas dalam WYIE

Diterbitkan

||

WYIE Polinema.
WYIE Polinema.

Diselenggarakan ITEX Malaysia Secara Online

Memontum Kota Malang – Tiga tim dari mahasiswa Polinema (Politeknik Malang) berhasil meraih Gold Medal, pada event World Young Inventors Exhibition (WYIE) yang diselenggarakan oleh International Invention, Innovation & Technology Exhibition (ITEX), Malaysia, secara online di Kuala Lumpur Convention Center, Malaysia pada 20-21 November 2020.

WYIE sendiri, merupakan kompetisi internasional untuk penemu lokal hingga internasional serta penelitian para ilmuwan untuk menyajikan penemuan dan inovasi mereka ke komunitas bisnis yang tertarik untuk mengkomersialkan penemuan unik. ITEX’20 tersebut, diikuti oleh 10 negara di antaranya Qatar, Malaysia, China, Thailand, Amerika dan Indonesia.

Setelah melalui tahapan lomba, yaitu seleksi abstrak tingkat nasional, submit full paper, video inovasi, dan poster inovasi sebagai delegasi Indonesia, pengumuman pemenang dilaksanakan pada Sabtu (21/11/2020). Tiga tim delegasi Indonesia yang merupakan mahasiswa Polinema, berhasil meraih prestasi yang membanggakan.

Inovasi pertanian dengan judul Everestea ‘Fresh Banana Peel and Banana Blossom Tea with the Hight Flavonoid as A Prevention Cancer Effort Using the Implementation of Freeze Drying’ mengantarkan tim yang terdiri dari Salamatul Hifdiyah, Magfhirah Auladina Ratuloly dan Faril Aditya Fiddin dari Prodi D-IV Jaringan Telekomunikasi Digital serta Hanna Marcellina Samosir dari Prodi D-III Bahasa Inggris meraih Gold Medal.

Tim di bawah bimbingan Bambang Suryanto, S.Pd., M.Pd. ini menjelaskan bahwa Everestea adalah minuman ramuan teh herbal pertama yang menggabungkan kulit dan jantung pisang yang kaya flavonoid. Everestea dikemas menggunakan aluminium foil dengan desain elegan khas Nusantara.

Inovasi teh herbal pertama yang menggabungkan kulit dan jantung pisang ini dalam proses pengajuan paten sehingga komersial produk ini dapat berkembang dengan cepat.

“Ide ini dimulai ketika banyak limbah kulit pisang dari penjual gorengan dan pabrik olahan pisang terbuang sia-sia. Padahal, kulit pisang kaya akan senyawa fenolik. Kulit pisang berisi nutrisi lengkap unsur yang dapat mencegah kanker. Jantung pisang juga mengandung flavonoid yang berfungsi sebagai radikal anti-bebas, anti-kanker, dan mengandung iodine untuk mencegah gondok,” jelas Salamatul Hifdiyah.

Tim ke dua adalah tim bimbingan Jatrifia Ongga Sinatrya, S.S., M.Hum yang terdiri dari Mohamad Iqbal Daffah , Dita Permata Sari, dan Kartika Sari dari Prodi D-IV Manajemen Pemasaran Jurusan Administrasi Niaga. Tim ini berinovasi pada bidang teknologi dan informasi berjudul ‘U-Build (UMKM Build)’,

“U-Build adalah inovasi platfrom digital untuk membantu UMKM dalam transformasi dan akselerasi agar mampu terdigitalisasi dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Aplikasi ini terdapat tiga fitur unggulan yaitu rekrutmen, training, dan mentoring,” kata Iqbal.

Tim ke tiga terdiri dari Mohammad Feisal Pangestu dari Prodi D-IV Akuntansi Manajemen, Lutfiatun Hasanah mahasiswi Prodi D-III Akuntansi dan Nur Laila Qomariah dari Prodi D-IV Teknik Kimia Industri yang dibimbing oleh Christyfani Sindhuwati. S.T., M.T. berinovasi pada bidang bioteknolgi dan kesehatan.

“Inovasi tim kami adalah hand sanitizer bernama malva. Inovasi ini ditargetkan untuk mengurangi kematian pada daerah terpencil karena diare,” jelas Feisal.

Prestasi ini menambah jumlah pencapaian yang diraih oleh mahasiswa Polinema di ajang kompetisi internasional. Segenap civitas akademika Polinema mengucapkan selamat kepada ketiga tim dan para dosen pembimbing. (hms/sit)

Lanjutkan Membaca

Pendidikan

Wali Kota Malang Merekomendasi Pembelajaran Tatap Muka

Diterbitkan

||

Wali Kota Malang Merekomendasi Pembelajaran Tatap Muka

Dengan tetap memperhatikan Prokes

(lebih…)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler