Connect with us

Hukum & Kriminal

Begal Pantat Bu Dosen, Ngaku Iseng Ingin Rasakan Sensasinya

Diterbitkan

||

Begal Pantat Bu Dosen, Ngaku Iseng Ingin Rasakan Sensasinya

Memontum Kota Malang – Tersangka begal pantat, AJ alias Andrie (30) warga Jl Pasar Besar, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Rabu (8/7/2020) pukul 13.45, dirilis di Mapolresta Malang Kota. Saat dirilis Andrie mengaku nekat melakukan aksinya meremas pantat wanita karena iseng ingin merasakan sensasinya.

“Iseng saja ingin merasakan sensasinya setelah melihat-lihat di media sosial. Saat itu adrenalin rasanya meningkat. Saya masih belum menikah, belum punya istri,” ujar Andrie.

Tersangka Andrie saat dirilis di Mapolresta Malang Kota. (gie)

Tersangka Andrie saat dirilis di Mapolresta Malang Kota. (gie)

Akibat dari perbuatannya itu, Andrie dikenakan Pasal 281 KUHP dengan ancaman penjara 2 tahun 8 bulan. Karena ancamannya kurang dari 4 tahun, Andrie tidak ditahan, namun proses pidananya terus berlanjut.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIk MH menegaskan bahwa pihaknya akan menindak segala macam kejahatan sekecil apapun yang dilakukan oleh pelaku kejahatan.

“Jangan pernah berpikir bahwa peristiwa sekecil apapun yang menimbulkan rasa kuatir, kecemasan, ketakutan, tidak kami proses. Kami berikan jaminan kepada masyarakat bahwa apapun yang menimbulkan rasa kecemasan, ketakutan akan kami tindak lanjuti. Sekecil apapun akan kami proses,” ujar Kombes Pol Leonardus.

Seperti yang diberitakan sebelumnya seorang laki-laki yang tidak diketahui identitasnya terekam kamera CCTV melakukan perbuatan cabul ” Begal Pantat” seorang wanita di Jl Sunan Muria, Perumahaan Garden Sigura Gura, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (24/6/2020) sekitar pukul 16.25. Korbannya adalah seorang ibu 2 anak berinisial S (30) dosen, warga sekitar.

Dalam rekaman CCTV itu, pelaku mengendarai motor tampak berputar balik mengejar S yang sedang berjalan kaki. Dari arah belakang, lelaki cabul tersebut kemudian meremas pantat S. Setelah suksea meremas pantat, pelaku langsung tancap gas kabur. Rekaman CCTV ini beredar di media sosial Facebook dan sempat viral.

Suami korban yakni Iwan (32) menjelaskan bahwa saat kejadian istrinya sedang berjalan kaki berencana pulang dari kantornya di salah satu perguruan tinggi negeri yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah.

”Istri saya berjalan kaki sepulang dari kantor. Istri saya berjalan dengan kedua anak saya yang masih balita. Istri saya mengendong anak yang berusia 8 bulan dan yang berumur 5 tahun digandeng jalan kaki,” ujar Iwan.

Baca : Begal Pantat Sasar Ibu Muda di Kota Malang

Pelaku mengendarai motor Vario berwarna putih tiba-tiba saja mendekat meremas pantat korban. Terang saja S langsung shock hingga berlari pulang ke rumah sambil menangis.

”Istri dan anak saya yang berusia 5 tahun menangis saat tiba di rumah. Saya tanya hingga diceritakan kejadian ini. Sampai saat ini istri saya masih trauma dan kuatir keluar rumah. Rencananya hari ini akan kami laporkan ke polisi,” ujar Iwan, Kamis (25/6/2020) siang.

Baca Juga : Begal Pantat Bu Dosen Ditangkap Polisi, Ini Wajahnya

Kejadian itu dilaporkan pada Jumat (26/6/2020) pagi Polsekta Lowokwaru. Atas laporan itu, petugas Polsekta Lowokwaru bergerak cepat melakukan penyelidikan termasuk mempelajari rekaman CCTV. Tidak sampai 1x 24 jam sejak adanya laporan, petugas dapat meringkus pelakunya. Tak lain adalah AJ alias Andrie (30) warga yang sehari-harinya tinggal di kawasan Jl Pasar Besar, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Andrie dibekuk di tempat tinggalnya pada Jumat (26/6/2020) pukul 21.00. Atas perbuatan cabul yang dilakukannya, kini Andrie harus berurusan dengan petugas Polsekta Lowokwaru. Hingga Sabtu (27/6/2020) siang, Andrie masih terlihat menjalani pemeriksaan di Polsekta Lowokwaru.(gie/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum & Kriminal

Diduga Meninggal Akibat Penganiayaan, Polisi Segera Otopsi Bongkar Makam

Diterbitkan

||

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu. (Dokumen/gie)
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu. (Dokumen/gie)

Memontum, Kota Malang – Petugas Polresta Malang Kota berencana melakukan bongkar makam di TPU Janti, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (13/8/2020) pagi.

Bongkar makam tersebut dilakukan untuk otopsi jenazah korban dugaan pengeroyokan yang sudah dimakamkan pada akhir Juni 2020. Yakni makam seorang anak berusia 16 tahun yang awalnya diduga akibat kecelakaan Lalu Lintas di kawasan Gang Matahari, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Informasi Memontum.com bahwa semula korban meninggal diduga akibat kecelakaan lalu lintas. Namun setelah proses pemakaman pihak keluarga merasa curiga ada tindak kekerasan hingga melapor ke Polresta Malang Kota.

Karena korban masih anak dibawah umur, kasus ini dalam penanganan petugas Perempuan Perlindungan Anak (PPA) Polresta Malang Kota.

Dalam tahap lidik, untuk memastikan penyebab kematian korban, polisi berencana bongkar mayat untuk otopsi. Tentunya menghadirkan dokter forensik dari RSSA Malang.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu SH SIK saat dikonfirmasi Memontum.com membenarkan rencana bongkar makam tersebut.

“Iya benar. Kami masih melakukan pendalaman karena ada indikasi penganiayaan,” ujar AKP Azi singkat. (gie)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Rumah Kos Disatroni Maling

Diterbitkan

||

Rumah Kos Disatroni Maling

Curi Laptop, iPhone dan Uang Milik Bu Dokter

Memontum, Kota Malang – Sebuah rumah kos putri di kawasan Wijaya Kusuma Residenca Jl Wijaya Kusuma , RT 05/RW 09, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, disatroni maling. Aksi ini terekam CCTV dan sempat viral di media sosial pada Selasa (11/8/2020) sore. Aksi pencurian ini terjadi pada Sabtu (1/8/2020) sekitar pukul 03.20 saat penghuni kos banyak yang libur lebaran Idul Adha.

Dalam aksinya itu, pelaku berhasil mencuri ponsel iPhone, Laptop dan sejumlah uang milik Wiga (28) dokter muda, penghuni kos di kamar No 11. Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polresta Malang Kota dan masih dalam penyelidikan petugas untuk menangkap pelakunya.

Sosok pelaku terekam CCTV. (ist)

Sosok pelaku terekam CCTV. (ist)

Informasi Memontum.com bahwa pelaku diperkirakan berjumlah dua orang. Pelaku menyatroni rumah kos mewah khusus putri ini sekitar pukul 03.00. Saat itu rumah kos milik Iwan ini terlihat tertutup namun ternyata pintu pagarnya tidak terkunci.

” Saat kejadian di rumah kos tersebut hanya ada pemilik dan pegawai. Namun saat itu mereka sedang istirahat tidur,” ujar Roni Susanto (53) sekretaris RT yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian.

Dari rekaman CCTV tampak ada seseorang yang mengedip-ngedipkan senter. Sepertinya memberikan isyarat bahwa kondisi sekitar aman. Tak lama kemudian muncul pelaku mengendarai motor Yamaha Mio J warna hitam melaju dari arah timur. Selanjutnya motor tersebut berputar balik hingga berhenti tak jauh dari kos.

Dengan santainya, pelaku yang terlihat memakai jaket Hoodie bercelana loreng dan bersepatu boots membuka pintu pagar dan masuk ke dalam kos ” Satu persatu kamar diperiksa hingga pelaku mendapati kamar no 11 yang tidak terkunci,” ujar Roni.

Saat itu Wiga sedang tidak ada di kos hingga pelaku dengan mudah melakukan aksinya. Pelaku mencuri Laptop, ponsel iPhone dan sejumlah uang. Barang-barang hasil curian itu dimasukan ke dalam jaket hoodie nya.

Tampak setelah itu pelaku keluar dengan santainya meninggalkan rumah kos.

” Kejadian ini diketahui keesokan harinya dan informasinya sudah dilaporkan ke Polresta Malang Kota. Saat itu kos memang sedang sepi karena penghuninya banyak yang pulang libur Idul Adha,” ujar Roni.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu SH SIK mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan. ” Kami masih melakukan penyelidikan,” ujar AKP Azi Pratas Guspitu. (gie)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Gudang Kayu Permata Jingga Terbakar

Diterbitkan

||

Petugas PMK Kota Malang melakukan pemadaman. (ist Damkar Kota Malang)
Petugas PMK Kota Malang melakukan pemadaman. (ist Damkar Kota Malang)

Memontum, Kota Malang – Sebuah gudang kayu bekas milik Imam (28) warga Jl Kenanga, Perum Permata Jingga, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (10/8/2020) pukul 20.20, terbakar. Belum diketahui penyebab kebakaran, namun akibat dari kejadian ini gudang tersebut hangus.

Informasi Memontum.com bahwa sebuah gudang berisi kayu milik Imam, sekitar pukul 20.20 terlihat terbakar. Saat itu kobaran api terlihat membesar hingga warga dan pihak keamanan mencoba melakukan pemadaman dengan air seadanya.

Karena api berkobar semakin besar kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Unit Damkar Kota Malang. Gudang berisi kayu bekas bongkaran sehingga api terus saja berkobar. Untuk memadamkan bangunan berukuran 3 x 3 meter itu, petugas Damkar sampai membutuhkan waktu 40 menit dan menghabiskan 8000 ribu liter air.

Kepala UPT Damkar Kota Malang, Teguh Budi Wibowo, mengatakan bahwa velum diketahui secara pasti penyebab kebakaran.

“Tiga unit mobil Damkar dan personel sebanyak 12 orang dikerahkan ke lokasi kebakaran. Api baru benar-benar padam dan pendinginan sekitar pukul 21.20. Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui,” ujar Teguh. (gie)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler