Connect with us

Hukum & Kriminal

Padamkan Kebakaran di Jl Keben, Petugas PMK Kota Malang Gugur

Diterbitkan

||

Foto Sunardi semasa hidup. (ist)
Foto Sunardi semasa hidup. (ist)

Memontum Kota Malang – Suasana duka masih menyelimuti kekuarga besar unit PMK Kota Malang. Pasalnya salah satu anggotanya telah gugur saat menjalankan tugas memadamkan kebakaran di Jl Keben II Timur, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu (4/7/2020) pukul 13.30.

Petugas PMK Kota Malang, Sunardi (47), warga Jalan Kalianyar, Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, tiba-tiba saja roboh saat melakukan penyiraman api yang membakar gudang rosokan tersebut.

Sunardi saat akan dibawa ke RSI. (ist)

Sunardi saat akan dibawa ke RSI. (ist)

Meskipun sempat dilarikan ke RSI Aisyiyah Kota Malang, namun Sunardi akhirnya meninggal dunia diperkirakan saat dalam perjalanan.

Informasi Memontum.com bahwa Sunardi bersama istri dan kedua anaknya sehari-harinya tinggal di Jl Bengkil, Kecamatan Sukun, Kota/ Komplek Pemadam Kota Malang. Sabtu siang, setelah mendapatkan laporan terjadi kebakaran di Jl Keben II, para petugas PMK segera meluncur ke lokasi melakukan pemadaman.

Sebuah gudanh rosokan terbakar hingga petugas PMK Kota Malang berjibaku untuk melakukan.oemadaman supaya api segera padam dan tidak menjalar ke rumah warga yang berdekatan dengan lokasi.

Petugas mencari titik-titi api hingga api terlihat mengecil. Namun saat pemadaman kurang dari 15 persen, Sunardi tiba-tiba saja roboh.

Lokasi kebakaran. (ist)

Lokasi kebakaran. (ist)

” Sempat dipegangi rekan-rekannya. Kejadian itu saat pemadaman sekitar kurang dari 15 persen. Kita panggil ambulan hingga Pak Sunardi dibawa ke RSI Aisyiyah,” Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Teguh Budi Wibowo, saat dikonfirmasi Memontum.com, Minggu (5/7/2020) siang.

Belum diketahui pasti penyebab meninggalnya Pak Sunardi, apakah karena akibat asap atau faktor kelelahan.

” Belum bisa dipastikan, kemungkinan karena kelelahan karena kemarin juga sangat terik. Selama 10 tahun di PMK Kota Malang, Pak Sunardi dikenal sangat baik. Bersungguh-sungguh dan pantang menyerah dalam bertugas,” ujar Teguh. (gie/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum & Kriminal

Diduga Meninggal Akibat Penganiayaan, Polisi Segera Otopsi Bongkar Makam

Diterbitkan

||

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu. (Dokumen/gie)
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu. (Dokumen/gie)

Memontum, Kota Malang – Petugas Polresta Malang Kota berencana melakukan bongkar makam di TPU Janti, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (13/8/2020) pagi.

Bongkar makam tersebut dilakukan untuk otopsi jenazah korban dugaan pengeroyokan yang sudah dimakamkan pada akhir Juni 2020. Yakni makam seorang anak berusia 16 tahun yang awalnya diduga akibat kecelakaan Lalu Lintas di kawasan Gang Matahari, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Informasi Memontum.com bahwa semula korban meninggal diduga akibat kecelakaan lalu lintas. Namun setelah proses pemakaman pihak keluarga merasa curiga ada tindak kekerasan hingga melapor ke Polresta Malang Kota.

Karena korban masih anak dibawah umur, kasus ini dalam penanganan petugas Perempuan Perlindungan Anak (PPA) Polresta Malang Kota.

Dalam tahap lidik, untuk memastikan penyebab kematian korban, polisi berencana bongkar mayat untuk otopsi. Tentunya menghadirkan dokter forensik dari RSSA Malang.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu SH SIK saat dikonfirmasi Memontum.com membenarkan rencana bongkar makam tersebut.

“Iya benar. Kami masih melakukan pendalaman karena ada indikasi penganiayaan,” ujar AKP Azi singkat. (gie)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Rumah Kos Disatroni Maling

Diterbitkan

||

Rumah Kos Disatroni Maling

Curi Laptop, iPhone dan Uang Milik Bu Dokter

Memontum, Kota Malang – Sebuah rumah kos putri di kawasan Wijaya Kusuma Residenca Jl Wijaya Kusuma , RT 05/RW 09, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, disatroni maling. Aksi ini terekam CCTV dan sempat viral di media sosial pada Selasa (11/8/2020) sore. Aksi pencurian ini terjadi pada Sabtu (1/8/2020) sekitar pukul 03.20 saat penghuni kos banyak yang libur lebaran Idul Adha.

Dalam aksinya itu, pelaku berhasil mencuri ponsel iPhone, Laptop dan sejumlah uang milik Wiga (28) dokter muda, penghuni kos di kamar No 11. Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polresta Malang Kota dan masih dalam penyelidikan petugas untuk menangkap pelakunya.

Sosok pelaku terekam CCTV. (ist)

Sosok pelaku terekam CCTV. (ist)

Informasi Memontum.com bahwa pelaku diperkirakan berjumlah dua orang. Pelaku menyatroni rumah kos mewah khusus putri ini sekitar pukul 03.00. Saat itu rumah kos milik Iwan ini terlihat tertutup namun ternyata pintu pagarnya tidak terkunci.

” Saat kejadian di rumah kos tersebut hanya ada pemilik dan pegawai. Namun saat itu mereka sedang istirahat tidur,” ujar Roni Susanto (53) sekretaris RT yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian.

Dari rekaman CCTV tampak ada seseorang yang mengedip-ngedipkan senter. Sepertinya memberikan isyarat bahwa kondisi sekitar aman. Tak lama kemudian muncul pelaku mengendarai motor Yamaha Mio J warna hitam melaju dari arah timur. Selanjutnya motor tersebut berputar balik hingga berhenti tak jauh dari kos.

Dengan santainya, pelaku yang terlihat memakai jaket Hoodie bercelana loreng dan bersepatu boots membuka pintu pagar dan masuk ke dalam kos ” Satu persatu kamar diperiksa hingga pelaku mendapati kamar no 11 yang tidak terkunci,” ujar Roni.

Saat itu Wiga sedang tidak ada di kos hingga pelaku dengan mudah melakukan aksinya. Pelaku mencuri Laptop, ponsel iPhone dan sejumlah uang. Barang-barang hasil curian itu dimasukan ke dalam jaket hoodie nya.

Tampak setelah itu pelaku keluar dengan santainya meninggalkan rumah kos.

” Kejadian ini diketahui keesokan harinya dan informasinya sudah dilaporkan ke Polresta Malang Kota. Saat itu kos memang sedang sepi karena penghuninya banyak yang pulang libur Idul Adha,” ujar Roni.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratas Guspitu SH SIK mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan. ” Kami masih melakukan penyelidikan,” ujar AKP Azi Pratas Guspitu. (gie)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Gudang Kayu Permata Jingga Terbakar

Diterbitkan

||

Petugas PMK Kota Malang melakukan pemadaman. (ist Damkar Kota Malang)
Petugas PMK Kota Malang melakukan pemadaman. (ist Damkar Kota Malang)

Memontum, Kota Malang – Sebuah gudang kayu bekas milik Imam (28) warga Jl Kenanga, Perum Permata Jingga, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Senin (10/8/2020) pukul 20.20, terbakar. Belum diketahui penyebab kebakaran, namun akibat dari kejadian ini gudang tersebut hangus.

Informasi Memontum.com bahwa sebuah gudang berisi kayu milik Imam, sekitar pukul 20.20 terlihat terbakar. Saat itu kobaran api terlihat membesar hingga warga dan pihak keamanan mencoba melakukan pemadaman dengan air seadanya.

Karena api berkobar semakin besar kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Unit Damkar Kota Malang. Gudang berisi kayu bekas bongkaran sehingga api terus saja berkobar. Untuk memadamkan bangunan berukuran 3 x 3 meter itu, petugas Damkar sampai membutuhkan waktu 40 menit dan menghabiskan 8000 ribu liter air.

Kepala UPT Damkar Kota Malang, Teguh Budi Wibowo, mengatakan bahwa velum diketahui secara pasti penyebab kebakaran.

“Tiga unit mobil Damkar dan personel sebanyak 12 orang dikerahkan ke lokasi kebakaran. Api baru benar-benar padam dan pendinginan sekitar pukul 21.20. Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui,” ujar Teguh. (gie)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler