Connect with us

Pendidikan

Hasil Seleksi Bersama Masuk Politeknik Negeri 2020, Diumumkan 4 Juli Dinihari

Diterbitkan

||

Hasil Seleksi Bersama Masuk Politeknik Negeri 2020, Diumumkan 4 Juli Dinihari

Memontum Kota Malang – Setelah melalui proses seleksi portofolio, Panitia SBMPN akan mengumumkan hasil seleksi SBMPN 2020, pada 4 Juli 2020 dini hari. Awalnya, jalur SBMPN ini merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru politeknik melalui tes. Namun seiring berkembangnya pandemi Covid-19 yang membatasi kegiatan tes, maka tahun ini pun diganti dengan seleksi melalui portofolio pendaftar.

Pola seleksi ini tertuang dalam suatu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak melalui seleksi prestasi akademik siswa selama mengikuti pendidikan di Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, Madrasah Aliyah dan Kejar Paket C (lulusan tahun 2018, 2019 dan 2020).

Dr Zainal Arief ST MT, Ketua FDPNI sekaligus Ketua SBMPN tahun ini menyampaikan jika sejak dibuka pendaftaran pada tanggal 19 Mei – 25 Juni 2020, tercatat sejumlah 114.532 siswa yang mengikuti seleksi jalur ini.

“Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan tahun lalu. Bahkan di beberapa politeknik peningkatannya hampir 100 %,” kata Zainal.

Menjelang diumumkannya hasil SBMPN 2020 esok, Zainal berpesan agar apapun hasilnya dapat diterima dengan lapang dada. “Kami telah melakukan proses seleksi yang ketat, mengingat besarnya jumlah peserta. Di satu sisi, untuk jalur ini akan diterima 25.023 peserta utama dan 2.830 peserta cadangan. Sehingga bisa dikatakan rasionya 1 : 4,” terangnya.

Peserta SBMPN yang telah mendaftar dan mendapatkan nomor pendaftaran dapat melihat hasilnya dengan mudah. Peserta diimbau mengakses ke laman resmi SBMPN di sbmpn.politeknik.or.id besok Sabtu, 4 Juli 2020 pada pukul 00:01 WIB. Berikutnya, peserta yang dinyatakan lolos dan diterima di Politeknik pilihannya wajib untuk menghubungi politeknik pilihannya tersebut untuk melakukan pendaftaran ulang.

“Mengingat kondisi pandemi, peserta bisa akses langsung ke website politeknik tujuan. Sambil melengkapi dokumen dan persyaratan penunjang proses daftar ulang. Termasuk bagi peserta yang terdaftar sebagai peserta KIP-K, biasanya akan dilakukan seleksi lanjutan,” imbuh beliau.

Panitia SBMPN mengingatkan agar peserta memperhatikan jadwal pendaftaran ulang dan mengikuti alur serta petunjuk dari masing-masing politeknik tujuan. Karena masing-masing politeknik memiliki aturan dan tata cara pendaftaran ulang yang berbeda-beda, sekaligus seleksi lanjutan sesuai kebutuhan Politeknik masing-masing.

Bagi peserta yang belum lolos seleksi ini, Politeknik negeri masih akan membuka jalur terakhir, yaitu Jalur Seleksi Mandiri yang proses pendaftaran dan seleksinya diserahkan kepada Politeknik masing-masing. (humas SBMPN). Informasi selengkapnya mengenai SBMPN silahkan diunduh melalui https://sbmpn.politeknik.or.id. (*/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pendidikan

Mahasiswa UMM Ciptakan Media Tanam Hidroponik

Diterbitkan

||

Media tanaman Hidroponik karya mahasiswa UMM. (memo x/ist)
Media tanaman Hidroponik karya mahasiswa UMM. (memo x/ist)

Memontum, Malang – Kreativitas mahasiswa Universitas Muhammdiyah Malang (UMM) patut dicontoh. Baru-baru ini mereka berhasil menciptakan media tanam hidroponik. Ada lima orang mahasiswa UMM yang menciptakan media tanam hidroponik.

Mereka tergabung dalam Tim Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa 56 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Mereka itu yakni Rachel Putri, Dewi Arif, Fitry Ayu, Adelia Septiani, serta Nindya Ayu.

Program kerja tersebut telah memasuki tahap penyemaian. Hidroponik yang diaplikasikan adalah sayur-sayuran. Tim PMM yang dibimbing oleh Dosen Fakultas Hukum UMM, Yaris Adhial Fajrin tersebut berlokasi di Desa Mulyoarjo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Tujuan utama program kerja tim PMM tersebut adalah menuju Mulyoarjo yang cerdas Covid. Selain tanaman hidroponik, program kerja lainnya adalah membuat jamu gebing untuk imunitas tubuh, membuat faceshield untuk warga desa, serta program edukasi tertib Covid.

Rachel, selaku koordinator Tim PMM 56 mengatakan media tanam hidroponik sayur-mayur ditujukan untuk antisipasi lumbung pangan warga Desa Mulyoarjo. Dijelaskan oleh mahasiswa Program Studi Bahasa Arab 2017 tersebut lumbung pangan merupakan wadah sumber pangan bagi warga Desa Mulyoarjo.

Rachel juga menambahkan nantinya sayur hasil panen hidroponik akan didistribusikan ke lumbung pangan warga setempat. “Di PMM ini, kami berusaha memberikan yang berguna dan berkelanjutan seperti sumber pangan bagi warga, sehingga kami menciptakan warga desa yang mandiri juga,” tuturnya. (*/man)

 

Lanjutkan Membaca

Pendidikan

ITN Malang Dirikan UKM Game E-Sport

Diterbitkan

||

Pemasangan Pemasangan PIN logo UKM E-Sport kepada Rektor sebagai bentuk telah dibukanya PE-sport ITN Malang. (memo x/cw2)
Pemasangan Pemasangan PIN logo UKM E-Sport kepada Rektor sebagai bentuk telah dibukanya PE-sport ITN Malang. (memo x/cw2)

Siapkan Atlit E-Sport Nasional dan International

Memontum, Malang – Institute Teknologi Nasional (ITN) Malang kini memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Game E-Sport. Peresmian UKM yang berbasis tekhnologi informasi (TI) bertepatan dengan pelaksanaan Final Mobile Legend, Rabu (12/8/2020).

UKM E-sport yang baru didirikan ITN Malang itu bertujuan untuk memberikan wadah bagi talenta-talenta mahasiswanya untuk bisa melakukan kegiatan bermain game online yang lebih positif.

Selain itu UKM ini menjadi salah satu program kampus untuk membentuk mahasiswa agar bisa melakukan hal yang lebih positif dalam bermain game online. “Tujuan kami nanti akan membentuk para atlit-atlit E-sport di ITN ini agar bisa merambah ke kompetisi Nasional hingga International,” ujar Rektor ITN Malang Dr. Ir. Kustamar, MT.

Muncul ide dibentuknya UKM E-Sport ini juga tidak terlepas dari mahasiswa ITN Malang yang memang sudah menjadi Atlit E-sport dan juga menjadi kontributor di Moonton (Salah satu perusahaan penyedia game online).

Dari situ pihak kampus yang dibantu oleh mahasiswanya berinisiatif membuat UKM E-sport agar para mahasiswa juga bisa menyukseskan programnya hingga bisa menjadi Atlit Profesional seperti yang lainnya.

Kustamar berharap tentu adanya proses pembelajaran agar prrstasi mereka semakin baik dan bisa berkiprah di nasional dan international. Ini menciptakan sebuah kondisi game yang tidak hanya berkonotasi negatif, akan tetapi bisa menjadi hal yang positif dan berprestasi.

“Kita tahu kebutuhan internet sangat luar biasa, kalau tidak dibarengi dengan upaya yang bisa menjadi positif nanti akan menjadi berbahaya. Maka dari itu kami memanfaat hal tersebut sebaik mungkin,” tambahnya.

Ketua E-sport ITN Malang sekaligus dosen Teknik Mesin, Aladin Eko Purkuncoro, ST.,MT saat mendampingi rektor juga menambahkan “Program kedepan nanti kita akan ada atlit E-sport. Karena UKM pasti ada valuenya, jadi atlit itu nanti dan sudah kita rekrut,” terangnya.

Selain fokus pada game Mobile Legend, pihak kampus nantinya juga akan menghadirkan atlit-atlit dari game mobile lainnya seperti, PUBG, Free Fire dan AOV. Tidak juga ketinggalan dari game Perangkat Computer (PC), seperti Point Blank dan Dota 2.

“Kedepannya nanti kita juga akan hadirkan game lainnya, mulai dari game mobile dan juga PC. Kita sudah siapkan tempat juga di kampus 2. Itu terangkum dari program kerjanya UKM ini nanti kedepannya,” tutup ketua E-sport ITN Malang Aladin Eko Purkuncoro, ST.,MT. (cw2/man)

 

Lanjutkan Membaca

Pendidikan

KKN Online Unmer Malang, Kontribusi pada Program BNPB

Diterbitkan

||

KKN Online Unmer Malang, Kontribusi pada Program BNPB

Memontum Kota Malang – Di massa pandemi Covid 19 beberapa perguruan tinggi mempunyai banyak inovasi terkait program Kuliah Kerja Nyata (KKN) salah satunya Universitas Merdeka Malang (UNMER) yang berinovasi dalam program KKN untuk lebih mengedepankan programnya namun dengan cara untuk membatasi kontak fisik kepada masyarakat lain, karena adanya pandemi ini seluruh aktifitas yang mulai di batasi dan tidak diperbolehkan kontak fisik secara langsung membuat UNMER mempunyai cara tersendiri untuk melakukan program KKN dengan lebih efektif.

Ditemui pada hari Rabu (29/7/2020) pagi, kepala pusat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Sufiyanto, ST., MT. Mengungkapkan bahwa pendaftaran untuk program KKN yang di mulai pada tanggal 17 juli hingga 24 juli dilakukan melalui pengisian online dengan menggunakan Google Form.

“Untuk pendaftarannya tetap seperti tahun-tahun sebelumnya untuk mengikuti program KKN mulai dari SKS yang harus di penuhi hingga pembayarannya, namun bedanya hanya saja sekarang semua dilakukan online dengan menggunakan Google Form itu,” terangnya.

Peserta program KKN yang sudah di nyatakan lolos verifikasi sekitar 570 mahasiswa dari berbagai jurusan. Untuk program KKN tahun ini dikatakan berbeda dengan sebelumnya “prinsipnya berbeda tidak ada kelompok KKN. Semua bersifat Individu, karena persyaratan dengan kondisi ini tidak ada kegiatan berkumpul, yg ideal ya harus individu,” tambahnya.

Teknis dari program KKN UNMER nantinya akan membantu program dari pemerintah dalam hal menanggulangi penyebaran Covid 19 melalui aplikasi yang dibuat oleh Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) bernama Inaris. Aplikasi Inaris yang dibuat untuk menginput data penduduk, mensosialisasikan terkait Covid 19 dengan protokol kesehatan dan juga pengelolaan data.

Program KKN UNMER yang berkontribusi menjadi relawan data, untuk menginput data kedalam aplikasi Inaris. Para mahasiswa nantinya akan mencari data dari orang terdekatnya termasuk dirinya sendiri yang nantinya akan di olah dan dilaporkan juga kepada pihak kampus.

“Nanti mahasiswa akan mencari data dari orang terdekat seperti keluarga, saudara, teman ataupun tetangga terdekat, itu untuk mencegah kita juga untuk para mahasiswa melakukan kontak fisik kepada responden sehingga dicari orang terdekat agar bisa melakukannya melalui online,” tanggapnya.

Pertanyaan yang nantinya akan diisi oleh responden terkait protokol kesehetan didalam rumah dan juga himbauan terkait Covid 19, seperti alat-alat kebersihan yang disiapkan individu maupun dirumah seperti tempat cuci tangan dan juga handsinitizer. Sebelum responden mengisi pertanyaan yang diberikan, mereka wajib untuk mengisi form data lengkap mulai dari alamat hingga KTP yang juga harus di foto untuk bisa mendata dengan lengkap responden tersebut. Setiap mahasiswa akan diwajibkan mencari 20 responden dan dirinya sendiri mengisi form tersebut total setiap mahasiswa akan diberi tugas untuk mengisi 21 respondennya.

Dari data yang sudah diisi nantinya akan di submit dan diolah oleh para mahasiswa untuk menjadi data dokumen yang akan dilaporkan kegiatannya kepada pihak kampus dan juga kepada pemerintah untuk membantu program BNPB. Data yang juga harus dievaluasi oleh mahasiswa bagaimana perilaku setiap responden untuk menangani dan menanggulangi penyebaran Covid 19.

Kepala PPM Unmer mengungkapkan bahwa “Efektifitas kegiatan ini sebenarnya relatif, karena kegiatan KKN yang bersifat wajib dan harus diikuti dan juga sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang nantinya juga akan membantu pendataan dari program ini sebagai relawan,” tambahnya.

Pihak LPPM Unmer juga memberikan pernyataan bahwa nanti akan ada sisa dana dari program KKN ini yang nantinya akan disaluran kepada orang yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak Covid 19. “Nanti sisa dana tersebut, kami dari pihak kampus dan LPPM akan melakukan bakti sosial kepada masyarakat lingkungan kampus untuk diberikan sumbangan,” tutupnya. (mg1/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler