Connect with us

Pendidikan

MTsN 1 Malang Torehkan 454 Prestasi, Malang Raya 201, Jawa-Bali 95, Nasional 49 dan Internasional 109

Diterbitkan

||

M Alfarizky Aria Putra, dan Aura Novabriano Ahmad, mendapatkan medali perunggu dan perak di SEAMO, pada Januari 2020. (ist)
M Alfarizky Aria Putra, dan Aura Novabriano Ahmad, mendapatkan medali perunggu dan perak di SEAMO, pada Januari 2020. (ist)

Memontum Kota Malang – Terhitung sejak pertengahan Juli 2019 hingga akhir Februari 2020, MTsN 1 Kota Malang telah mencatatkan 454 prestasi sementara selama tahun ajaran 2019/2020. Tentunya catatan prestasi MTsN 1 Kota Malang ini jauh melebihi capaian prestasi tahun sebelumnya.

Pasalnya, jika dibandingkan dengan total raihan prestasi akademik dan non akademik tahun ajaran sebelumnya, yaitu sekitar 300-an prestasi (2018/2019), 195 prestasi (2017/2018), dan 191 prestasi (2016/2017). Artinya, catatan prestasi sementara MTsN 1 Kota Malang di tahun ajaran 2019/2020 mengalami trend jauh lebih baik.

Bersama para guru pembimbing, Kepala dan Waka Kurikulum, para siswa-siswi MTsN 1 Kota Malang, yang sukses memboyong 21 medali di ToC, Amerika Serikat, pada November 2019. (adn)

Bersama para guru pembimbing, Kepala dan Waka Kurikulum, para siswa-siswi MTsN 1 Kota Malang, yang sukses memboyong 21 medali di ToC, Amerika Serikat, pada November 2019. (adn)

“Alhamdulillah, hasil yang luar biasa atas pencapaian prestasi MTsN 1 Kota Malang yang selalu berkembang dan meningkat lebih baik dari tahun sebelumnya. Dengan tercapainya catatan prestasi ini, sebagai sebuah percepatan atas sinergi dan kebersamaan antara siswa, guru, dan orang tua. Semoga dengan pencapaian ini menjadikan MTsN 1 Kota Malang semakin berkembang lebih baik dari tahun ke tahun,” seru Kepala MTSN 1 Malang, Drs Samsudin MPd.

Hingga akhir Februari 2020, MTsN 1 Kota Malang berhasil mencatatkan 454 prestasi, yang terbagi 201 prestasi tingkat Kota dan Malang Raya, 95 prestasi tingkat Jawa dan Bali, 49 prestasi tingkat nasional, dan 109 prestasi tingkat internasional. “Sangat diluar dugaan, prestasi internasional jauh dari catatan tahun sebelumnya. Bahkan ini catatan tertinggi dan terbaik sepanjang sejarah MTsN 1,” seru Samsudin.

Sementara, jika dihitung khusus semester kedua tahun ajaran 2019/2020, MTsN 1 Kota Malang berhasil mencatatkan 145 prestasi, yang terbagi 112 prestasi tingkat Kota dan Malang Raya, 24 prestasi tingkat Jawa dan Bali, 5 prestasi tingkat nasional, dan 4 prestasi internasional.

Sedangkan khusus torehan prestasi pada bulan Februari 2020 saja, MTsN 1 Kota Malang berhasil mencatatkan 98 prestasi, yang terbagi 88 prestasi tingkat Kota dan Malang Raya, 5 prestasi tingkat Jawa dan Bali, dan 5 prestasi tingkat nasional.

Mengingat banyaknya prestasi tersebut, redaksi mencoba sedikit merinci catatan prestasi khusus tingkat nasional dan internasional, selama semester kedua tahun ajaran 2019/2020.

Untuk 5 prestasi tingkat nasional, ditorehkan oleh Cantyka Wida Azzahra (8A) sebagai Finalis 8 Besar dalam Olimpiade Seni dan Bahasa Indonesia 2020; Thoriq Ahmad Izzuddin (8F) dan Fairuz Daffa Al Hazza (7H) sebagai Juara 2 Bidang Fisika dalam ISPO (Indonesian Science Project Olympiad) 2020; Hasna Febriana Syukurillah (7K) dan Ain Nur Azizah Putri Harsya (7I) sebagai Juara 2 Bidang Kimia dalam ISPO (Indonesian Science Project Olympiad) 2020.

Sementara, untuk 4 prestasi tingkat internasional, ditorehkan oleh Raihan Akbar (9M) dan Naufal Wiwit Putra (8L ) meraih medali perunggu dalam OLGENAS XV (International Geolympiad) 2020; Aura Nouvabryano Akhmad (8L) meraih Silver Award, dan Moch. Alfarizky Harya Putra (7F) meraih Bronze Award dalam SEAMO (South East Asian Mathematical Olympiad). (adn/yan)

 

Pendidikan

MTsN 1 Terapkan Pembelajaran Daring, Kurangi Beban Tugas, Sediakan Link Belajar Mandiri

Diterbitkan

||

Suasana MTsN 1 Kota Malang sepi tanpa aktifitas pembelajaran sekolah. (adn)
Suasana MTsN 1 Kota Malang sepi tanpa aktifitas pembelajaran sekolah. (adn)

Memontum Kota Malang – Merespon penyebaran Covid-19 dan melaksanakan surat edaran dari Presiden RI, Gubernur Jatim, Walikota Malang, Kemenag dan Kanwil Kemenag Jatim, maka MTsN 1 Kota Malang mengambil kebijakan pembelajaran daring (online), dimana guru dan siswa dianjurkan belajar dari rumah.

Ada banyak metode komunikasi yang digunakan, di antaranya aplikasi Google Classroom, Edmodo, Zoom Cloud, Skype, WhatsApp dan lainnya. “Kami memberi kebebasan menggunakan aplikasi apa saja, tergantung kesepakatan guru, siswa dan orang tua. Kami terus melakukan evaluasi tiap minggu atas pembelajaran daring yang sudah dilakukan. Tentunya dengan menyesuaikan kebutuhan, tak sekedar sesuai kurikulum, namun ada pembelajaran peningkatan keimanan, karakter dan kesehatan bersama keluarga,” ungkap Drs Samsudin MPd, Kepala MTsN 1 Kota Malang.

Kepala MTsN 1 Kota Malang, Drs Samsudin MPd. (adn)

Kepala MTsN 1 Kota Malang, Drs Samsudin MPd. (adn)

Penekanan daring dalam pekan ini, lebih pada penguatan anak-anak agar terhindar dari virus Covid-19. “Para guru kami instruksikan memberikan materi daring yang produktif. Sehingga tak hanya bermanfaat untuk siswa, namun juga keluarga dan lingkungan sekitar rumah. Terutama dalam menjaga kesehatan, makanan bergizi, olahraga, istirahat cukup, kebersihan lingkungan, dan dipastikan tidak mendatangi tempat umum,” imbuh Sam, sapaan akrabnya, sembari menambahkan masa pembelajaran di rumah hingga 21 April 2020.

Terkait teknis penilaian, merujuk aturan Kemenag yakni menggunakan nilai-nilai yang sudah ada pada kelas 7 dan 8. Baik nilai-nilai sebelum daring (pembelajaran di sekolah) maupun ketika daring (pembelajaran di rumah) melalui tugas-tugas yang diberikan.

Sementara teknis kelulusan siswa kelas 9, menggunakan nilai raport semester 1 hingga semester 5. Dan nilai UAMBK yang telah dilaksanakan. “Ada rambu-rambu yang telah ditetapkan Kemenag. Intinya dengan pola ini, justru penilaian lebih dimudahkan dan anak-anak lebih diuntungkan. Karena saat ini fokusnya bagaimana anak-anak tetap terjaga kesehatannya,” tandas Samsudin.

Sementara itu, Waka Kurikulum MTsN 1 Kota Malang, Kholis, mengatakan, berdasarkan surat edaran terbaru dari Kanwil Kemenag Jatim, dalam kondisi seperti saat ini tidak boleh memberikan tugas yang terlalu berat. “Sebelumnya, kami sempat memberikan beberapa tugas kepada anak-anak. Namun dengan edaran terbaru, sementara kami hentikan pemberian tugas tersebut hingga ada surat edaran terbaru lagi. Saat ini kami memberikan materi pola hidup sehat, pengetahuan pencegahan Covid-19, dan peningkatan ibadah bersama keluarga,” jelas Kholis.

Waka Kurikulum MTsN 1 Kota Malang, Kholis. (adn)

Waka Kurikulum MTsN 1 Kota Malang, Kholis. (adn)

Sebagai gantinya, para guru memberikan link belajar mandiri kepada para siswa yang dimonitor bersama oleh guru dan orang tua. “Ada beberapa link belajar yang kami berikan untuk belajar mandiri. Seperti Rumah Belajar Kemendikbud, Ruang Guru, Kelas Pintar, Sekolahmu, Zenius, dan lainnya. Tujuan saat ini bagaimana anak-anak sehat, nyaman dan aman, sehingga terhindar dari Covid-19,” tutup Kholis. (adn/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Jempolan

Hebat, Guru MTsN 1 Penulis Puisi Nasional, Siswi MTsN 1 Juara 3 Lomba Dai Jatim

Diterbitkan

||

Yoga Prasetya dan Nisrina Aqilah Mutiallah. (ist)
Yoga Prasetya dan Nisrina Aqilah Mutiallah. (ist)

Memontum Kota Malang – Pundi-pundi prestasi MTsN 1 Kota Malang terus dicetak, baik oleh siswa-siswi, guru dan karyawan. Salah satunya, guru bahasa Indonesia MTsN 1 Kota Malang, Yoga Prasetya, terpilih menjadi penulis puisi bertema Cinta dalam Lomba Menulis Puisi Tingkat Nasional 2020. Puisinya dibukukan dalam antologi puisi tema “Cinta” yang diadakan oleh CV Lomba Nulis Nawacita Media.

“Alhamdulillah lomba ini telah memacu saya untuk terus berkarya. Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh sivitas akademika MTsN 1 Kota Malang yang terus memberikan dukungan sampai detik ini,” ungkap guru dan pembina ekstrakurikuler penulisan kreatif sastra dan Teater Matsanewa ini.

Menurutnya, dirinya mengikuti lomba itu untuk menyalurkan hobi yang bermanfaat, sekaligus sebagai literasi agar bisa menjadi teladan bagi generasi milenial. Selaras tujuan lomba, yakni untuk menambah literasi masyarakat Indonesia dan mengajak masyarakat untuk menulis dan berkarya.

Dalam lomba ini dipilih tiga pemenang lomba, yang mendapatkan uang tunai, piagam, dan apresiasi lainnya. Durasi Lomba Menulis Puisi Nasional 2020 ini dilaksanakan sejak 14 Februari 2020 hingga 6 Maret 2020, dan diumumkan pada 19 Maret 2020. Meski Yoga tidak meraih juara, ia menjadikan pengalaman ini cukup berarti hingga bisa mencapai level nasional.

“Berdasarkan data dari panitia lomba, total peserta lomba ini mencapai 6.000 peserta. Bagi saya mengikuti kompetisi tingkat nasional ini, pada dasarnya untuk mengukur sejauh mana kualitas karya yang saya tulis,” pungkas guru lulusan Pascasarjana UM ini.

Sementara itu, Nisrina Aqilah Mutiallah, siswi kelas VIII E MTsN 1 Kota Malang kembali meraih prestasi setelah sebelumnya menjadi juara Lomba Cipta Cerpen tingkat nasional. Kali ini, Nina, sapaan akrabnya, meraih juara 3 Lomba Dai tingkat Jawa Timur, yang diselenggarakan dalam Bhawikarsu Islamic Fair (BIF) 2020.

“Alhamdulillah, Nina bisa meraih prestasi lagi. Dia multitalenta dan didukung kedua orang tuanya. Dia pandai menulis dan anggota Organisasi Sastra Matsanewa. Sekarang Nina juga memiliki kemampuan di bidang Dai. Semoga Nina dapat menjadi inspirasi bagi teman-temannya,” apreasiasi Yoga Prasetya, guru penulisan kreatif Matsanewa.

Lomba Dai dalam kegiatan Bhawikarsu Islamic Fair (BIF) 2020 dilaksanakan di SMAN 3 Kota Malang, Sabtu (14/3/2020). Dalam acara tersebut, panitia mendatangkan guest star Naswa Aulia, seorang penyanyi asal Sidoarjo yang masih berusia 16 tahun dan juga pemenang Qiroah Nasional 2015. (adn/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Pendidikan

Polinema Buka Kelas Kerjasama PT PLN, D-III Teknik Listrik Lulus Langsung Penempatan Kerja

Diterbitkan

||

Polinema Buka Kelas Kerjasama PT. PLN (Persero). (ist)
Polinema Buka Kelas Kerjasama PT. PLN (Persero). (ist)

Memontum Kota Malang – PT PLN (Persero) bekerja sama dengan Politeknik Negeri Malang (Polinema) membuka Penerimaan Mahasiswa Baru Kelas Program D-III Kerjasama pada Tahun Akademik 2020/2021. Program ini merupakan implementasi kerjasama antara kedua lembaga sejak tahun 2010 untuk memberi kesempatan kepada lulusan SMA/MA jurusan IPA, SMK jurusan yang serumpun dengan Teknik Listrik memperoleh pendidikan tinggi yang berorientasi pada kemampuan dan keahlian terapan.

“Lulusan Program D-III Kerjasama ini dapat langsung diterima sebagai pegawai PT PLN (Persero) setelah lulus diklat pra-jabatan. Program ini hanya dibuka untuk program studi D-III Teknik Listrik,” jelas Dr Nur Salam, Kepala Humas Polinema.

Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia (WNI); Lulusan SMU/MA dan sederajat jurusan IPA atau lulusan SMK jurusan yang serumpun Teknik Listrik Tahun 2020, atau yang akan lulus pada Tahun 2020; Tahun kelahiran 2001 atau sesudahnya sesuai dengan Akte Kelahiran; Belum menikah dan sanggup tidak menikah selama pendidikan; Tidak memiliki ketunaan yang dapat mengganggu kelancaran studi atau pekerjaan.

Selanjutnya, tidak bertatto (bagi laki-laki dan perempuan) atau bertindik (bagi laki-laki); File foto berwarna berseragam sekolah ukuran 4 X 6 (ukuran file maksimal 100Kb dan diupload setelah mendapatkan PIN); Bersedia ditempatkan pada seluruh unit PLN di seluruh Indonesia; Pendaftaran terakhir Jumat, 01 Mei 2020 pukul 16:00 WIB.

Sementara, mekanisme pendaftarannya, calon mahasiswa baru mendaftar di website http://spmb.polinema.ac.id/melalui Jalur D-III PLN dengan mengisi semua isian pada formulir pendaftaran. Setelah melakukan pendaftaran, calon mahasiswa baru (camaba) akan mendapat nomer Token dan Kode Pengaman. Token digunakan sebagai ID Pembayaran pada tahap selanjutnya.

“Mahasiswa wajib melaksanakan magang kerja di instalasi milik PT PLN (Persero) maksimal selama 6 bulan dan memperoleh uang saku setiap bulan. Diberikan pula beasiswa untuk mahasiswa berprestasi,” tandas Nur Salam. (adn/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler