Connect with us

Hukum & Kriminal

Maling Rakus Satroni Madyopuro, Dapur Dikuras Habis, Termasuk Mesin Cuci

Diterbitkan

||

Maling Rakus Satroni Madyopuro, Dapur Dikuras Habis, Termasuk Mesin Cuci

Memontum, Kota Malang Maling yang menyatroni rumah Samin Untung (34) warga Jl Wisnu Wardhana Indah, RT 03/RW 09, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Senin (30/12/2019) malam, benar-benar rakus. Bagaimana tidak, pelaku menguras habis isi dapur rumah milik Samin.

Mulai dari mesin cuci merk Samsung, 2 buah tabung LPG 3 Kg, 1 Cool Box beserta stock isi makanan komplit. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polresta Malang Kota. Pada Kamis (2/1/2020) petugas Polresta Malang Kota masih terus melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya.

Informasi Memontum.com menyebutkan bahwa sebelum kejadian, korban keluar rumah untuk keperluan keluarga. Sebelum keluar, korban sudah memastikan bahwa seluruh pintu rumah dan jendela sudah dalam terkunci rapat. Begitu juga dengan pintu pagar sudah dalam kondisi digembok.

Diduga saat kondisi rumah tidak terjaga, muncul pelaku melakukan aksinya. Pelaku merusak gembok pagar rumah dan mencongkel pintu belakang hingga berhasil melakukan aksinya. Korban baru pulang sekitar pukul 22.00.

Dia cukup kaget dikarenakan gembok pagar sudah terbuka. Saat pintu depan dibuka, dia mendapati rumahnya dalam kondisi acak-acakan. Saat menuju dapur, korban akhirnya mengetahui mesin cuci, 2 tabung LPG 3 Kg, Cool Box beserta persediaan makanan telah hilang dicuri maling.

“Kejadian ini sudah dilaporkan dan masih dalam penyelidikan,” ujar salah seorang petugas kepada Memontum.com. (gie/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum & Kriminal

Tertibkan Kendaraan di Kota Malang, Polisi Amankan 13 Mobil

Diterbitkan

||

Petugas saat memberikan pembinaan kepada para pemilik kendaraan yang sempat dibawa ke Mapolresta Malang Kota. (Ist)

Memontum Kota Malang – Petugas Polresta Malang Kota terus melalukan Patroli Blue Light, penertiban kendaraan tidak memenuhi persyaratan laik jalan di kawasan yang sering digunakan untuk balap liar di Kota Malang pada Sabtu malam dan Minggu dini hari.

Seperti pada Sabtu (23/1/2021) pukul 23.00 hingga minggu (24/1) pukul 05.00 di kawasan Jl Soekarno-Hatta, Jl Besar Ijen dan Jl S Supriadi, Kota Malang.

Patroli yang langsung dipimpin oleh Kapolresta Malang, Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH berhasil mengamankan 11 motor dan 13 mobil tidak standar.

Informasi Memontum.com, bahwa Patroli Blue Light dilaksanakan dengan sasaran gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas.

Meskipun saat ini dalam masa PPKM, namun masih banyak ditemukan warga yang bergerombol sambil membawa kendaraan di kawasan jl Soekarno-Hatta dan Jl Ijen.

Baca Juga: Kebut-Kebutan di Kota Malang, Belasan Pembalap Liar Dirazia Polisi

Petugas mengamankan kendaraan yang tidak standar laik jalan. “Ini adalah kegiatan penertiban kendaraan yang tidak laik jalan dan patroli blue light yang berhasil mengamankan barang bukti balap liar serta kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan laik jalan (knalpot racing) roda dua dan roda empat,” ujar Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Ramadhan Nasution SH SIK.

Kendaraan dan pemiliknya pun dibawa ke Mapolresta Malang Kota untuk dilakukan pendataan. “Barang bukti diamankan di Mako Polresta Malang Kota. Para orang tua pelanggar dipanggil dengan membuat surat pernyataan. Kendaraan tetap diamankan. Selanjutnya kendaraan boleh diambil jika sudah dikembalikan standart sesuai persyaratan teknis laik jalan,” ujar Kompol Ramadhan. (gie)

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Berulah di Pasar Madyopuro, Seorang Wanita Curi Tas Pedagang Pecah Belah

Diterbitkan

||

Lokasi kejadian di Pasar Madyopuro. (ist)

Memontum Kota MalangKasus pencurian tas selempang milik Hanik (52) pedagang plastik dan pecah belah Pasar Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang hingga Minggu (24/1/2021) siang, masih dalam penyelidikan petugas kepolisian untuk menangkap pelakunya.

Aksi pencurian ini terjadi pada, Kamis (21/1/2021) pukul 07.30, di Pasar Madyopuro. Saat itu Hanik sedang berjualan di tokonya. Dia kemudian didatangi seorang wanita tak dikenal yang baru pertama kali membeli ke tokonya.

Layaknya pembeli pelaku berjenis kelamin wanita itu membeli dus kue sebanyak 10 kotak. “Saya sama sekali tidak curiga, karena orangnya terlihat cukup baik. Ciri-cirinya pakai jilbab dan usia diperkirakan 45 tahun. Selanjutnya wanita itu keluar dari toko saya usai membeli dus kue,” ujar Hanik.

Namun tak lama kemudian saat Hanik melayani pembeli lainnya, pelaku datang kembali ke tokonya. “Saat saya sedang melayani pembeli lain, wanita itu datang lagi ke toko saya. Diduga saat saya sedang sibuk melayani pelanggan, wanita itu mengambil tas milik saya. Sebab saat itu, wanita tersebut langsung pergi keluar dari toko saya sambil tergesa-gesa. Saat saya cek di etalase, tas saya telah hilang,” ujar Hanik.

Hanik kemudian mencari wanita tersebut namun tidak berhasil menemukannya di sekitar pasar. “Baru sekitar pukul 12.00, ada yang menemukan tas saya di tempat sampah toilet umum pasar. Barang-barang seperti HP dan surat-surat penting seperti buku tabungan masih ada. Namun uang Rp 3 juta yang di dalam tas telah hilang,” ujar Hanik.

Baca Juga: Pedagang Kue Pasar Dijambret, Ditendang dari Motor, Tas Dirampas

Diduga usai kejadian, pelaku sempat bersembunyi di toilet. Sebab saat Hanik, mencarinya pasca kejadian tidak menemukan pelaku disekitar pasar.

Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kedungkandang. “Ini sangat meresahkan karena dua minggu lalu tas milik pedagang daging herisi uang Rp 8 juta juga telah hilang. Semoga pelakunya segera berhasil ditangkap,” ujar Hanik, Minggu (24/1/2021) pagi. (gie)

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Ditinggal Salat Jumat, Motor Ninja Digondol Maling

Diterbitkan

||

Ilustrasi. (ist)

Memontum Kota Malang – Sama sekali tidak pernah dibayangkan oleh Rifqi Izzatuloh (23), mahasiswa, asal Jl Puyang Sakti, Kelurahan Kota Medan, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, bahwa bakal kehilangan motor Ninja 250 cc Nopol S 5972 BS, Jumat (22/1/2021) siang.

Motor tersebut hilang saat di parkir dalam kondisi terkunci stang stir di samping rumah kontrakannya di Jl Mawar Gang III RT 7 RW 4, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Informasi Memontum.com, siang itu korban memarkir motornya di samping rumah kontrakan. Saat itu korban sudah mengunci stang stir hingga merasa aman. Dia pun kemudian berangkat Salat Jumat di masjid tak jauh dari rumah kontrakannya.

Diduga saat motor dalam kondisi tak terjaga, muncul pelaku melakukan aksinya. Pelaku cukup profesional karena tidak meninggalkan saksi mata saat mencuri motor gede tersebut. Kejadian ini baru diketahui oleh korban usai pulang dari masjid.

Dia pun kaget karena motornya telah tidak ada ditempat parkirnya. Dia pun mencoba menayankannya ke beberapa teman, namun sama sekali tidak ada yang mengetahui keberadaan motornya. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsekta Lowokwaru dan hingga, Sabtu (23/1/2021) masih dalam penyelidikan petugas.

Kasat Reskrim Polreata Malang Kompol Tinton Yudha Riambodo SIK mengimbau masyarakat untuk aelalu berhati-hati saat memarkir kendaraan bermotor.

Baca Juga: Beraksi di Jl Selorejo, Maling Motor Gondol NMAX

“Selalu berhati-hati dan waspada. Kami imbau kepada masyarakat, untuk menjadi polisi dalam diri sendiri. Artinya masyarakat juga harus bisa ikut menjaga dan mengawasi keamanan di lingkungannya,” ujar Kompol Tinton.

Selain itu motor harus diparkir di tempat yang aman dan terjaga. ” Sebaiknya dipasang kunci ganda. Serta lebih baik kunci stang motor ke arah kanan, karena akan mempersulit pelaku curanmor melakukan aksinya. Dan rata rata pelaku curanmor akan mengurungkan niatnya mengambil motor, bila stang sepeda motornya dikunci ke arah kanan,” ujar Kompol Tinton.(gie)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler