Connect with us

Berita

Sebanyak 97 Advokat Disumpah, Advokat Harus Bisa Terapkan e-Court dan e-Litigasi

Diterbitkan

||

Sebanyak 97 Advokat Disumpah, Advokat Harus Bisa Terapkan e-Court dan e-Litigasi

Memontum, Kota Malang – Sebanyak 97 Advokat dari DPC Peradi Malang Raya dan DPC Peradi Kota Besar Surabaya melaksanakan sumpah advokat, Jumat (13/12/2019) pukul 13.00.

Sumpah advokat ini adalah pertama kalinya di seluruh Indonesia dari Peradi Suara Advokat Indonesia yang pelantikannya dilaksanakan di hotel.

Suasana sumpah advokat DPC Peradi Malang Raya. (ist)

Suasana sumpah advokat DPC Peradi Malang Raya. (ist)

Ketua PT (Pengadilan Tinggi) Surabaya, Dr H Herri Suwantoro, SH MH, hadir melaksanakan sumpah yang berlansung di Hotel Santika Kota Malang. Ketua DPN Peradi Suara Advokat Indonesia Dr Juniver Girsang SH MH, mengatakan bahwa pengambilan sumpah advokat dari Malang Raya maupun Surabaya ini pertama kali dilakukan di Malang.

“Ini pertama kalinya dibawah kepemimpinan saya. Ini bisa diajukan oleh DPC lain, Bandung, Sumatra dan daerah lain. Karena ini yang pertama, pionir nantinya tetap Malang Raya dan Surabaya,” ujar Juniver.

Pihaknya terus meningkatkan kualitas advokat dari Peradi Suara Advokat Indonesia seperti DPC Peradi Malang Raya dan DPC Peradi Kota Besar Surabaya.

“SDM setiap cabang selaku di upgrade baik pendidikan maupun pengetahuannya. Advokat juga sudah harus bisa menerapkan sistem e-Court dan e-Litigasi pada Tahun 2020 nanti, semua Advokat wajib bisa menggunakan E-Litigasi yang diwajibkan Mahkamah Agung dan berlaku di Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama seluruh Indonesia,” ujar Juniver.

Ketua PT Surabaya, Dr H Herri Suwantoro, SH MH berpesan kepada para advokat muda untuk selalu bertanggung jawab dengan sumpahnya karena advokat adalah profesi yang terhormat.

“Sumpahnya harus jujur, bertanggung jawab, berintegritas membela kepentingan hukum kliennya. Advokat yang tidak merugikan masyarakat pencari keadilan. Advokat harus menegakkan hukum dan keadilan,” ujar Herry.

Sementara itu ketua DPC Peradi Malang Raya Iwan Kuswardi SH MH, bahwa 97 advokat muda yang dilantik sebanyak 36 dari Surabaya dan sisanya dari Malang Raya.

“Ini sumpah advokat yang pertama kali dilakukan oleh Pengadilan Tinggi diluar gedung Pengadilan Tinggi yang dilakukan di Malang. Ini pertama kalinya di Seluruh Indonesia untuk Peradi Suara Advokat Indonesia,” ujar Iwan.

Mereka berpesan kepada advokat muda untuk secara alamiah berkembang mengikuti para seniornya dalam ikatan kebersamaan Peradi Malang Raya.

“Dari Ketua PT Surabaya tadi menyampaikan bahwa supaya advokat muda untuk bisa meniru senior-seniornya yang sudah berhasil dan dipercaya kliennya. Kami sangat berharap advokat muda kedepannya menjadi advokat yang luar biasa di tingkat nasional, dikenal di seluruh Indonesia. Kami juga akan terus tingkatkan pemahaman advokat dan ingatkan pentingya etika profesi advokat dalam menjalankan profesinya,” ujar Iwan. (gie/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Promosikan Wisata Malang Raya, ASPPI Optimis Wisatawan Terus Meningkat

Diterbitkan

||

ASPPI DPC Malang Raya. (gie)
ASPPI DPC Malang Raya. (gie)

Memontum, Kota Malang – Banyaknya destinasi wisata yang bermunculan bakal semakin menarik wasatawan baik domestik maupun mancanegara yang bakal datang ke Malang Raya. Apalagi disertai promosi besar-besaran hingga luar negeri.

Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPC Malang Raya optimis kunjungan wisatawan akan naik drastis pada Tahun 2020.

“Kalau jumlah Wisatawan baik domestik maupun Mancanegara yang hadir di Malang Raya pada Tahun 2019, mencapai 12 juta pengunjung. Dengan banyaknya kampung wisata, kampung Heritage dan tempat- tempat wisata baru, kami optimis jumlah wisatawan akan meningkat 2 kali lipat,” ujar Wulandari Plankton, Kamis (16/1/2020) pukul 16.00, di Hotel Atria Kota Malang.

Apalagi dengan program pemerintah dan swasta tentang pariwisata pihaknya semakin yakin bahwa wisatawan akan terus meningkat di Tahun 2020.

“Anggota kami semua bergerak dibidang yang berkaitan dengan pariwisata. Kami punya impian besar agar wisatawan semakin banyak yang datang ke Malang Raya dan membelanjakan uangnya. Kita akan terus bersosialisasi dan mengenalkan nama ASPPI. Tidak hanya kita informasikan di dalam negeri, namun juga kita informasikan keluar negeri,” ujar Wulandari.

Adapaun hasil Muscab II ASPPI DPC Malang Raya, Wulandari terpilih sebagai ketua periode 2020 hingga 2024. Wakil Ketua dijabat Yuyun Srikandi, Sekertaris Wahyu HMC, Bendahara Ely Arifin.

“Program kedepan ebih memantapkan kebutuhan anggota. Jadi dari anggota untuk anggota secara bersinergi dan yang pasti (meskipun) berbeda-beda, tetap satu frekuensi. Saat ini anggota kita 47 orang,” ujar Wulandari. (gie/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Berita

Imbauan Kamtibmas Tempat Hiburan Malam, Binmas Polresta Malang Kota Datangi Twenty Karaoke

Diterbitkan

||

Kasat Binmas Polresta Malang Kota Kompol Pujiyono saat memberikan imbauan Kamtibmas kepada karyawan dan pemandu lagu Twenty Karaoke. (gie)
Kasat Binmas Polresta Malang Kota Kompol Pujiyono saat memberikan imbauan Kamtibmas kepada karyawan dan pemandu lagu Twenty Karaoke. (gie)

Memontum, Kota Malang – Kasat Binmas Polresta Malang Kota Kompol Pujioyono SH terus melakukan gebrakan dalam memberikan imbauan Kamtibmas. Salah satunya dengan cara mendatangi Twenty Karaoke di Jl Sunandar Priyo Sudarmo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Kamis (17/1/2020) malam.

Sebanyak 52 orang baik karyawan maupun pemandu lagu diajak berinyeraksi untuk mendengarkan sosialisasi Kamtibmas. Imbauan Kamtibmas dikupas habis oleh Kompol Pujiyono. Mulai dari informasi Kamtibmas, penyalahgunaan narkoba, Miras, Penipuan Online dan bijak dalam bermedia sosial agar tidak sampai terkena masalah hukum.

Kompol Pujiyono mengatakan bahwa pihaknya akan terus memberikan Imbauan Kamtibmas kepada masyarakat. “Ini adalah percontohan pertama dalam memberikan penyuluhan Kamtibmas di tempat Karaoke. Mari kita jadikan tempat hiburan sebagai tempat wisata bukan dijadikan image negatif,” ujar Kompol Pujiyono.

Para pemandu lagi yang biasanya menemani pengunjung Karaoke untuk bernyanyi nampak sangat antusias dengan sosialisasi ini. Apalagi saat Kompol Pujiyono membahas terkait jejak degital di media sosial.

“Harus bijak dalam bermedia sosial. Jangan sedikit-sedikit posting. Jangan setiap ada permasalahan ditulis di media sosial. Ingat jejak digital tidak pernah hilang , jangan sampai gara-gara bermedia sosial terkena masalah hukum,” ujar Kompol Pujiyono.

Sementara itu Ikhwan, operasional meneger mengapresiasi kegiatan Sat Binmas Polresta Malang Kota dalam memberikan sosialisasi di tempat hiburan malam.

“Kami ucapkan terimakasih. Untuk karyawan kalau kedapatan penyalahgunaan narkoba akan kita pecat,” ujar Ikhwan. (gie/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Berita

Kapolresta Malang Kota Kunjungi Memo X Grup, Berpesan Wartawan Harus Pegang Teguh Kode Etik

Diterbitkan

||

Kapolresta Malang Kunjungi Memo X Grup, Berpesan Wartawan Harus Pegang Teguh Kode Etik

Memontum Kota Malang – Kapolresta Malang Kombes Leonardus Simamarta memang tak asing bagi wartawan Memontum.com. Betapa tidak, perwira menengah Polri ini, sejak masih bertugas di Sidoarjo, Surabaya, Kota Batu, Kabupaten Mojokerto hingga di Kota Malang, tak bisa lepas dari pemberitaan Memo X grup.

Ini disampaikan Kombes Leonardus saat berkunjung ke kantor redaksi koran Memo X, media siber memontum.com, seru.co.id dan memo-x.co.id, Senin 13 Januari 2020 pukul 11.00. Dalam kunjungan yang berkisar satu jam ini, menjadi ajang silaturahmi dan reuni.

“Nah ini kan yang di Batu yaa. Saya juga lama di Sidoarjo, dan hampir tiap hari ketemu wartawan biro sana. Waktu di Mojokerto juga gitu, wartawannya memontum.com selalu ngirimin saya berita,” ujarnya.

Bahkan begitu seringnya diberitakan, beberapa anggota Polri yang seangkatan, sampai nanya ada hubungan apa dengan Memo X grup. “Iya sampai ada yang bergurau, apa saya punya saham di Memo X ini,” ujarnya sambil tertawa ramah.

Pada kesempatan ini, Kombes Leonardus menyampaikan bahwa pihaknya senantiasa terbuka dengan masukan-masukan dari wartawan. “Karena Polri dalam menjalankan tugas masih ada keterbatasan. Maka kepedulian, kerjasama dan masukan info dari masyarakat dan pers, akan kami terima dengan terbuka,” katanya.

Tak lupa, Kombes Leonardus Simamarta berpesan agar wartawan memontum.com dan Memo X grup, melaksanakan tugas jurnalistiknya dengan profesional dan mentaati kode etik.

“Seperti yang selama ini sudah berjalan saja. Dipertahankan atau ditingkatkan,” pesannya kepada wartawan memontum.com dan Memo X grup. (yan)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler