Connect with us

Komunikasi Sosial

Komunitas Polri Pecinta Masjid, Berkeliling Bagikan Makanan Warga Kurang Mampu

Diterbitkan

||

Komunitas Polri Pecinta Masjid, Berkeliling Bagikan Makanan Warga Kurang Mampu

Memontum, Kota Malang – Anggota Polres Malang Kota yang tergabung dalam Komunitas Polri Pecinta Masjid, Jumat (22/11/2019) pagi, berkeliling jalan kaki membagikan nasi bungkus kepada sejumlah warga yang membutuhkan atau kurang mampu yang berada di jalanan sekitaran Jl Belakang RSSA, Kahuripan hingga Jl Trunojoyo serta beberapa lokasi lainnya di Kota Malang.

Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian anggota Polres Malang Kota terhadap sesama.

Komunitas Polri Pecinta Masjid saat membagikan makanan kepada warga yang kurang mampu. (ist)

Komunitas Polri Pecinta Masjid saat membagikan makanan kepada warga yang kurang mampu. (ist)

Mereka sebelumnya berjamaah di Masjid Jendral Ahmad Yani Jl Kahuripan. Usai melaksanakan Sholat berjamaah mereka kemudian berjalan kaki bersama-sama untuk membagikan nasi bungkus.

Mereka membangunkan warga yang tiduran di emperan toko untuk diberikan sarapan pagi. Para tukang becak dan warga lainnya yang dijumpai di jalanan usai Subuh.

Bentuk kegiatan kepedulian ini mendapat apresiasi dari warga yang melihatnya. Selain itu juga diharapkan bisa menuralkan kebaikan ini kepada seluruh masyarakat untuk selalu peduli terhadap sesama.

Wakapolres Malang Kota Kompol Ari Tristiwan SH SIK, mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian anggota polres malang kota terhadap sesama. Karena dengan berbagi diharapkan akan dapat sedikit meringankan dan membantu masyarakat yang kurang mampu.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat kepada orang yang membutuhkan. Kagitan ini akan diupayakan bisa terus berjalan,” ujar Kompol Ari.

Kasubag Humas Polres Malang Kota Ipda Marhaeni mengatakan bahwa kegiatan ini akan rutin dilaksanakan.

“Mungkin nantinya bisa dilaksanakan secara rutin. Ini adalah inisiatif anggota yang ingin berbagi. Anggota yang ingin berbagi langsung diajak kumpul di lokasi untuk bersama-sama membagikan makanan,” ujar Ipda Marhaeni. (gie/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komunikasi Sosial

Salurkan Paket Sembako Untuk Senior

Diterbitkan

||

oleh

TALI ASIH : Anggota Polwan Polresta Malang Kota saat memberikan bingkisan dan paket sembako kepada Purn Polwan Polresta Malang Kota. (memo x/fik)
TALI ASIH : Anggota Polwan Polresta Malang Kota saat memberikan bingkisan dan paket sembako kepada Purn Polwan Polresta Malang Kota. (memo x/fik)

Giat Polwan Malang Kota Jelang Hari Jadi Polwan ke 72

Memontum, Malang – Jelang Hari Jadi Polwan ke 72 tahun 2020 yang diperingati setiap tanggal 1 September. Polwan Polresta Malang Kota gelar anjangsana ke kediaman purnawirawan Polwan sambil membagikan paket sembako, Sabtu (08/08/2020) pagi.

Dengan Motto Hari Jadi Polwan ke 72 Polwan siap mewujudkan kamtibmas Kondusif masyarakat semakin produktif ditengah Pandemi covid 19.

“Kegiatan yang dilaksanakan berupa korve bersama dan memberikan tali kasih berupa sembako dipimpin Kabag Sumda Polresta Malang Kota Kompol Amung Sri Wulandari,” ujar Kasubag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Seruni Marhaeni.

Dijelaskan juga olehnya kegiatan Anjangsana kebeberapa Purnawirawan Polri ini merupakan kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan Polwan Polresta Malang Kota.

“Walaupun di tengah Pandemi Covid-19, sama sekali tidak mengurangi kegiatan yang tiap tahun kami gelar.

“Kegiatan bagi bagi paket sembako ini hanya kepada para Purnawirawan Polwan saja, kepada kaum dhuafa dan masyarakat kurang mampu lainnya akan kami laksanakan, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19,” terangnya. (fik/man)

 

Lanjutkan Membaca

Komunikasi Sosial

Ibis Hotel Siapkan Tatanan Baru

Diterbitkan

||

oleh

SIMULASI : Ibis Hotel mensimulasikan proses pernikahan dimasa pandemi Covid-19. (memo x/cw2)
SIMULASI : Ibis Hotel mensimulasikan proses pernikahan dimasa pandemi Covid-19. (memo x/cw2)

Malang, Memontum – Dimasa pandemi Covid-19, pemerintah masih membatasi berbagai event yang banyak mengumpulkan massa. Termasuk pelaksanaan resepsi pernikahan. Kegiatan pengumpulan massa dikhawatirkan bisa menjadi cluster baru dalam penyebaran virus Corona.

Saat ini diera tatanan baru (New Normal) beberapa peraturan yang sudah diubah untuk menekan penyebaran tersebut perlahan sudah mulai terbiasa. Dari protokol kesehatan, minimalisir kuota orang hingga yang sekarang sering dilakukan yaitu secara virtual atau online.

Terkait dengan kegiatan resepsi pernikahan, Ibis Hotel telah mempersiapkan diri untuk perhelatan sebuah pernikahan dengan metode tatanan baru. Persiapan tersebut mengikuti perwali 19 untuk protokol kesehatan dan standart nya. Hari ini (5/8/2020) Ibis hotel melakukan simulasi terkaita penyelenggaraan acara Pernikahan.

General Manager (GM) Ibis Styles Malang Ina Rianawati menerangkan bahwa ini adalah salah satu hotel all save table yang telah diverifikasi untuk memprioritaskan untuk masalah safety. “Safety itu bukan hanya untuk tamu, tapi dari semua pegawai kita juga pastinya akan kita perketat,” tambahnya.

Dari pihak Ibis Styles Malang sudah mendapatkan validasi dari Disporapar sejak tanggal 15 juni lalu untuk dapat mempersiapkan dan juga melaksanakan acara pernikahan dengan protokol kesehatan yang telah di tentukan. Namun dari pihak Ibis menjelaskan bahwa untuk saat ini belum ada event besar yang dilakukan.

“Kita sudah melakukan event-event sekala kecil seperti rapat yang kapasitas orang hanya sekitar 10 orang saja. Kalau untuk event besar kita belum melakukan seperti pernikahan, maka dari itu kita adakan dulu simulasi untuk kita tahu apa yang bisa kita evaluasi nantinya dan kita proses sampai matang untuk bisa melakukannya,” terangnya.

Kegiatan simulasi pernikahan yang di adakan oleh Ibis Styles Malang mengundang juga dari pihak Dinas Kesehatan, dari kelurahan dan media agar nantinya bisa dilihat langsung kesiapannya dan tatanan seperti apa untuk bisa segera dilangsungkan untuk event besar seperti pernikahan.

“Ini kami angkat agar publik bisa mengetahuinya juga. Jadi biar gak perlu di tunda-tunda lagi kalau mau nikah,” terangnya. Dari pihak hotel bulan lalu sudah melakukan acara atau event tapi hanya sekedar akad nikah yang kapasitasnya sedikit. Saat ini untuk lebih kedepannya agar acara pernikahan (keseluruhan) tidak hanya akad saja bisa terselenggara dengan baik dan lancar tetap dengan protokol kesehatan yang di anjurkan pemerintah. (cw2/man)

 

Lanjutkan Membaca

Komunikasi Sosial

Polresta Malang Kota Korban 6 Sapi dan 18 Kambing

Diterbitkan

||

oleh

pembagian daging ke.masyarakat. (Ist)
pembagian daging ke.masyarakat. (Ist)

Memontum Kota Malang – Sebanyak 6 sapi dan 18 kambing menjadi hewan Korban dari Polresta Malang Kota. Dari jumlah itu, hanya 3 sapi dan 6 kamping yang dilakukan penyembelihan di Mapolresta Malang Kota. Sedangkan lainnya didistribusikan ke masyarakat baik Pondok Pesantren, Panti Asuhan, lembaga pemasyarakatan, mushola dan masyarakat.

Sebanyak 24 hewan korban tersebut adalah sumbangan dari Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH, para perwira dan anggotanya. Kapolresta Malang Kota sendiri menyumbangkan 2 ekor sapi.

Hewan korban yang disembelih di Mapolresta Malang Kota dibagikan kepada warga sekitar. Masyarakat sekitar diantar door to door, namun juga sebagaian masyarakat ada yanb mengambil di Polresta.

” Polwan, PNS melakukan pemotongan daging. Kita sangat memperhatikan protokol kesehatan. Pengemasannya juga menggunakan plastik bening. Tadi langsung diditribusikan ke masyarakat,” ujar Kasubag Humas Polreata MalangbKota Iptu Marhaeni.

Memastikan kondisi daging aman dikonsumsi, Polresta Malang Kota bekerjsama dengan tim dokter hewan Universitas Brawijaya. Pengecekan dilakukan secara detail dari hewan sebelum disembelih maupun sesudah dii sembelih.

” Mengecek kondisi hewan dan kualitas daging. Hewan harus benar-benar sehat agar daging nya aman dan layak untuk dibagikan ke masyarakat. Dari pengecekan, semua hewan korban yang di Polresta Malang kota semua sehat dan aman,” ujar Iptu Marhaeni.

Dokter Hewan dari UB, Ahmad Fauzi bahwa semua hewan tado kondisinya baik. “Setelah dicek kondisi fisiknya baik. Dicek organ hati, paru-paru maupun jantungnya juga kondisinya baik, tidak ada temuan penyakit, ataupun cacing hati pada hewan kurban. Tadi kemasannya juga bagus dikemas dalam plastik bening. Nantinya agar semakin higenis pemotongan daging untuk dibagi sebaiknya dilakukan di atas meja,” ujar Fauzi. (gie/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler