Connect with us

Berita

Doa Bersama Forkopimda dan Masyarakat, Komitmen Jaga Malang Selalu Kondusif

Diterbitkan

||

Doa Bersama Forkopimda dan Masyarakat, Komitmen Jaga Malang Selalu Kondusif

Memontum, Kota Malang – Jajaran Forkopimda Kota Malang dan seluruh elemen masyarakat antar umat beragama melaksanakan doa bersama di Alun-Alun Kota Malang, Jumat (18/10/2019) pukul 16.00.

Diharapkan dengan doa bersama ini seluruh warga Kota Malang selalu kompak untuk bersama-sama menjaga Kota Malang khususnya tetap kondusif.

Hadir dalam acara ini Walikota Malang Drs Sutiaji, Wawali Kota Malang Ir Sofyan Edi Jarwoko, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian, Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH beserta jajarannya, Dandim 0833 Letkol Inf Tommy Anderson, seluruh Forkopimda dan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kota Malang serta elemen masyarakat.

Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH dalam sambutan di acara doa bersama dan parade nusantara ini, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kota Malang agar selalu kondusif.

“Kami berharap agar Kota Malang selalu kondusif. Warga Kota Malang bisa saling menjaga kebersamaan aerta kekompakan jelang 20 Oktober 2019 (Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI). Selalu kompak dan bersama-sama dalam mengamankan kegiatan masyarakat,” ujar AKBP Dony.

AKBP Dony juga mengajak agar masyarakat tidak mudah terpancing berita hoax yang banyak bermunculan di media sosial.

DAMAI : Doa bersama Forkopimda dan Elemen Masyarakat di Alun -Alun Kota Malang. (Ist)

DAMAI : Doa bersama Forkopimda dan Elemen Masyarakat di Alun -Alun Kota Malang. (Ist)

“Warga Kota Malang agar lebihbbijak dalam menggunakan media sosial. Masyarakat agarbtidak terpancing akan berita hoax,” ujar AKBP Dony.

Senada, Dandim 0833 Letkol Inf Tomny Anderson, juga berpesan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.

“Marilah kita jaga keamanan Kota Malang, kerukunan di masyarakat juga semakin ditingkatkan. Kami juga berharap supaya masyarakat semakin bijak dan tidak mudah terprovokasi. Tetap kita jaga NKRI, Kita jaga Kota Malang agar selalu kondusif,” ujar Letkol Inf Tommy.

Walikota Malang Drs H Sutiaji memberikan aprisiasi kegiatan doa bersama dan parade nasional ini. Pihaknya mengajak masyarakat untuk bergandengan tangan erat supaya tidak mudah terprovokasi yang bisa menimbulkan perpecahan.

“Kejadian apapun, akan bisa teratasi dengan kebersamaan. Kita semua harus bergandengan tangan dalam mengatasi segala masalah. Semoga Kota Malang akan selalu aman dan kondusif,” ujar Sutiaji. (gie/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pasca Tewasnya Kakak Adik Tertabrak Malioboro Ekspres, Perlintasan KA Gang Dahlia Ditutup

Diterbitkan

||

Penutupan perlintasan KA liar di Gang Dahlia. (ist)
Penutupan perlintasan KA liar di Gang Dahlia. (ist)

Memontum, Kota Malang – Perlintasan Kereta Api (KA) di Km 52 + 3/4 Gang Dahlia, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (28/2/2020) pagi akhirnya ditutup oleh PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya.

Perlintasan KA tanpa plang pintu tersebut dianggap sangat membahayakan. Seperti halnya peristiwa pada Rabu (26/2/2020) pukul 08.35. Kakak beradik Eko Wahyudi Santoso (27) dan Puji Dwi Laksono (21) keduanya warga Jl Gadang Gang XIB, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, tewas seketika tertabrak KA Malioboro Ekspres No. 171 No Loko 2039816.

Seperti halnya dijelaskan oleh Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto bahwa penutupan perlintasan liar ini karena sangat membahayakan masyarakat pengguna perlintasan.

“Seperti pada Rabu kemarin, ada 2 pengendara motor yang meninggal usai terserempet kereta api saat melintas di perlintasan ini. Kita tutup secara permanen sehingga tidak bisa digunakan lagi. Kita bongkar jalan semenya, lalu kita pasang patok di pinggir rel dan di berikan portal pantek mati sehingga tidak bisa lagi dilalui. Rencananya kita akan menutup semua perlintasan KA liar, ” ujar Suprapto.

BACA : Ditabrak Malioboro Ekspres, Kakak Beradik Warga Gadang Tewas di Lokasi

Seperti diberitakan sebelumnya, Kakak beradik Eko Wahyudi Santoso (27) dan Puji Dwi Laksono (21) keduanya warga Jl Gadang Gang XIB, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (26/2/2020) pukul.08.35, tewas seketika tertabrak KA Malioboro Ekspres No. 171 No Loko 2039816.

Keduanya tertabrak saat mengendarai motor Honda Vario warna merah Nopol N 2519 ABR menyebrang di perlintasan Kereta Api (KA) di KM 52/4 Gang Dahlia, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.. Jenazahnya kemudian dievakuasi dibawa ke kamar mayat RSSA Malang. (gie/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Berita

Suwito SH Berharap Sang Ketua PERADI Nanti, Jadi Pengayom Luar Biasa

Diterbitkan

||

Suwito SH, Ketua Bidang Humas Ikadin Malang. (ist)
Suwito SH, Ketua Bidang Humas Ikadin Malang. (ist)

Memontum, Kota Malang – Bersatunya 3 kubu Peradi versi Fauzi Yusuf Hasibuan, Juniver Girsang (Suara Advokat Indonesia di singkat SAI) dan Luhut Pangaribuan (Rumah Bersama Advokat disingkat RBA) dengan cepat berimbas ke daerah yaitu di Malang.

Hal itu disampaikan oleh Suwito SH, Ketua Bidang Humas Ikadin Malang, pada Kamis (27/2/2020) siang.

“Dengan cepat bersatunya para Ketua Umum Peradi dan membentuk panitia munaslub di pusat sangat dirasakan di daerah. Kami mendukung bersatunya 3 Peradi,” ujar Suwito.

Saat ini ada 3 ketua DPC Peradi yakni Iwan Kuswardi SH MH (Ketua DPC Peradi Malang Raya), Dian Aminuddin SH (Ketua DPC Peradi Malang) dan Ahmad Siswantoro SH (Ketua DPC Peradi Rumah Bersama Advokat) Malang.

Dengan bersatunya Peradi, siapakah nantinya yang bakal menjadi ketua DPC Peradi selanjutnya?

Menurut Suwito, sosok siapa ketua DPC Peradi yang di Malang sudah ramai menjadi perbincangan di kalangan advokat.

“Di Malang, sudah hangat menjadi perbincangan ramai di kalangan advokat tentang sosok orang yang layak dipilih menjadi Ketua DPC Peradi Malang. Iwan Kuswardi, menjadi perbincangan sebagai sosok advokat senior yang digadang-gadang layak menjadi ketua DPC organisasi advokat single bar ini,” ujar Alumni Sekolah Jurnalistik Indonesia ( SJI) ini saat bertemu Memontum.com.

Dia mengatakan eksistensi Iwan Kuswardi di Malang sebagai seorang advokat senior tidak diragukan lagi.

“Selain bertanggung jawab, sosok Iwan adalah seorang Advokat yang jika nanti terpilih sebagai Ketua DPC di Malang dipandang mampu mengayomi anggotanya dengan baik. Pasalnya, Iwan Kuswardi yang asli Malang ini mempunyai hubungan baik secara komunikasi maupun secara emosional dengan Advokat di Malang, ” ujarnya.

Selain Iwan Kuswardi yang saat ini sebagai Ketua DPC Peradi Malang Raya dengan LBH Peradi Malang Raya yang sekarang meroket, ketua Peradi yang lain yakni Peradi versi Fauzi Yusuf Hasibuan yaitu Dian Aminuddin dan ketua Peradi RBA Siswantoro disebut pula sosok yang bakal bersaing dalam bursa calon Ketua DPC Organisasi Advokat di Malang. (gie/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Berita

Adakan RAC Khusus, DPC Peradi Malang Tentukan Utusan Menuju Munas III Surabaya

Diterbitkan

||

RAC DPC Peradi Malang Tahun 2020. (gie)
RAC DPC Peradi Malang Tahun 2020. (gie)

Memontum Malang – Untuk memilih 32 utusan dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 Surabaya, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Malang menggelar Rapat Anggota Cabang (RAC) Khusus di Hotel Grand Cakra Kota Malang, Selasa (25/2/2020) pukul 15.00.

Munas ke 3 Peradi ini akan diadakan di Surabaya pada 30 Maret dan 31 Maret 2020. Ke 32 utusan ini mewakili 350 anggota DPC Peradi Malang untuk memberikan suara dalam Munas. Menurut ketua DPC Peradi Malang Dian Aminuddin SH bahwa setiap 15 anggota diwakili 1 utusan.

“Satu utusan mewakili 15 anggota. Jadi ada 23 utusan yang nantinya mewakili DPC Peradi Malang dalam Munas ke -3 di Surabaya. RAC Khusus ini untuk menentukan siapa utusan dari DPC Peradi Malang. Tentunya yang menjadi utusan, bisa memperjuangkan calon yang didukung DPC Peradi Malang. Siapa calon yang akan diusung, tergantung hasil dalam RAC Khusus ini,” ujar Dian.

Selain melaksanakan RAC Khusus, DPC Peradi Malang juga melaksanakan RAC Tahunan 2020.

“Ada dua RAC yang kini kita laksanakan. Yakni RAC Tahunan Tahun 2020 dan RAC Khusus. RAC Tahunan membahas kegiatan DPC Peradi Malang, termasuk juga masalah keuangan,” ujar Dian.

Ketua Panitia RAC DPC Peradi Malang Husain Tarang SH, belum menyebut siapa nama yang bakal diusung DPC Peradi Malang dalam Munas ke-3 Surabaya. Namun dia memberikan sedikit bocoran bahwa sosok yang bakal dipilih adalah sosok yang sudah berpengalaman yang bisa membawa DPN Peradi secara nasional.

“Seperti yang dijelaskan oleh ketua DPC Peradi Malang tadi bahwa ada dua RAC yakni RAC Tahunan dan RAC Khusus. RAC Tahunan membahas program kerja Tahun 2020 maupun evaluasi kerja sebelumnya. Sedangkan RAC Khusus membahas utusan yang akan mewakili DPC Peradi Malang. Nantinya utusan ini memiliki suara dalam Munas, ” urai Husain kepada Memontum.com.

“Utusan ini akan membawa nama satu calon yang sudah disepakati. Kita lihat siapa nanti calonnya. Kreteria khusus, yang sudah berpengalaman, bisa membawa DPN Peradi secara nasional dan siapa tahu juga bisa mempersatukan Peradi,” ujar Husain Tarang. (gie)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler