Connect with us

Komunikasi Sosial

KAI Gelar eSport Exibition Goes to Malang, Rangkul Kaum Milenial

Diterbitkan

||

Corporate Deputy Director of Passenger Transport Marketing and Sales KAI, Asdo Artriviyanto didampingi Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya serta staf dan jajaran saat meninjau pelaksanaan event
Corporate Deputy Director of Passenger Transport Marketing and Sales KAI, Asdo Artriviyanto didampingi Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya serta staf dan jajaran saat meninjau pelaksanaan event

Memontum Kota Malang – Dalam upaya meningkatkan brand awareness kepada kaum milenial, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menggelar KAI eSport Exibition Goes to Malang pada 12-13 Oktober 2019 di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Menurut Corporate Deputy Director of Passenger Transport Marketing and Sales KAI, Asdo Artriviyanto saat ini dunia eSport telah banyak digandrungi oleh seluruh kalangan termasuk kalangan milenial. Di sisi lain ia menilai, kaum milenial merupakan bagian dari pelanggan yang sangat potensial.

“Dengan adanya ajang ini, KAI ingin memperkenalkan aplikasi KAI Access kepada para gamers yang sebagian besar merupakan kaum milenial. KAI menilai kaum milenial merupakan bagian dari pelanggan yang sangat potensial,” ujar Asdo usai membuka kegiatan.

KAI menyelenggarakan lomba Mobile Legends, Free Fire, Tekken 7, PES 2020, Chess Rush serta cosplay competition untuk dipertandingkan selama dua hari pelaksanaan. Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen ini sebesar Rp 50 juta.

Asdo meyakini peserta KAI Esports Exhibition Goes To Malang, akan sama meriahnya dengan ajang sebelumnya di Yogyakarta, mengingat Malang juga dikenal sebagai salah satu kota pelajar.

“Pada Agustus 2019, Esports telah diadakan di Yogyakarta dan mampu menggaet 1.822 peserta dan 3.384 pengunjung yang didominasi para milenial. Kami yakin event di Malang ini akan sama suksesnya,” ujar Asdo.

Tiket masuk seharga Rp20.000 dapat dibeli secara on the spot dan dapatkan pula diskon 50% bagi pemilik aplikasi KAI Access. KAI menyediakan diskon sebesar 10% untuk pembelian tiket KA Komersial di Booth KAI. Tersedia pula booth lainnya yaitu booth anak usaha KAI, kuliner, UMKM, wisata, perbankan, komunitas, dan booth menarik lainnya. Untuk memeriahkan acara, KAI menghadirkan Dipha Barus ft. Monica Karina untuk menghibur para pengunjung.

Pada 2019, jumlah kaum milenial di Indonesia diproyeksi sebanyak 23,77% dari total populasi Indonesia yaitu mencapai 63,7 juta jiwa. Mereka erat sekali kaitannya dengan gaming, media sosial, dan traveling.

Untuk pengguna KAI Access sendiri jumlah pengguna yang termasuk milenial mencapai lebih dari 50%, dimana yang terbanyak ada pada rentang usia 20-25 tahun sebanyak 36%.

“KAI Access menawarkan berbagai kemudahan untuk mereka gunakan dalam kegiatan traveling para kaum milenial. Melalui eksistensi mereka di social media saat melakukan perjalanan dengan kereta api, merupakan bentuk promosi layanan kereta api yang kini sudah semakin baik,” pungkasnya. (iki/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

d’Kross Tuntaskan Tur Konser Silaturahmi Bali & Lombok

Diterbitkan

||

d'Kross Tuntaskan Tur Konser Silaturahmi Bali & Lombok

Memontum Kota Malang – Band kebanggaan arek-arek Malang, d’Kross baru saja menuntaskan rangkaian konser tur silaturahmi ke Indonesia Tengah akhir pekan kemarin. Tak tanggung-tanggung, dua wilayah sekaligus disambangi d’Kross yang dikomandani langsung oleh sang frontman, Sam Ade.

Silaturahmi keluarga besar Arema di luar Malang sudah jadi tradisi Sam Ade, sapaan akrab Ir H Ade Herawanto MT kemanapun melanglang buana. Termasuk ketika berkesempatan menyapa nawak-nawak dan dulur Arema Dewata di Bali.

Ketika berkumpul di Mall Park Denpasar akhir pekan kemarin, kehadiran Sam Ade dan rombongan d’Kross sukses mencairkan suasana. Tak ada sekat. Nuansa kebersamaan dan seduluran sangat terasa.

Pria yang kesehariannya menjabat Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang itu bahkan tampil menghibur dengan bernyanyi bersama sahabatnya, Richard D’Gilis, penyanyi reggae terkemuka yang juga dari komunitas reggae Bali.

Richard D’Gilis yang terkenal dengan sederet lagu reggae, di antaranya ‘Good Day’ itu tak sekadar nyanyi tapi juga merasakan atmosfer persaudaraan. Tak hanya itu, perwakilan pejabat Pemkab Badung, Ir Anak Agung Gede Agung Dalem MT juga hadir bersama istri dan anaknya. Salah satu pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Badung itu merupakan sahabat Sam Ade sewaktu kuliah di UGM, Jogjakarta.

“Bertemu dengan Aremania di manapun sudah sering saya lakukan. Sewaktu ada kegiatan, baik itu kegiatan pribadi maupun keluarga saat Sabtu dan Minggu, saya sempatkan silaturahmi dengan siapa saja, terutama kantong Arema di Indonesia bahkan dunia,” ujar Sam Ade d’Kross yang dikenal sebagai tokoh Aremania.

Pejabat yang juga musisi itu memang punya prinsip menjaga seduluran. Menurut dia, setiap silaturahmi rasanya menyehatkan.

“Silaturahmi itu bahagia, awet muda. Tentu silaturahmi secara langsung, bukan di dunia maya maupun gadget,” seru penghobby olahraga ekstrem ini.

Saat memberikan sambutan di depan Arema Dewata, Sam Ade titip pesan tentang pentingnya menjaga kebersamaan.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Ini penting bagi kita. Kita selalu santun di rantau, jaga seduluran,” pesannya.

“Kami sangat senang karena bisa berkomunikasi dengan sesama Arek Malang,” sambut Ketua Umum Arema Dewata, Harry Dawir.

Apalagi jumlah anggota Arema Dewata terbilang banyak. Anggota yang memiliki kartu tanda anggota (KTA) saja mencapai 1.051 orang.

“Kalau jumlah secara keseluruhan, Arema yang ada di Bali mencapai lebih dari 5.000 orang,” katanya sembari mengatakan Arema Dewata tersebar di 13 korwil. Selain Dawir, ada juga sang wakil ketua Sam Anto, sekretarisnya Sam Dodik dan Sam Irul yang menyambut d’Kross di Bali.

Arema Dewata lanjut Dawir, beraktivitas sesuai visi. Yakni sosial, olahraga dan keagamaan. Untuk kegiatan sesuai visi sosial, lanjut pria asal Jodipan ini, di antaranya membantu anggota yang sakit hingga membantu mengurus anggota yang meninggal dunia.

“Kami juga punya ambulans. Gratis untuk anggota yang membutuhkan,” kata pria 59 tahun ini. Sedangkan untuk kegiatan agama di antaranya menggelar istighotsah bersama.

Sayang, kebersamaan itu tak cukup lama. Karena d’Kross sudah ditunggu rekan-rekan lainnya di Gili Trawangan keesokan harinya. Hari berganti, rombongan d’Kross bergeser menyeberang ke Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Arek Malang dan sejumlah tokoh terkemuka NTB sudah menanti.

Benar saja, kehadiran d’Kross disambut antusias Arema Lombok, anggota komunitas Gili Feature, sejumlah tokoh hingga turis mancanegara. Apalagi Sam Ade d’Kross datang bersama sahabatnya, Richard D’Gilis yang ikut serta.

Tokoh-tokoh yang ikut menyambut Sam Ade d‘Kross di antaranya tokoh masyarakat Gili Trawangan, Haji Malik, Baso yang akrab disapa Pak Bro, Haji Saro dan tokoh-tokoh pemuda setempat dari Komunitas Gili Feature. Di antaranya Weis, Rudi, Tole dan lainnya.

Rombongan juga disambut pembina d’Kross yang juga menjabat Kabinda NTB, Wahyudi. Sam Yudi, sapaan akrab Wahyudi bersama jajarannya lebih dulu menyeberang dari Mataram ke Pulau Gili Trawangan. Ia sekaligus mewakili Arema Lombok.

“Tujuan kami ke sini sama dengan silaturahmi di Bali. Menjalin persaudaraan. Kami senang karena disambut dengan sangat baik,” kata Sam Ade d’Kross.

Alumni SMAN 3 Malang ini mengapresiasi penyambutan mereka yang dikemas penuh kehangatan. Apalagi hadir juga tokoh masyarakat setempat, Haji Malik yang punya ribuan tanaman trembesi.

Sekretaris Komunitas Gili Feature, Bramanti Fauzal Nasution mengatakan, komunitas yang dibentuk itu diketuai Rangga Hessa. Mereka konsentrasi pada lingkungan hidup, pendidikan dan kebudayaan.

“Anggota komunitas tidak hanya seniman, tapi juga pengusaha, guru dan profesi lain yang tinggal disini,” terangnya. Untuk gerakan lingkungan di antaranya melakukan bersih – bersih pantai, upaya perlindungan penyu hingga tanam pohon kelapa.

Kehadiran d’Kross di Gili Trawangan mengundang perhatian wisatwan asing. Mereka terkagum-kagum. Salah satunya disampaikan Roxanne, vlogger asal Australia.

“d’Kross adalah band yang hebat. Mereka semua adalah musisi yang baik dengan sikap positif. Saya sangat menikmati jamming bersama mereka di Gili Trawangan,” kata Roxanne.

Dia sangat terkesan dengan penampilan d’Kross di Gili Trawangan, bahkan senang bisa ngejam bareng.

“Mereka telah bercerita banyak tentang kota asal mereka, Malang. sebagai seorang vlogger perjalanan, saya berharap bisa segera berkunjung ke sana,” ungkapnya antusias.

Begitulah perjalanan d’Kross di Bali dan Lombok. Hangat dan bersahabat. Berkesan dan sulit dilupakan. Namun satu yang pasti, misi menyambung silaturahmi dan melantunkan kabar perdamaian seantero negeri sukses dijabani. (*yan)

 

Lanjutkan Membaca

Komunikasi Sosial

Inkindo Bagikan 1000 Sembako

Diterbitkan

||

Inkindo bagikan 1000 peket sembako. (ist)
Inkindo bagikan 1000 peket sembako. (ist)

Memontum Kota Malang – Sebanyak 1000 paket sembako dibagikan oleh Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) kepada masyarakat kurang mampu di wilayah kelurahan Lesanpuro, Buring dan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Sabtu (30/11/2019) siang.

Suasana bahagia terlihat dalam memperingati hari ulang tahun ke 37 Inkindo.

Hal ini tentunya karena dilaksanakan dengan cara berbakti sosial ke masyarakat kurang mampu. Awalnya hanya 500 paket sembako yang akan dibagikan. Namun partisipasi anggota terus berdatangan hingga terkumpul 1000 paket untuk dibagikan.

“Kita sampaikan kepada anggota yang lain ternyata sumbangan terus berdatangan sehingga terkumpul hingga 1.000 paket sembako yang akan kita bagikan pagi hari ini,” ujar Ketua DPP Inkindo Jawa Timur, Adi Prawito.

Sebelumnya, falam merayakan HUT ke 37, Inkindo sedah melakukan serangkaian kegiatan termasuk seminar, penataran kode etik dan beberapa kegiatan lain.

“Setiap peringatan HUTnya, Inkindo melaksanakan kegiatan yang berbeda-beda. Jika kali ini pembagian 1.000 paket sembako, Inkindo juga pernah melaksanakan dalam bentuk donor darah, pengobatan gratis dan kegiatan sosial lainnya yang diharapkan akan meningkatkan jiwa sosial anggota Inkindo di Jawa Timur ini,” ujar Adi.

Pembagian 1000 paket sembako ini tampak sesuai rencana. Mereka tampak kompak membagikan paket kepada masing-masing warga yang berhak menerima. Mereka terlihat sangat bersemangat meskipun di bawah terik matahari.

“Kegiatan- kegiatan sosial ini diharapkan akan terus meningkat dan menjadikan anggota semakin kompak dan solid,” ujar Adi.

Lastri, salah satu penerima paket sembako merasa sangat senang atas kepedulian Inkindo.

“Terimakasih Inkindo, semoga kebaikan ini dibalas kebaikan yang berlimpah ruah oleh Allah SWT, aamiin,” ujar Lastri.(gie/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Komunikasi Sosial

Komunitas Polri Pecinta Masjid, Berkeliling Bagikan Makanan Warga Kurang Mampu

Diterbitkan

||

Komunitas Polri Pecinta Masjid, Berkeliling Bagikan Makanan Warga Kurang Mampu

Memontum, Kota Malang – Anggota Polres Malang Kota yang tergabung dalam Komunitas Polri Pecinta Masjid, Jumat (22/11/2019) pagi, berkeliling jalan kaki membagikan nasi bungkus kepada sejumlah warga yang membutuhkan atau kurang mampu yang berada di jalanan sekitaran Jl Belakang RSSA, Kahuripan hingga Jl Trunojoyo serta beberapa lokasi lainnya di Kota Malang.

Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian anggota Polres Malang Kota terhadap sesama.

Komunitas Polri Pecinta Masjid saat membagikan makanan kepada warga yang kurang mampu. (ist)

Komunitas Polri Pecinta Masjid saat membagikan makanan kepada warga yang kurang mampu. (ist)

Mereka sebelumnya berjamaah di Masjid Jendral Ahmad Yani Jl Kahuripan. Usai melaksanakan Sholat berjamaah mereka kemudian berjalan kaki bersama-sama untuk membagikan nasi bungkus.

Mereka membangunkan warga yang tiduran di emperan toko untuk diberikan sarapan pagi. Para tukang becak dan warga lainnya yang dijumpai di jalanan usai Subuh.

Bentuk kegiatan kepedulian ini mendapat apresiasi dari warga yang melihatnya. Selain itu juga diharapkan bisa menuralkan kebaikan ini kepada seluruh masyarakat untuk selalu peduli terhadap sesama.

Wakapolres Malang Kota Kompol Ari Tristiwan SH SIK, mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian anggota polres malang kota terhadap sesama. Karena dengan berbagi diharapkan akan dapat sedikit meringankan dan membantu masyarakat yang kurang mampu.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat kepada orang yang membutuhkan. Kagitan ini akan diupayakan bisa terus berjalan,” ujar Kompol Ari.

Kasubag Humas Polres Malang Kota Ipda Marhaeni mengatakan bahwa kegiatan ini akan rutin dilaksanakan.

“Mungkin nantinya bisa dilaksanakan secara rutin. Ini adalah inisiatif anggota yang ingin berbagi. Anggota yang ingin berbagi langsung diajak kumpul di lokasi untuk bersama-sama membagikan makanan,” ujar Ipda Marhaeni. (gie/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Terpopuler