Connect with us

Pemerintahan

KemenPAN RB Evaluasi Zona Integritas, Walikota Sutiaji Sharing Program Lelang Kinerja ke 8 Pemda se Jatim

Diterbitkan

||

KemenPAN RB Evaluasi Zona Integritas, Walikota Sutiaji Sharing Program Lelang Kinerja ke 8 Pemda se Jatim

Memontum Kota Malang – Komitmen menjadi salah satu rujukan untuk menjadikan kota Malang sebagai tuan rumah penyelenggaraan Evaluasi Zona Integritas menuju WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) pada beberapa kota/kabupaten di Jawa Timur, yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN RB). Ini seperti diinformasikan Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Kota Malang, Sri Winarni, Unit/Perangkat Daerah yang dievaluasi adalah yang sudah memenuhi nilai yang disyaratkan oleh Kementerian PAN dan RB.

“Semua yang menetapkan adalah kementerian, dan evaluasi langsung dari Tim Kemen PAN RB, dengan jumlah unit/perangkat daerah yang dievaluasi sebanyak 29 unit dari 8 Pemkab/Pemkot di Jawa Timur,” info Sri Winarni.

Sementara itu, Walikota Malang Sutiaji, kepada Tim Men PAN RB Jumat (11/10/2019), menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh kementerian kepada Pemkot Malang. “Tentu ini juga bagian dari sinergitas antara Pemkot Malang dengan Kemen PAN RB. terlebih selama ini (Men PAN RB, red) juga sangat mengapresiasi dan mencermati lelang kinerja yang dilakukan kota Malang. Artinya kinerja Pemkot terapresiasi, beriringan dengan keberhasilan Pemkot Malang masuk pada top 45 inovasi nasional, “tutur Sutiaji.

Pada saat kunjungan dan monitor giat, Sutiaji juga berkesempatan membagikan pemikiran tentang Lelang Kinerja kepada peserta evaluasi. “Melalui lelang kinerja, dapat menjadi trigger sekaligus tools yang mampu menguatkan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani). Maka kami terbuka pula bila program lelang kinerja diadopsi, “imbuh Pak Aji, demikian Walikota Malang akrab disapa.

Evaluasi WBK dan WBBM sendiri digelar 2 (dua) hari Kamis-Jumat tanggal 10-11 Oktober 2019 di ruang Tumapel, Ruang Majapahit, Ruang Sidang Balaikota Malang dan NCC. Diikuti 8 daerah, antara lain Kabupaten Madiun, Kabuipaten Trenggalek, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Tulungagung, Kota Pasuruan, Kabupaten Ponorogo, Kota Probolinggo dan Kota Malang. Khusus untuk kota Malang, ada 2 (dua) unit /perangkat daerah yang masuk dalam evaluasi zona integritas, yakni Dispendukcapil Kota Malang dan Badan Pelayanan Pajak Daerah Kota Malang.

Zona Integritas (ZI) sendiri adalah predikat yang diberikan kepada Satker yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. (gie/yan)

 

Pemerintahan

TNI-Polri dan Pemerintah Kota Malang Tekan Penyebaran Covid 19

Diterbitkan

||

TNI-Polri dan Pemerintah Kota Malang Tekan Penyebaran Covid 19

Memontum, Kota Malang – Pemerintah Kota Kota Malang, Kodim 0833 dan Polresta Malang Kota terus bersinergi berada di garis depan dalam memerangi penyebaran Virus Corona/ Covid 19.

Petugas-petugas yang berjaga di posko Satgas Penanganan Covid-19 yang berada di Terminal Landungsari, Terminal Arjosari, di perbatasan Kota Malang ( Perum Graha Kencana ) dan Stasiun Kota Baru, tanpa lelah melakukan pemeriksaan warga yang hendak masuk ke Kota Malang.

Screening dan penumpang KA yang bertujuan ke Kota Malang. (gie)

Screening dan penumpang KA yang bertujuan ke Kota Malang. (gie)

Bahkan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH dan Dandim 0833 Letkol Inf Tommy Anderson secara rutin terus menerus melakukan peninjauan berkeliling ke posko.

Seperti halnya pada Jumat (3/4/2020) siang, saat Memontum.com mendatangi Stasiun Kota Baru, tampak Kombes Pol Leonardus bersama jajarannya dan juga Letkol Inf Tomny Anderson ikut bersama-sama melakukan pemantauan warga yang bertujuan datang ke Kota Malang.

Satu persatu penumpang yang turun diminta melakukan cuci tangan dengan Hand Sanitizer, mengisi data sesuai KTP serta tujuan ke Kota Malang, juga dilakukan screening suhu badan dengan menghunakan Thermogun.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus menjelaskan bahwa Posko Satgas Penanganan Covid -19, bahwa pihaknya akan terus melakukan seleksi warga yang datang ke Kota Malang untuk terlebih dahulu dilakukan pendataan Screening Covid 19.

“Ini adalah sinergitas Polri bersama rekan-rekan Kodim, Dishub, Dinas Kesehatan dan Pol PP. Kita lakukan thermogun mengecek suhu tubuh, mengecek tujuan dan dari mana berasal. Mengisi data sesuai KTP. Dalam heberapa hari ini sudah sekitar 300 orang yang sudah kita deteksi. Di sini (Stasiun Kota Baru) ada penurunan hingga 70 persen penumpang KA,” ujar Kombes Pol Leonardus.

Sementara itu Dandim 0833 Letkol Inf Tommy Anderson mengatakan bahwa sinergitas TNI Polri dan Pemerintah Kota Malang akan terus ditingkatkan dalam penanganan Covid-19.

“Kita juga tekankan kepada petugas anggota supaya pengamanan diri sendiri juga harus diutamakan. Bahwa mereka setiap hari di lapangan harus menggunakan alat pengaman untuk diri sendiri seperti sarung tangan, masker dan juga harus memakai pelindung mata saat melakukan penyemprotan. Kami akan semakin tingkatkan sinergitas untuk menangani penyebaran Covid 19,” ujar Letkol Inf Tomny Anderson. (gie/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Pembatasan Sosial Berskala Besar, Giliran Jalan Veteran Ditutup

Diterbitkan

||

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus dan Dandim 0833 Letkol Inf Tommy Anderson. (gie)
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus dan Dandim 0833 Letkol Inf Tommy Anderson. (gie)

Memontum, Kota Malang – Setelah Jl Ijen Besar, Kecamatan Klojen, Kota Malang ditutup pada Sabtu dan Minggu pukul 08.00 hingga pukul 12.00 dan pukul 19.00 hingga pukul 23.00, kini giliran ruas Jl Veteran, Kota Malang, yang ditutup.

Ruas Jl Veteran ditutup pada Sabtu dan Minggu pukul 06.00 hingga pukul 10.00 dan pukul 21.00 hingga pukul 24.00. Penutupan ini sendiri rencananya akan dimulai pada Sabtu (4/4/2020) pagi. Tentunya Physical Distancing yang kini sudah ditingkatkan menjadi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ini untuk menekan penyebaran Virus Corona /Covid-19.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Harapantua Simarmata Permata S Sos SIK MH, saat ditemui Memontum.com di sela-sela kunjungan Posko Satgas Penanganan Covid-19 di Stasiun Kota Baru, mengatakan bahwa Jl Veteran akan ditutup pada Sabtu dan Minggu pukul 06.00 hingga pukul 10.00 dan pukul 21.00 jingga pukul 24.00.

“Pembatasan Sosial Berskla Besar. Kalau sebelumnya di Jl Ijen Besar, saat ini kita tambahkan di Jl Veteran juga pada Sabtu dan Minggu. Seperti yang diketahui bahwa Jl Veteran kawasan yang cukup ramai. Awalnya akan kita berlakukan pada Sabtu dan Minggu pukul 06.00 hingga pukul 10.00 dan pukul 21.00 hingga pukul 24.00. Nantinya akan kita uji cobakan setiap hari,” ujar Kombes Pol Leonardus. (gie/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Pemkot Malang Skenariokan Rumah Isolasi atau Safe House Covid-19

Diterbitkan

||

Pemkot Malang Skenariokan Rumah Isolasi atau Safe House Covid-19

Memontum Kota Malang – Upaya penanggulangan Covid-19 (Corona Virus Deasease 2019) oleh Pemkot Malang, setiap harinya dilakukan evaluasi dan analisa. Baik itu penanganan pasien maupun pencegahan dan sosialisasi ke masyarakat. Penerapan sosial dan physical distancing, menuntup hiburan malam, membatasi toko, warung dan restoran atau kerumunan orang hingga pukul 20.00 telah dilakukan. Namun, terbarukan Kota Malang juga dimungkinkan kedatangan pemudik yang pulang kampung lebih awal.

Ini dikarenakan warga Kota Malang yang bekerja di luar kota, juga di rumahkan sementara, sehingga banyak yang menyegerakan pulang kampung. Belum lagi penyintas warga luar Kota Malang, yang juga akan balik ke kampung asalnya. Ditambah lagi perkembangan belakangan ini, yang sebagian masyarakat masih memandang perkembangan corona bukan sesuatu yang perlu diwaspadai.

“Itu bisa kita lihat 2 – 3 hari ini pasca kita kabarkan 3 PDP positif sembuh, ternyata publik merespon seakan Kota Malang sudah aman (jalan raya ramai kembali– red). Jadi diantara kegembiraan, saya prihatin karena ini sungguh membahayakan. Sudah berulangkali saya sampaikan hati-hati dan jangan lengah. Ini belum berakhir, dan angka ODR (Orang Dengan Resiko), ODP (Orang Dalam Pantauan) serta PDP (Pasien Dalam Pengawasan) terus bertambah, “ ujar Sutiaji, Walikota Malang saat koordinasi dengan Forpimda Malang Raya, Rabu (1/4/2020).

Menyikapi Pemerintah Pusat dan Pemprov Jatim, yang sekarang menambahkan kriteria baru yakni OTG (Orang Tanpa Gejala). Mereka adalah orang-orang yang memiliki kontak erat dengan konfirm positif, maka perlu dilakukan langkah progresif. Apalagi, Sutiaji menyatakan jika 68 persen tenaga kesehatan yang menangani covid-19, juga sudah mengalami kondisi drop. Ditambah pula oleh realita APD (Alat Pengaman Diri) makin menipis dan makin sulit didapat. “Informasi ini saya dapatkan setelah saya video conference dengan direktur atau pimpinan rumah sakit di Kota Malang,” imbuh orang nomor satu di Kota Malang ini.

Saat dikonfirmasi, apakah Pemkot Malang akan mengambil langkah mendirikan rumah sakit darurat khusus covid-19, atau juga kemungkinan memanfaatkan GOR Ken Arok dijadikan tempat karantina, Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widiyanto menjelaskan, jika pihaknya sudah mewacanakan hal tersebut. Namun, belum terskenariokan mendirikan rumah sakit darurat.

“Kita masih fokus pada penyediaan rumah isolasi atau safe house,” ujar Pak Wid, panggilan Nur Widiyanto .

“Sementara terskenariokan di guest house, tapi belum dikunci,” imbuh Pak Wid.

Perlu diketahui jika Pemkot Malang memiliki aset guest house di Jl Kawi. Jika terlaksana, maka ini merupakan langkah antisipasi yang patut mendapat apresiasi. Guest house bisa digunakan untuk isolasi atau karantina jika nantinya kapasitas beberapa rumah sakit rujukan tidak lagi mampu menampung. (yan)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler